Ichi Ni San

February 24, 2021

Ichi Ni San
Ichi Ni San
Ichi Ni San alias Satu Dua Tiga dalam bahasa Jepang. Ngapain nih aku nyebut-nyebut satu, dua, tiga? Bukan, aku bukan lagi jadi panitia lomba lari. Bukan juga lagi ngajarin keponakan hitung-hitungan. Tapi aku sedang menghitung satu-satu berkat yang kudapat di bulan yang kata orang bulan kasih sayang, Februari. Apa saja ya itu?? *BRB baca jurnal harian dulu

Kesehatan

Tepat di tanggal 1 Februari 2021, aku terserang pilek. Dari pagi sudah bersin-bersin, hidung meler, kadang mampet juga. Super ga enak deh! Langsung saja aku minum Pabron Gold dan siang harinya juga minum Pabron Gold. Puji Tuhan malam harinya pilekku sudah pergi jauuh. Hus Hus. Pilek yang biasanya kadang jadi penyakit "sepele" sekarang ini kan jadi bikin takut karena takutnya kena Covid kan. Apalagi saat itu mama mertua dan koko ipar juga pilek. Wah kacau kan. Terlebih lagi, setelah Imlek, teman koko ipar positif Covid-19 dan koko ipar baru saja ketemu doi. Langsung kan tuk agak parno. Tapi puji Tuhan kami sekeluarga masih diberikan kesehatan hingga saat ini. Koko ipar yang awalnya isolasi mandiri karena takut membahayakan anggota keluarga lain pun sudah kembali ke rumah karena hasil tes PCR-nya negatif.

Kantor Virtual

Ichi Ni San
Kantor Virtual

Saat Town Hall bulanan, tercetuslah kalau butuh social room gitu sehabis kerja. Terutama untuk para karyawan yang ekstrovert melimpahkan cuap-cuapnya. Ide untuk Google Meet tiap sore pun muncul supaya bisa stress release kerjaan gitu dengan ngobrol-ngobrol sama temen-temen kantor. FYI, kantorku sudah menerapkan kebijakan work from home dari pertengahan Maret 2020. Jadi semua karyawan kantor tuh minim sekali interaksinya. Paling via WA atau kalau urgent langsung telpon dan ngajak meeting via Zoom ato Google Meet. Nah setelah beberapa hari menjalankan social room, pak CEO bilang kalau dia pernah lihat orang yang pakai 'kantor virtual' gitu. Setiap karyawan punya avatar masing-masing dan bisa duduk di meja kerja seolah-olah memang lagi kerja di kantor gitu.

Keesokan harinya, saat social room dimulai, pak CEO pun kasih link untuk akses kantor virtual tersebut. Tak seberapa lama, salah satu anak development pun langsung bikin kantor virtual yang bisa include permainan yang bisa dimainkan bersama. Situs kantor virtual tersebut adalah Gather. Di sini tuh kita serasa lagi di kantor beneran gitu. Ada meja kerja, ada ruang meeting, ada pantri, dan lain-lain yang masing-masing komponennya bisa disesuaikan. Terus bisa berinteraksi langsung dengan masing-masing orang seperti di dunia nyata. Pernah dong ya kalo kita butuh sesuatu, kita akan pergi ke meja kerja orang tersebut dan ajak ngobrol. Selama work from home, yang dilakukan adalah chat orang tersebut via WA atau kalau butuh cepat ya telpon orangnya langsung. Nah via kantor virtual ini, kita tinggal menggerakkan avatar kita ke meja tempat avatar orang yang mau kita ajak ngobrol. Terus tinggal klik tombol ring atau 'halo-halo' aja sampai orang tersebut respon. Tentunya untuk join Gather ini ya harus selalu ada di dalam Gather yak (buka terus situsnya).

Awalnya kantor virtual dibuat seadanya saja. Yang penting ada ruang kerja, ruang meeting, ruang sosial (isinya ada beberapa permainan gitu), toilet, pantri, dan ruang meeting besar untuk keperluan Town Hall. Eh di akhir pekan kemarin, dua orang tim development ngide gitu untuk renovasi total kantor virtual yang lama. Kini kantor virtual kami sungguh keren!

Ada area outdoor yang isinya lapangan bola, camp-camp unyu, gazebo, dan ayunan. Lalu ada area cafe yang uniknya tiap masuk ke area ini, bisa denger efek suara cafe gitu. Dentingan cangkir, samar-samar percakapan orang, suara kopi diseduh, lucu kan? Ada juga beberapa ruang meeting yang kini lebih banyak ruangannya ketimbang kantor yang sebelumnya. Malah ada satu ruang meeting yang didesain seperti ruang komando gitu. Desain yang unik.

