Friday, February 23, 2018

Journal: Plan With Me March 2018

Wah tak terasa ya sebentar lagi bulan penuh cinta ini akan segera berakhir. Lalu siap-siap juga deh aku untuk membuat template bulan Maret di jurnal kesayanganku itu. Seperti biasa, aku browsing-browsing dulu di Pinterest tentang cover Maret ini. Kebanyakan bertemakan tentang Spring gitu. Memang sih bulan Maret itu ya bulannya memasuki musim semi. Lalu aku menemukan satu gambar yang menarik hatiku. Ini dia cover bulan Maret hasil karyaku yang diinspirasi dari gambar di Pinterest:

Cover Maret 2018
Gimana menurut kalian? Lucu kan?? Hehe. Ya kalau boleh jujur, bagusan aslinya. Kalau di aslinya itu pewarnaannya pakai cat air. Berhubung aku ga bisa pakai cat air dan cuma punya Neocolor Carand'Ache, jadi ya aku pakai itu saja. Memang sih hasilnya jadi beda gitu. Tapi tak apalah. Aku tetap suka dengan hasil yang kubuat ini.
Nah setelah selesai bikin cover, kulanjuti untuk membuat layout monthly log. Tak ada yang berbeda dari monthly log yang lalu. Aku selalu suka dengan template yang seperti biasa. Begitu pula dengan template habit tracker. Masih sama seperti bulan lalu.

Yang berbeda ya paling warna dari tulisannya. Selain itu kutambahkan hiasan washi tape untuk mempercantik jurnalku ini. Lucu ga?
Habis itu dilanjut dengan sleep tracker dan weekly log.


Sederhana kan template-nya? Aku yakin kalian juga bisa membuatnya. Asal niat saja sih. Eh tapi niat saja belum cukup deh. Harus benar-benar dilaksanakan. Hihihi.
Kalau kalian buat juga, boleh share link untuk aku melihatnya di kolom komen di bawah ini. (✿◠‿◠)

Wednesday, February 21, 2018

Series Review: W - Two Worlds (2016)

Kali-kali ah mau review tentang drama Korea. Nah kemarin ini aku baru saja selesai nonton drama Korea W - Two Worlds. Ketinggalan banget ga tuh?! Maklum akhir-akhir ini lagi nimbrung series Barat daripada drakor (drama Korea). Nah biar aku bisa inget tentang ini drama, aku mau kasih review gitu. Syukur-syukur ada yang baca ya. Kalau ga ada juga ga apa kok. Dinikmati sendiri saja kaya nulis diare eh diary.

Sumber: http://www.swirlsandscribbles.com/2017/02/korean-novela-w.html

W Two Worlds
Sutradara : Jung Dae-Yoon
Penulis : Song Jae-Jung
TV : MBC
Genre : Fantasi, romance, comedy, action
Episode : 16 + 1 spesial episode

Sinopsis:
Bercerita tentang sepasang kekasih berusia 30 tahun yang hidup di dunia yang berbeda namun di zaman yang sama. Oh Yun Joo (Han Hyo Joo) merupakan dokter bedah yang memiliki ayah seorang komikus terkenal bernama Oh Sung Moo (Kim Eui Sung).
Suatu hari, kejadian yang tak terduga terjadi, yaitu ayahnya tiba-tiba menghilang. Ia lantas langsung mencari ke studio tempat ayahnya biasanya bekerja. Namun bukannya menemukan ayahnya, ia malah ditarik seorang pria yang tidak dikenal bernama Kang Chul (Lee Jong Suk) yang ketika itu seluruh tubuhnya di penuhi oleh darah dan ia pun dibawa ke dunia yang berbeda.


Tuesday, February 20, 2018

Review: Wardah BB Cream Lightening SPF 32

Sebagai pemilik muka berpori-pori besar dan berminyak, aku pun tergoda untuk menggunakan BB Cream supaya tampilan mukaku itu flawless mulus lus lus. Pertama kali ingin pakai BB Cream ya karena adikku duluan yang memakai BB Cream. Saat itu dia menggunakan BB Cream dari Garnier yang pertama kali memunculkan BB Cream di Indonesia (menurutku). Tak lama, muncul deh beberapa merek yang mengeluarkan BB Cream. Kemudian aku pun memilih Wardah BB Cream Lightening SPF 32 yang ukuran 15 ml untuk aku coba pertama kali. BTW, Wardah memiliki 2 varian BB Cream ya. Yang Lightening (kemasan biru) dan Everyday (kemasan hijau). Kalau yang Everyday SPF-nya 30 saja. Jadi aku pilih yang Lightening deh karena lebih tinggi SPF-nya. Hahaha.

