Friday, September 13, 2019

Jalan-Jalan ke Bali : Wisata Kuliner dan Budaya Bali

Jumat, 30 Agustus 2019

Untuk jalan-jalan ke Bali kali ini tujuan utamanya bukan untuk jalan-jalan sih. Tapi lebih ke mendatangi resepsi pernikahan keponakan (yes keponakan). Jadi jalan-jalan di Bali ini adalah bonusnya saja. Acara resepsinya sendiri diadakan esok hari, tanggal 31 Agustus 2019. Berhubung sudah jauh-jauh ke Bali, jadi papa memang bilang untuk berangkat dari jauh-jauh hari saja supaya bisa jalan-jalan di Bali. Oke baik pa, laksanakan!

Itinerary jalan-jalan ke Bali ini tidak direncanakan dengan matang. Aku cuma bermodalkan pengalamanku jalan-jalan ke Bali sebelumnya bersama Kembar 5 dan googling-googling saat aku sedang di busway menuju ke kantor atau pulang dari kantor. Pengen sih main ke Taman Tirtagangga yang sekarang lagi hits banget buat foto-foto mempercantik feeds Instagram. Tapi apa daya. Lokasi Taman Tirtagangga ini jauh banget bos!! Diurungkan saja niat untuk ke Taman Tirtagangga ini dan digantikan dengan tempat wisata lain yang lebih dekat.

Tuesday, September 10, 2019

Jalan-Jalan ke Bali: Keberangkatan ke Bali

Kamis, 29 Agustus 2019

Flight jam 19.50 WIB sampai di Bali jam 22.45 WITA. Untuk menuju bandara, aku dan O pesan Grab Car. Harganya lumayan mahal sih. Seratus ribu lebih. Tapi mau tidak mau harus berangkat kan?! Kami jalan sekitar jam 15.00 WIB dan sampai di bandara jam 17.00 kurang. Sedangkan papa dan mama baru jalan dari Karawang jam 14.00 WIB naik Damri yang langsung menuju Bandara. Oia, dari Karawang ke Jakarta alias Bandara Soekarno-Hatta ini bisa pakai Damri yang haltenya berada di Grand Taruma. Seorang dikenakan tarif Rp 75.000. Dulu sih Rp 65.000 tapi sekarang sudah naik jadi Rp 75.000. Bus Damri ini mengantarkan penumpang ke Terminal 3 terlebih dahulu. Entah memang rutenya begitu atau karena penumpang terminal 3 flight-nya paling dekat kali ya? Kata papa sih sebelum naik Damri, setiap penumpang ditanyakan jadwal penerbangannya. Mungkin supaya bisa membantu penumpang yang penerbangannya sudah mepet. Maklum jalan TOL Karawang - Jakarta kan tidak bisa diprediksi...

Friday, August 23, 2019

Wedding: Review Bikin Undangan di CC Card

Sumber: Pinterest
Undangan merupakan salah satu hal yang tidak boleh terlupakan untuk dibuat. Meski jaman now bentuk undangan berupa digital. Tapi undangan fisik tetap perlu dibuat. Kesannya jadi lebih formal  mengundang dan lebih niat gitu. Si calon suami pun punya pemikiran yang sama akan hal itu.
"Gue sih ga bakal dateng kalau dia ga ngasih undangan secara personal."
Nah pemikiran itulah yang membuat aku dan calon suami untuk membuat kartu undangan. Di samping juga menghormati para rekan orang tua kan. Masa ngasihnya berupa digital?! Mereka kan bukan anak jaman now yang santai saja kalau dikasih undangan bentuk digital. Hehehe.

Pada pos sebelumnya, aku sempat membahas tentang beberapa vendor kartu undangan yang sempat aku datangi atau tanya-tanya. Bisa kalian baca di sini ya...😊😊😊


Wednesday, August 21, 2019

Angkot Jak Lingko, Angkot Kece Jaman Now

Apa itu angkot Jak Lingko? Sebelum ke sana, mari simak dulu pengertian dari Jak Lingo sendiri. Jak Lingko adalah sistem integrasi transportasi publik di Jakarta yang juga merupakan transformasi dari program OK-Otrip (FAQ Jak Lingko, 2018). Jak Lingko itu berarti Jak: Jakarta dan Lingko yang memiliki arti jejaring atau integrasi yang diambil dari sistem persawahan tanah adat di Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Lingko berbentuk seperti jaring laba-laba yang terintegrasi, sehingga nama tersebut dipilih karena mencerminkan makna jejaring atau integrasi seperti sistem transportasi yang akan dibangun di DKI Jakarta.