Kantor Virtual
Area Outdoor

Tentu saja tetap ada ruang sosial dengan berisi panggung mini di pojok kanannya. Di situ pun ada megaphone yang bisa digunakan untuk memberikan pengumuman central kaya di mall gitu loh. Jadi semua orang bisa denger. Fitur megaphone ini juga ada di area lobi. Berasa kaya kantor beneran kan? Oia, ada toilet dan juga mushola. Jadi kalau ada avatar yang nangkring di kedua ruangan tersebut, kalian tentu tau kan mereka sedang apa. Hehe.

Yang paling keren, ruang aula besar benar-benar didesain seperti auditorium gitu. Desain kursinya kaya kursi bioskop gitu. Tentunya kapasitasnya besar supaya bisa muat seluruh karyawan. Untuk masuk ke sini pun kami seperti masuk ke page berbeda dari kantor biasanya. Istilahnya kaya masuk ke situs lain dari situs sebelumnya. Mungkin biar ga berat aksesnya kali ya kalau semua numplek di satu page. *Abaikan pembahasan IT so tau gw

Kafe MM

Tanggal 15 Februari jam 08.53 WIB aku mendapat surat elektronik (email) dari mas Anton, pemilik banyak blog, salah satunya blog Maniak Menulis yang super kece. Isi email tersebut adalah undangan untuk bergabung ke dalam Kafe MM. Kafe MM ini adalah forum bagi para blogger berkumpul dan berkomunikasi. Rasanya senang banget dapat undangan ini. Berasa dapat undangan dari artis gitu. HAHAHA. Kaget dan happy sekaligus. Ga pake babibu, langsung saja aku meluncur dan meramaikan Kafe MM tersebut. Sumpil mas Anton keren bener bisa ciptain forum dalam blognya. Aku sih sudah pusing tujuh keliling ngatur-ngatur tampilan blogku. Eh mas Anton one step ahead dengan membuat fitur forum dalam blognya. Ajib kan?!

Sesuai namanya, Kafe MM, ini adalah tempat untuk setiap orang kongkow santai dengan teman-teman. At least itu kan yang kalian lakukan kalau pergi ke kafe? Tujuan didirikan Kafe MM ini menurutku adalah sebagai tempat nongkrong para maniak menulis, membaca, menonton, dan memotret. *hasil baca dari kalimat sambutan saat masuk ke Kafe MM. Nah sesuai dengan tujuannya tersebut, isi Kafe MM ini ada:

  • Teras MM, untuk seorang blogger memperkenalkan dirinya sekaligus blognya.
  • Ruang Intip, untuk seorang blogger memberikan sneakpeak bagi tulisan terbaru atau yang ingin dibagikan.
  • Ruang Serius, untuk saling berbagi pengetahuan tentang blogging.
  • Ruang Gaoel, untuk ngobrol santai dengan anggota lain.
  • Info Lomba & Giveaway, untuk seorang blogger yang mengadakan giveaway dan bisa memajang informasinya di bagian ini.
  • Bilik Pustaka, tempat membahas atau mempromosikan buku.
  • Bilik Film dan Sinetron, ruang untuk bahas perfilman.
  • Ruang Motret, ruang untuk berbagi tips dan trik fotografi atau memotret.
  • Mading (Majalah Dinding), tempat untuk memajang informasi & berita seputar blog dan kawan blogger lain di sini, atau ajakan untuk ngumpul.
  • Info Job, ruang untuk informasi job (baik content placement, review, sponsored post, dan sebagainya) bagi para member. Bisa disampaikan oleh pemberi job atau pihak lain.
Isi dari Kafe MM ini bisa jadi akan terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya anggota. Seru deh bisa berinteraksi dengan para blogger di sini. Yang belum join, ayo ikutan join ya! Mudah kok dan tanpa syarat ini itu. 

Ichi, ni, san. Oke sudah tiga nih aku sebutin hal-hal yang menurutku menyenangkan (berkat) selama bulan Februari ini. Sebenarnya masih ada lagi sih karena setelah dihitung-hitung, ternyata banyak juga ya berkat yang kuterima di bulan Februari ini. Jadi teringat dengan lagu Berkat Tuhan Mari Hitunglah. Kalau dihitung-hitung, jadi kagum oleh kasih-Nya.