Deskripsi Singkat Tentang Wardah BB Cream Lightening SPF 32 PA+++
multi skin care + make up triple lightening system
  • Triple Lightening System untuk kulit tampak lebih cerah dan bercahaya
  • Wajah tampak lebih cerah seketika
  • Membantu menutup ketidaksempurnaan dan warna kulit tidak merata
  • Long Lasting
  • Dengan extract moisturizer Aloe Vera untuk kulit lebih lembab
  •  UV Protection
  • Antioksidan sebagai proteksi terhadap radikal bebas
  • Oil free formula
  • Kulit terlihat lebih halus
  • Perfume free

[Review] Wardah BB Cream Lightening SPF 32 PA+++
Untuk kemasannya tube gitu ya seperti kebanyakan merek BB Cream. Kemasannya bagus sih tidak mudah bocor. Pakainya cukup dikit saja seukuran biji jagung dan sudah bisa menutupin seluruh wajah aku. Tidak ada wanginya karena memang perfume free. Teksturnya kental. Namun aku merasa cukup berat ya menggunakannya. Medok gitu deh istilahnya kalau pakai BB Cream. Apalagi mukaku kan berminyak ya. Jadi kalau pakai BB Cream ini jadi berasa gimana gituuu. But it's ok. Namun kalau sudah semakin sore, BB Cream ini bisa memudar gitu. Jadi "nemblok-nemblok" gitu deh mukaku. Terutama daerah T. Jadi musti di-touch up lagi gitu atau yaudah diilangin sekalian daripada mukanya jadi belang-belang aneh kan. Hehehe.
Meski begitu Wardah BB Cream ini benar-benar ampuh menutupi pori-pori wajahku yang besar. Tampilannya jadi mulus gitu deh wajahku. Lalu karena aku pakainya yang warna Light, wajahku jadi lebih putih deh. Selain itu, karena sudah mengandung mousturizer, aku tidak perlu menggunakan pelembab lagi sebelum mengenakan BB Cream ini. Kalau aku pakai pelembab lagi sebelumnya, wah rasanya makin berminyak gitu deh mukaku. Jadi kalau saran aku sih buat kalian yang kulitnya berminyak, tidak perlu lagi pakai pelembab sebelum mengenakan Wardah BB Cream. Sudah cukup kok dengan menggunakan Wardah BB Cream saja. Selain itu, aku pasti akan menggunakan bedak lagi sesudahnya. Mengapa? Soalnya kalau cuma pakai Wardah BB Cream, mukanya jadi lengket gitu deh. Aku lebih suka dikasi bedak lagi jadi lebih dove aja gitu. Ya tiap orang pasti beda-beda sih. Kadang ada juga yang merasa sudah cukup pakai BB Cream. Namun aku tipe orang yang akan menambahkan kembali bedak sesudah pakai BB Cream. Selain itu jadi lebih awet juga.
Harga dari satu buah Wardah BB Cream Lightening SPF 32 ukuran 15 ml sekitar Rp 32.000 , sedangkan untuk ukuran 30 ml sekitar Rp 50.000. Untuk mendapatkan produk Wardah BB Cream ini mudah sekali ya. Terutama untuk yang di wilayah kota. Wah gampang deh. Apalagi online sekarang juga sudah banyak yang menjual. Jadi tinggal pesan saja di toko online dan voila~ sudah ada di rumah.
Aku pakai ukuran 15 ml dan ini super awet gitu ga habis-habis. Bahkan sampai kadarluasa masih sisa dong. Maklum aku jarang pakai BB Cream juga. Dipakai cuma saat weekend atau lagi pengen saja. Hehe. Tapi menjelang tanggal kadaluarsa aku pakai hampai setiap hari biar tidak mubazir. Meski begitu Wardah BB Cream ini tidak membuat wajahku berjerawat loh. Kuncinya sih kalau pakai BB Cream ini harus pakai susu pembersih sebagai pembersihannya. Kalau cuma sabun muka saja kurang bersih guys. Pernah aku lupa pakai micellar water dan memang benar masih nyisa make up di wajah. Tahu darimana? Ya soalnya habis cuci muka pakai sabun muka, aku usap wajahku pakai toner. Nah di kapas muncul deh sisa make up yang berarti sabun wajah kurang mengangkat make up di wajah aku. Jadi buat kalian yang memiliki kulit sensitif mudah berjerawat, jangan lupa deh pembersihan pakai susu pembersih atau micellar water untuk membersihkan BB Cream di wajah. Kalau engga pasti bakal jerawatan deh trus kalian malah nyalahin si BB Cream karena bikin muka jerawatan. Hahaha.