Pertama kali merasakan naik angkot Jak Lingko itu saat aku dari halte Pancoran Tugu mau ke daerah kantorku di Perdatam. Yang kutahu itu naik angkot 34 arah Stasiun Kalibata. Saat menaiki angkot, aku cukup terkesima dengan tampilan angkot yang baru. Lalu ada mesin tapping di dashboard mobil sebelah supir agar penumpang yang naik melakukan tapping kartu di situ. Saat itu aku cuma punya e-money berupa Flazz yang dikeluarkan BCA. Pak supir menanyakan apakah aku punya kartu Jak Lingko. Kujawab saja tidak dan bertanya apa bisa pakai kartu Flazz. Menurut info dari pak supir sih belum bisa. Jadi aku harus membeli kartu Jak Lingko tersendiri apabila ingin naik angkot Jak Lingko. Berhubung aku ga punya kartu Jak Lingko, pak supir minta bayar cash saja. Padahal harusnya tindakan ini tidak boleh dilakukan. Kenapa? Pak supir Jak Lingko itu tidak kejar setoran seperti supir-supir angkot biasanya. Melainkan mereka digaji sehingga angkot Jak Lingko itu tidak boleh ngetem dan harus selalu lalu lalang meski hanya mengangkut satu-dua penumpang. Waaah ini nih yang aku suka! Angkotnya ga ngetem!!! Habis angkot ngetem itu tuh sumber bikin macet dan bikin waste waktu di jalan.

Monday, August 12, 2019

Tingkat Tiga di ITB: Rekrutasi Asisten Laboratorium di Jurusan Teknik Industri

Agustus 2013, semester lima di ITB. Wow tak terasa aku sudah memasuki tahun ketiga di jurusan Teknik Industri ITB. Apa yang berbeda di tahun ketiga sebagai anak Teknik Industri?? 5 laboratorium (lab) mengadakan open house untuk dilaksanakan rekrutasi asisten lab sekitaran akhir semester ganjil ini. FYI, di Teknik Industri pada masaku itu ada 5 lab, yaitu Laboratorium Sistem Produksi (LSP), Laboratorium Rekayasa Sistem Kerja dan Ergonomi (LRSKE), Laboratorium Inovasi dan Pengembangan Sistem Perusahaan (LIPSP), Laboratorium Perencanaan dan Optim(is)asi Sistem Industri (LPOSI), dan Laboratorium Sistem Informasi dan Keputusan (LSIK). Sebenarnya ga cuma anak TI saja yang bisa daftar untuk jadi asisten lab di jurusan Teknik Industri ini. Anak-anak dari jurusan Manajemen Rekayasa Industri (MRI) juga bisa melamar jadi asisten lab. Tapi sayangnya untuk mendaftar di LRSKE, calon peserta diwajibkan sudah mengambil mata kuliah Rekayasa Sistem Kerja dan mata kuliah Ergonomi, which is matkul wajib yang ada di jurusan Teknik Industri dan di MRI ga ada matkul tersebut. Jadilah anak-anak MRI tidak bisa daftar untuk masuk di LRSKE, kecuali dia memang sudah niat banget dari awal ambil kedua matkul tersebut sebagai tambahan SKS-nya.

Friday, August 2, 2019

Pursuit of Happiness

Bukan-bukan. Aku bukan mau review film The Pursuit of Happyness yang diperankan oleh Will Smith. Aku kepikiran aja soal mengejar kebahagiaan saat ngelamun di angkot pagi tadi. Kalian tentu pernah mendengar "Bahagia itu Sederhana" bukan? Saat ngelamun itu aku mikir...Iya ya, sebenarnya orang dikatakan bahagia itu kalau kondisinya bagaimana si?? Punya banyak uang? Ah kayanya orang kaya juga kalau ditanya bahagia atau engga hidupnya, bisa jadi jawabannya engga. Punya gelar tinggi? Hmm tapi ada saja orang yang sedang mengejar gelar Phd malah gantung diri. Punya banyak follower di Instagram? Nyatanya follower itu bisa dibeli. Jadi yang ngikut pun belum tentu benar-benar orang alias bisa jadi bot. Lalu standar seseorang dikatakan bahagia itu apa?

Wednesday, July 31, 2019

Bertambahnya Umurku

Mumpung masih di bulan Juli, aku mau cerita tentang hari ulang tahunku yang memang jatuh di bulan Juli ini. Apa yang spesial di hari ulang tahunku tahun ini?? Hmm...mari kuceritakan sedikit ya. Sebenarnya sudah dari dua tahun lalu aku mendaftarkan diriku untuk bisa menikmati promo ulang tahun dari Holycow. Buat yang ga tau, jadi Holycow ini akan mentraktirmu makan steak gratis tepat di hari ulang tahunmu kalau kamu sudah mendaftarkan diri satu bulan sebelum bulan lahir kamu. Nah aku sudah lama mendaftarkan diri. Jadi sebenarnya sudah 2 tahun berturut-turut, setiap aku ulang tahun, aku selalu pergi ke Holycow supaya bisa makan steak gratis. Niat? Iya emang niat! Kapan lagi kan bisa nikmatin steak Holycow gratis?! 😁😁😁

Tuesday, July 30, 2019

Pameran Game Prime 2019 oleh BEKRAF di Balai Kartini

Bekraf mengadakan pameran seputar dunia permainan yang disebut GAMEPRIME di tanggal 13-14 Juli 2019 kemarin. Aku mengetahui pameran Gameprime ini sudah dari bulan Mei karena diberitahu temanku si K3. Bekraf sungguh baik nih mau bagi-bagi tiket masuk gratis. Langsung saja aku daftarkan untuk dua orang supaya bisa pergi melihat-lihat pameran Gameprime tersebut. Kudengar sih di sana akan ada pameran seputar board game gitu which is si Kibo kan emang suka beli board game tuh dan aku numpang mainnya aja. Mana tau kan di sana bisa dapet board game murah kan?!