Bila topan kras melanda hidupmu
bila putus asa dan letih lesu
Berkat Tuhan satu - satu hitunglah
kau niscaya kagum oleh kasih-Nya

Berkat Tuhan mari hitunglah
kau kan kagum oleh kasih-Nya
berkat Tuhan mari hitunglah
kau niscaya kagum oleh kasih-Nya

52 comments:

  1. Thanks God atas segala keberkatan yang diberi :)

    ReplyDelete
  2. Memang di musim sekarang kalo kena pilek dan batuk jadi was-was, takutnya kena covid 19 ya mbak, apalagi keluarga yaitu mama dan Koko mba Frisca juga ikutan kena pilek. bersyukur setelah tes PCR hasilnya negatif.

    Kalo soal kantor virtual kurang paham juga, soalnya saya belum pernah ngantor. Tapi seru juga, itu semacam game apa aplikasi mbak?

    Pak Anton memang top ya mbak, biarpun sibuk kerja dan juga ngeblog tapi masih sempat bikin forum, aku juga sudah gabung di forum maniak menulis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kan mas agus. Kalo kena pilek ato batuk tuh jadi parno. Makanya bersyukur banget deh kalo tesnya negatif...

      Itu jadi kaya masuk situs gitu mas Agus. Kaya main game Harvestmoon. Pernah main ga? Kita gerakin karakternya gitu. Terus kalo mo interaksi, tinggal klik2 aja hihihi

      Betul mas Agus. Keren banget mas Anton. Sibuk-sibuk tapi bisa nyiptain ginian... Aku sih buat nulis aja uda effort bener HAHAHA Apalagi nyiptain Kafe MM itu. Sungguh senang bisa join di sana hehe

      Delete
    2. Ngga pernah main game Harvest moon, game lain juga ngga mbak, soalnya kalo saya main game lima menit, anak saya bisa main game lima jam.πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Makanya ngga ada game di hape saya.

      Pak Anton gitu lho.😁

      Delete
    3. wadoooowww dibajak anak ya mas Agus gamenya hehehe

      Delete
    4. Bukan game nya saja, tapi hapenya juga mbak.πŸ˜‚

      Delete
  3. eheeey. Kantor virtualnya lucu banget kak!! hahahaha, itu berasa kayak lagi main game gak sih. Kalau aku kerja masih di rumah, berhubung pekerjaan sekarang memang dasarnya bisa kerja di mana aja hehe, tapi kadang ingin keluar mengusir rasa suntuk, kapan ya coronce ini bisa berakhir.

    Aku sudah bergabung dengan kafe MM kak hehe. Salah satu hal baru juga nih buatku dibulan februari ini, gak disangka-sangka. oh btw, postingan ini partisipasi kak friska untuk CR Challengenya kak Eno, kah?

    dan Syukurlah kak Friska udah sembuh dari pilek :D, stay safe ya kak!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya lucu kaan hiihi Betul. Aku kaya lagi main game gitu. Pertama kali masuk ke kantor baru yang sudah renov besar, aku keliling kantor gitu buat liat-liat ada apa aja hehhee
      Suntuk ya diam di rumah terus kak...Semoga Coronanya segera usai amiiin.

      Iya kak aku ikutan CR#2 kak Eno hehe
      Ayok kak Reka ikutan juga hehe

      Puji Tuhan pileknya hanya sehari sajaa.. Malam sudah ga pilek meski masih agak takut juga sih hari itu... Syukur ga kenapa-kenapa hingga kini.

      Delete
  4. di musim pancarona memang siapapun mudah drob meski daya tahan tubuhnya aslinya kuat. kalau saya, merasa tubuh mulai aneh segera bikin ramuan khusus yaitu jamu kunir yang saya racik sendiri tentu dengan bantuan bunda tercinta juga untuk memeras sari kunirnya tersebut.


    pak anton memang top dah, tiada duanya beliau itu. tapi saya masih sedikit kesusahan mbak, untuk bergabung di forumnya semoga suatu saat saya bisa masuk dan bercuap - cuap disana. Amin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah aku baru denger jamu kunir. Biasanya pada bikin jamu dari jahe gitu.. Ini dari kunir yak?

      Iya mas Anton keren bingits. Wah apa yang bikin sulit kah? Loginnya seperti login sosmed gitu kok hehe

      Delete
  5. O genki desuka?

    Waduh, syukur udah sembuh dan sehat semua ya mbak... Justru saat terjadinya Pandemi dan saya jarang kontak orang, dan saya sendiri beserta yang lain pada tertib pakai masket, cuci tangan, PHBS gitu malah saya, suami dan anak-anak udah lupa kapan terakhir kena flu atau pilek. Wow amazing emang. Dengan atur perilaku pribadi dan kolektif saya sendiri udah merasakan dampaknya. Dulu anak saya tuh gampang kena batuk pilek karena kebanyakan kontak sama temen-temen di sekolah saling tular-menularkan bolak-balik duh! Hehehe.

    Seru banget itu mbak kantor virtualnya, apalagi dimainkan bareng-bareng temen kerja yang sedang sama-sama WFH. Kalau saya malah takutnya ntar nggak jadi kerja tapi malah ngisengin temen-temen kantor dan asyik mainin avatar saya di virtual office tersebut. Soalnya parah bangets saya tuh doyan main The Sims gitu, kok kantor virtual ini mengingatkan saya akan The Sims. The Office Simulation :)

    Ichi ni san yon go roku nana hachi kyu ju! Yuk kita hitung sama-sama berkat yang kita udah terima, ternyata banyak juga :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Genki desu. Intan-san mo ogenki desuka? Tokorode Nihongo wa hanase masuka?

      Iya puji Tuhan pileknya cuma sehari aja. Mama mertua dan koko ipar pun sudah sembuh pileknya. Betul kak. Sejak pandemi kan aku di rumah terus. Biasanya setaun tuh aku pilek batuk bisa 2x. Ini ga pernah. Cuma kemaren itu pilek sehari. Pagi bersin-bersin mulu. Mungkin karena ketular dari mama mertua yang pilek duluan.

      Itu jaman sekolah emang rawan banget yak... Satu anak sembuh, yang lain bapil. Terus jadi kena lagi. Gitu aja terus ga udah-udah kecuali imunnya kuat πŸ˜… Waktu aku SMA, karena di kelas banyak yang bapil. Aku putusin pakai masker loh selama kelas berlangsung supaya ga ketularan (ini malah aku yang pake masker bukan yang lagi bapil πŸ˜…). Cape banget soalnyaaa kena bapil mulu. Apalagi aku itungannya gampang kena bapil.

      Awal-awal pake aku juga jadi asik mainan itu. Muter-muter keliling kantor baru. Interaksi dengan icon-icon yang ada ato bisa diaktifan. Lucu banget. Terus pas social time, ada yang maenan poker, aku pun sempet ikut main tebak gambar. Seru banget! ihihihi

      iya hitung berkat satu per satu terus ternyata banyak jugaaa... Sama kaya lagu penutup yang aku sematkan.. Bikin jadi kagum kalo diitung-itung ^^

      Delete
    2. Saya pernah belajar bahasa Jepang pas SMA mbak, dan saya menyukainya. Dulu bisa hapal hiragana dan katakana, sampai saya nulis buku diary pun dalam bahasa Jepang. Sekarang udah lupa karena nggak terus di asha hahaha.

      Iya betul pakai masker cari aman, ya mbak biar kita bisa tetap sehat di tengah medan cobaan orang banyak yang udah kena flu. :)

      Delete
    3. waaah itu nulis diary nya pakai bahasa Jepang?? kosakatanya luas banget berarti yaak. sugoidesune!! πŸ‘

      betul. Cari aman aja. Malah baiknya emang ga keluar-keluar atau ke tempat ramai gitu yak. Tapi kadang butuh buat beli kebutuhan sehari-hari kan...

      Delete
  6. Halo Kak Furi. Aku pernah liat akun kakak di blog Mba Eno dan Lia. Sepertinya namanya berubah yaa? Karena seingat aku dulu namanya bukan ini. Maaf kalau sotoy πŸ™ Btw salam kenal yaa Kak.

    Iyaa sekarang kalau sakit sedikit bawaannya parno, bersyukur jika sudah sehat semuanya. Stay safe yaa Kak. Kantor virtualnya kece beneer, memang sekarang efek pandemi semua jadi bisa berubah yaaa. Menarik tuuh adanya konsep kantor virtual.

    Mengenai kafe MM, aku juga baru saja nulis kafe MM menjadi salah satu dari tiga hal yang menyenangkan di bulan ini hhha. Memang seruu yaaa, aku baru pertama kali ikut forum dan merasa happy disanaa. Sampai ketemu di tulisan berikutnya atau di kafe MM yaa Kak πŸ˜‰

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihih aku pun sama suka liat kak Devina di sana. Aku pernah mampir juga ke blog kaka yang bahas soal galau beli rumah deket sutet hehehe (iya ga si? Apa aku salah BW?) Untuk namanya, bener kok berubah hehe Biar sama kaya nama blog ini

      Betul. Kalo uda gejala bapil itu jadi parno. Ini bapil biasa apa corona huhuu Langsung siap-siap rapid test gitu kalo ga sembuh-sembuh.

      Iya sejak pandemi gini, jadi diciptain produk-produk baru. Salah satunya kantor virtual ini. Cukup membantu untuk interaksi bisa kaya di dunia nyata gitu. Ga susah komunikasinya.

      Iya seru ya Kafe MM hehehe menyenangkan bisa tergabung di dalamnya...
      sipp sampai ketemu lagi kak Devina

      Delete
    2. Iyaaa betuul hhha. Waahh pantes berapa familier sama fotonya tapi kok namanya beda 🀣

      Iya emang, jauh-jauh deh dari sakit. Bikin parno soalnya. Wahhh asik beneer, jadi mempermudah juga untuk komunikasi satu sama lain yaa. Kayanya lama-lama kantor virtual akan booming niih.

      Iyaa, seruu bangeet. Sampai ketemu jugaa yaa Kak.

      Delete
    3. Hahaha belom lama ini diganti namanya buat “branding” efek baca tulisan mas Anton soal branding hahahaa

      Iyaaa semoga kita sehat2 terus yaaak. Amin.
      Komunikasinya jadi kaya di kantor beneran aj. Pas lg butuh ngobrol, tinggal dateng ke posisi orangnya buat diajak ngobrol haha jd responnya lebih cepet
      Prediksiku si bakal rame yang pakai haha

      Delete
  7. Haii mbak. Saya ingat. Ichi, ni, san. Adalah angka satu, dua, tiga dalam Bahasa Jepang yang rasanya pernah diajarkan bapak saya waktu kecil dulu. Bapak saya sempat punya atasan orang Jepang. Kemudian, semasa SMP jg pernah belajar bahasa Jepang sedikit-sedikit, krn ada kating yang belajar itu, kemudian dia ajarkan kepada kami adik-adik tingkatnya hiiihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. hayoo masih hafal ga hitungan satu sampai sepuluh dalam Bahasa Jepang?? hehehe

      Delete
    2. Maaf mau tanya, kalo Ichi ocha itu artinya apa ya? Soalnya kadang ada iklan teh Ichi ocha gitu.😁

      Delete
    3. ichi = satu
      ocha = teh hijau
      jadi kalo diartiin satu-satu jadi "teh hijau satu" mungkin maksudnya sih agar jadi "teh hijau nomor satu" hehee

      Delete
    4. Itu mah iklan om Agus hahaha...
      Mungkin yaa, biar naman merknya enak didenger dan gampang diinget. Ichi ocha
      Hahaaa

      Delete
    5. Selaen enak didenger, juga kan sebagai doa. Biar jadi teh nomor satuu hehe

      Delete
  8. Ci, bersyukur sekali hanya pilek biasa dan masih diberi kesehatan sampai saat ini. Benar-benar deh kesehatan itu nomor 1 apalagi di masa sekarang ini. Semoga Cici dan keluarga sehat selalu yaaa 😊

    Anyway, kantor virtualnya gemes banget! 😍 Ini mirip kampus yang wisuda online itu tapi mereka kan pakai Minecraft, kalau ini memang ada appsnya yaaak. Lucu deh, kayak main Harvest Moon tapi bisa interaksi real time ya 😍 keren, nemu aja apps kayak gini wkwkwk

    Kafe MM seru bingits! Setuju banget 🀭 Ci Frisca ayo dong bikin thread juga di sana πŸ™ˆ biar semakin ramai threadnya hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bersyukur banget cuma pilek biasa. Ga kenapa-kenapa. Jaman sekarang kesehatan memang jadi prioritas. Padahal sebelum-sebelumnya kadang disepelekan ya. Makasih Lia. Semoga Lia dan keluarga juga diberikan kesehatan selalu πŸ₯°

      Iyaaa. Aku suka sama kantor virtual ini. Terus jadi berasa keren punya kantor virtual 😎 *lah jadi jumawa
      Gerakinnya kaya lagi mainan Harvest Moon, apalagi iconnya kan pixel2 gini kaya Harvest Moon yak hehehe
      Iya tuh si bos nemu aje beginian.

      Aku suka bikin thread kok Lia di sana. Tapi di Ruang Intip. 🀣🀣🀣

      Delete
  9. Friscaa, tau nggak sih. Waktu kamu ngomong di awal hitung berkat aku langsung keinget lagu SM di gereja dulu. Ehhh ternyata beneran di-share link lagunya di akhir πŸ˜†

    Hiks bener banget yaa kesehatan tuh jadi makin mahal nilainya sejak pandemi. Aku malah parno kalo ada yang batuk, kayak sekarang si Josh lagi panas dalam jadi batuk mulu. Untung gak ada indikasi apa-apa lagi. Semoga kita selalu diberi kesehatan yaa *aminnn*

    Ihhh kantor virtualnya lucuk banget! Kok jadi kayak main Sims gitu sih 🀣 berarti sejak tahun lalu kamu WFH terus yaa? Yang introvert aja lama-lama jenuh sih kelamaan di rumah, apalagi yang punya jiwa sosialisasi tinggi ya πŸ™ˆ

    Thank you for sharing your blessings, Frisss! Semoga kamu bahagia dan diberkati selalu yaa ❤️

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya ci. Pas aku nulis ini, aku jadi kepikiran lagu itu... Terus puterin lagunya sambil nulis hehehe.

      Wah semoga Josh bisa segera sembuh ya ciiii. Minum Lo Huan Kuo kali ci biar adem hehe. Aku kalo panas dalam gitu langsung cari itu ato ga Chrisantenum gitu ci biar tenggorokan jadi adem. Eh tapi anak kecil boleh ga ya. Hmm πŸ€” Tapi dulu jaman aku kecil, aku ingat suka makanin Chrisantenum yang masih bulir-bulir haha, sengaja ga kucampur air biar krenyes2 hahaha

      Iya niiih lucu banget kan kantornyaaa! Hehehe Nemu aja tuh pak Bos fitur macam ini biar interaksinya kaya di kantor beneran hehehe
      Betul ci, dari pertengahan Maret aku uda WFH terus. Full, ga pernah ke kantor lagi. Makanya para ekstrovert uda meronta-ronta gitu butuh social room biar bisa ngobrol2 ringan ala kantoran lagi gituuu Sampai akhirnya muncul deh ini hehe

      You're welcome ci Jane. Amin. Cici juga ya πŸ₯°

      Delete
  10. gemes banget virtual office-nya. jadi pengen punya yang gitu juga sama teman-teman kantor. tapi kantor saya banyakan isinya orangtua, jadi kayaknya nggak akan ngeh sama yang begini πŸ˜† tapi keknya gemes banget... at least bisa merasakan suasana kantor meskipun sekarang work from home. kangen yaa sama keramaian khas kantor yang sekarang susah ditemukan :')

    semoga mbak Frisca sehat terus ya! kebayang di masa begini pasti deg-degan dengan pilek sedikit atau batuk sedikit. kesehatan sungguh jadi berkah paling besar sekarang ini....

    salam kenal dari saya,
    Mega

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kak Mega. Jadi berasa kaya di kantor beneran. Liat orang-orang pada lalu lalang, lucu deh hihihi. Kantorku start up gitu sih, jadi memang isinya anak-anak muda hahaha Ga heran jadinya bisa nerapin kantor virtual kaya gini hehe

      Amin kak Mega. Makasih ya. Semoga kak Mega dan keluarga juga sehat selalu

      Salam kenal juga kak Mega. Sering liat kak Mega nih di Kafe MM atopun di blog-blog lain yang aku datengin karena kak Mega suka komen di sana juga hehehe

      Delete
  11. Sekarang kalo pilek cuma ada dua kemungkinan. Pertama, ada gejala covid atau yang kedua karena gejala hujan. Eh, di sana hujan ngga kak Frisca? Di sini hujan terus. Tidak setiap saat. Tapi satu hari pasti ada waktu-waktu tertentu untuk hujan.

    Kafe MM memang fasilitas yang keren dan menarik. Saya harapnya Kafe MM bisa rame dan menjadi fasilitas untuk para blogger. Jujur, pas tau Kafe MM buka saya langsung girang karena ini memang fasilitas keren yang sangat berguna. Baik untuk sekadar curcol, berbagi referensi, ataupun menggali ide.

    Ohya, itu tampilan virtualnya keren sekali kak Frisca. Macam main game Harves Moon tapi mode Office. Ha ha ha. S

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha bener uga! Karena pancaroba atoga ya Covid ya πŸ˜…πŸ˜…
      Hujan terus Rahul. Makanya kan agak ngeri kebanjiran juga ini soalnya kali sudah di batas tugunya gitu. Kalo masih diguyur hujan lebat, luber deh tuh air di kali πŸ˜–

      Iya ke kafe MM jadi bikin nimbulin banyak ide maopun tips2 bermanfaat gitu. Salah satunya jadi lahir ODOP kan hehehe

      Betul, kaya main game Harvest Moon kan. Tapi ini kantor hehe

      Delete
  12. OMG, lucuuuk sekali kantor virtualnya, jadi ingin ikutan punya biar seru bisa main sama team saya hahahahaha. Eh, tapi kawatir kalau pakai kantor virtual, bakal di-poke terus cuma karena pada iseng mainan *sudah parno duluan* 🀣

    By the way, saya justru kebalikan mba Frisca, mungkin karena sudah amsyong kebanyakan Google Meet, rasa-rasanya jadi ingin mengurangi sejenak. Alhasil sekarang diputuskan untuk pure online, kecuali ada urgensi untuk meeting, then Google Meet to the rescue πŸ˜†

    Terus teruuus, thank God mba Frisca sudah nggak sakit lagi yaaa, jaman Corona begini, kita hatchiiii karena hidung gatal saja bisa langsung dilirik satu kecamatan πŸ˜… Kadang was-was ugha sayaaa, hahahaha. Jadi sekarang lebih jaga diri, pernah sekali tenggorokan kering gara-gara tidur hadap AC, itu saya langsung panik mbaaa. Padahal setelah minum dua gelas, tenggorokannya baik-baik dan nggak bermasalah 🀣

    For the last, kabar kehadiran kafe MM juga salah satu kabar yang membuat saya senang. Semoga kafe MM bisa semakin ramai dan banyak peminatnya, yaaa. Dan semoga kita bisa menyempatkan mampir sesekali ke sana πŸ₯³πŸŽ‰ Thanks for sharing, mba Frisca πŸ’•

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo kak masuk ke Gather aja. Hehehe Terus minta si kesayangan customize kantornya. Sekarang kantorku dirombak lagi dong. Jadi kantor di pinggir pantai gitu. Tambah lucu. Kesampean jadinya mimpi pak CEO, yang ingin punya kantor di Bali hehehe

      Wah jangan parno duluan. Minta dibikinin ruang khusus aja kak Eno, jadi kalo mo ke kak Eno, approachnya harus lewat ruang tertentu gitu. Di kantorku sekarang pun dibuatkan ruang CEO gitu kak, eh tapi pak CEO nya malah tetep nangkringnya bukan di sono, tapi di cubicle hahaha

      Nah dlu pun aku sering set meeting Google Meet gitu kak kalo para bos2 butuh diskusi. Sejak pake Gather ini, diskusinya ya tinggal kumpulin orang2nya gitu ke ruang meeting. Fasilitasnya pun kaya Google Meet. Bisa share screen sambil video call. Makanya si bos sih lebih seneng pake ini karena buat ngumpulin orang meeting kaga perlu invite2 Google Meet lagi. Tinggal dateng aja ke meja orang-orang bersangkutan ato pake megaphone, terus minta kumpul ke ruang meeting hehe

      Bener tuuh bersin di tempat umum tuh langsung diliatin orang-orang yak hahaha Wadooh kalo tidur jangan hadap AC kak. Kurang baik. Hehe aku slalu diwanti-wanti sama papaku dulu kalo cari kamar (jaman ngekos dlu) AC nya jangan nyemprot ke area kasur. Gituu hehe

      Iya kak Eno. Aku tiap hari suka cek-cek Kafe MM habis seru aja dapet info2 bermanfaat hehe

      Sama-sama kak Eno πŸ₯°

      Delete
  13. Jadi pingin gabung kafe MM😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo kak Dian gabung! Gampang bingit kok gabungnya hehe

      Delete
  14. Bener-bener yaa jaman sekarang tuh pilek sedikit bawaannya langsung parno. Syukurlah masih diberi kesehatan sekeluarga yaa Fris πŸ₯Ί

    Kantor virtual kok gemes bangeeet jadi kayak main game yaa tapi ini buat interaksi gitu... Itu yang ruangan outdoor ada lapangan bola juga apa bisa dimainin bolanya? Pak CEO sungguh mengerti anak buahnya butuh yang segar-segar karena udah terlalu lama WFH jadi dibikinin kantor virtual doong πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    Kafe MM tuh ngingetin ke jaman dulu mainan forum, seruuu yaa bisa berinteraksi sama blogger-blogger lainnya yang bahkan sebelumnya belum pernah blogwalking. Keren sih emang Bapak Anton πŸ‘πŸ‘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya apalagi kalo pileknya sekeluarga kan. Makin tambah parno 🀧 Puji Tuhan hanya pilek biasa, bukan Covid.

      Lapangan futsalnya ga bisa dimainin bolanya haha. Cuma jadi hiasan aja. Eh tapi sekarang kantorku dirombak lagi kak. Jadi kantor di pinggir pantai... Uda ga ada lapangan bola, yang ada lesehan-lesehan pinggir pantai seolah-olah lagi berjemur hihihi
      Iya pak CEO ngajakin nangkring ke Gather, eh terus sama tim IT langsung dirombak lagi bair makin kece.. Jadilah sejak itu mulai nerapin masuk kantor virtual tiap hari hehe

      Aku bukan orang yang suka join di forum...Tapi sejak ada Kafe MM ini, aku ingin join dan seru banget interaksi di sana hehehe Jadi memudahkan blogwalking juga ya kak Eya hehe

      Delete
  15. banyak berkat yang tuhan beri, yang mana harus selalu kita syukuri yak :D

    ReplyDelete
  16. Salam kenal, Mbak...

    Soal sakit di masa pandemi emang bikin parno, apalagi suamiku masih ada kerjaan kek motret even-even gitu. Meski tetap patuhi prokes tetep aja jadi parno.

    Semoga sehat-sehat terus ya mbak dan keluarga.

    Btw, sebagai anak baru saya jadi dapet info tentang kafe MM. sepertinya menarik.

    Makasih sharingnya ya mbak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal kak Pipit

      Wah kalo yg kerjaannya harus out gitu emang lenih berisiko ya
      Tapi mau ga mau ya harus mau ya. Semoga sehat-sehat juga ya kak Pipit dan keluarga

      Ayok kak Pipit join Kafe MM. Seru bisa interaksi sama banyak blogger hehe

      Delete
    2. aamiin, makasih Mbak do'a baiknya akan kembali untuk mbak...

      Asiyap, liat-liat dulu. he he he

      Delete
    3. Sama-sama kak Pipit ☺️

      Sippp ditunggu di Kafe MM πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°

      Delete
  17. akhirnya ketemu blog yang komenannya ada dimana-mana nih..

    salam kenal ya kak..

    setiap apapun yang terjadi didalam hidup kita patut banget kita syukuri yaa, karena sekecil apapun itu selalu memberikan dampak ke kehidupan kita, baik itu dampak positif ataupun dampak negatif nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal kak Gaeguri πŸ˜ƒ

      Eehhh apakah blog yg kakak datangi selalu ada aku yg komen? Haha
      Padahal aku ga sesering itu wara wiri ke blog πŸ˜‚

      Betul kal. Semoga kita slalu ingat untuk slalu bersyukur ya πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡

      Delete
  18. Halo mba Friska🌸 semoga mba dan keluarga diberi kesehatan selalu. Memang kalau pilek di masa-masa yang seperti ini bawaannya parno😭😭😭 batuk dikit parno😭😭😭 semoga pandemi segera teratasi dan selesai.

    Btw itu tenda yang di dekat lapangan bola kok jadi ngingetin aku ke tenda anak orang kaya di film ParasiteπŸ˜‚ mba Friska udah pernah nonton film itu belum?

    Oh iya aku juga gabung di kafe MM, tapi belum terlalu aktif di sana wkwk. Masih sebatas menyimak teman-teman lain yang membuat topik duluan. Baru kali ini aku mainan forum-forum begini sebelumnya belum pernah bahkan ketika Kaskus sedang jaya-jayanyaπŸ˜… bisa jadi pengalaman baru buat aku si kafe MM ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiin kak Endah. Semoga saja vaksinnya bisa segera rata diberikan yaak
      Biar menekan laju pertambahan covid

      Ahaha warna tendanya mirip ya kak. Aku sudah nonton juga kok. Malah 2x haha

      Aku pun baru aktif forum pas di Kafe MM ini. Ga pernah aku mainan Kaskus haha
      Ayo kak bikin thread untun meramaikan hehe

      Delete
  19. Town Hall? Biar aku tebak pasti kakak bekerja di sebuah startup? Bener gak sih?. Kapan-kapan ceritain dong kak keseharian bekerja di startup karena aku juga pengen kerja di startup kalau udah tamat kuliah. hehe.

    Ide buat bikin Kantor Virtual bener-bener kreatif banget sih. Apalagi di tengah pandemi kayak gini kan. Mungkin akan sedikit mengobati rasa kangen untuk bekerja tatap muka. 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul. Aku kerja di startup hehe Hmm pengalaman kerja di startup yak haha
      Kutampung dulu idenya... Lagi ikutan ODOP 0.1 dulu nih 7 hari ke depan ini hehe

      Emang jadi pada kreatif nih untuk mengobati keinginan sosialisasi di kantor kaya dulu hehe

      Delete
  20. samaan mba dibulan maret 2020 lalu, kantorku awal awal pertama ngadain wfh.
    biasa berhubungan sama pegang kertas, jadi kebiasaan kudu serba elektronik, terutama kalau filenya banyak, agak susah dan makan waktu

    aku baru tahu Gather nih, aku pengen coba coba ahh kalo gini, kayak liat games :D
    biasa kan ya, cita cita terpendam pengen punya kantor sendiri, tapi apa daya hahaha

    ReplyDelete

Powered by Blogger.