Monday, February 19, 2018

Movie Review: Eiffel I'm in Love 2 (2018)

IMDb.com
Sebagai orang yang sudah pernah menonton Eiffel I'm in Love dan menjadi salah satu fans dari film ini, aku pun tak sabar menunggu film Eiffel I'm in Love 2. Bertepatan dengan hari kasih sayang alias Valentine, film ini dirilis di Indonesia. Beberapa hari sebelum itu, aku dan kedua teman kantorku, Anjar dan Keket, memang sudah berencana untuk nobar (nonton bareng) pas hari pertama film ini dirilis. Tepat tanggal 14 Februari 2018 kemarin, kami memesan tiket Eiffel I'm in Love 2 melalui aplikasi GoJek. Pas banget pula lagi ada voucher nonton dari Gojek apabila membeli tiket menggunakan Go-Tix. Puji Tuhan ya jadi nonton hemat. Hihihi. Kami berencana untuk nonton di Kalibata City Square karena lokasi tersebut yang paling dekat dengan kantor kami. Jam 19.30 WIB merupakan jam yang kami pilih sebagai jam nonton kami. Awalnya sih mau pilih jam 18.30 WIB, namun aku pikir akan mepet kalau pilih jam 18.30 WIB karena kami harus makan malam dahulu dan biar tak buru-buru gitu. Harga tiket kalau beli langsung itu Rp 35.000. Nah berhubung Go-Tix sedang ada promo, kami membayar Rp 30.000/orang untuk menonton Eiffel I'm in Love 2 ini. (・∀・)

Eiffel...I'm in Love 2
Sutradara : Rizal Mantovani
Produser : Sunil Soraya
Penulis : Donna Roysamana
Censor Rating : 13+
Genre : Drama
Durasi : 117 menit

Sinopsis:
12 tahun berlalu.. Tita yang dulunya duduk di kelas 1 SMA, sudah menjadi seorang wanita dewasa. Selama 12 tahun pula, Tita dan Adit menjalani LDR. Setiap harinya, hubungan mereka selalu diwarnai pertengkaran. Bahkan Tita mulai gelisah karena Adit tidak kunjung melamarnya, sementara kedua sahabat Tita, Nanda dan Uni, sudah menikah. 

Akankah hubungan Tita dan Adit berakhir di pelaminan? Atau mereka tidak ditakdirkan untuk bersama?

[Review]
Masih menggunakan cast yang sama seperti film pertamanya membuat aku jadi nostalgia lagi. Benar-benar tidak ada karakter yang berubah dari film sebelumnya kecuali ada 2 orang cast baru, suaminya Nanda (Wafda Saifan) dan si tokoh Adam yang diperankan olen Marthino Lio. Karena masih menggunakan cast yang lama ini, bisa terlihatlah perubahan selama 12 tahun itu (kalau aslinya 14 tahun sih). Shandy Aulia makin cantik saja deh. Terus baju-baju yang dipakainya...uwih bagus-bagus! Aku menduga kalau semua baju yang dipakainya di film itu merupakan baju dari butik pribadinya. Hihih. Habis mrip-mirip gitu modelnya. Menggunakan kain brukat gitu, feminim dan manis, serta membuat aku ingin memilikinya juga. Eh. Sedangkan Samuel Rizal yang memang sudah menjadi sesosok bapak, jadi lebih berwibawa gitu. Namun fisiknya jadi gemuk ya. Hmm. Shandy Aulia dan Samuel Rizal juga sukses memerankan karakter Tita dan Adit yang selalu bikin aku gemas melihatnya. Namun meski sudah 12 tahun, sikap keduanya dan pertengkarannya masih seperti jaman remaja gitu. Tapi tak apalah, pertengakaran mereka berdua justru yang bikin aku gemas dan tertawa. Buat yang sudah punya pacar tapi tak kunjung dilamar-lamar juga pasti merasa baper deh. Hihihi. Apalagi dengan quote handal dari teman Tita.."Uda 12 tahun hubungan, itu pacaran atau kredit rumah?!" Ugh.
Selain bikin aku tertawa, film ini juga sukses bikin aku nangis. Tapi emang aku orangnya gampang nangis sih kalau nonton drama. Hahaha. Bagian yang bikin aku nangis itu ya part saat Tita mengira akan dilamar Adit...tapi...eh eh ntar spoiler lagi. Hehe. Latar film yang sebagian besar merupakan kota Paris, Prancis ini juga sukses bikin aku ingin jalan-jalan ke sana. Sosok Adit yang galak tapi sweet juga bikin aku mesem-mesem melihatnya. Ah pokoknya aku tetap suka dengan film keduanya ini. Lebih romantis dan lebih kocak aja menurutku.
Rating dari IMDb itu 7.3/10, sedangkan kalau aku memberi rating untuk Eiffel I'm in Love 2 ini sebesar 8 dari 10. Hehehe. Sebagai orang yang suka drama, aku menikmati nonton Eiffel I'm in Love 2 ini. Kurangnya menurutku sih adegan dari pemain ada beberapa yang masih kaku, tidak natural gitu. Untuk alur cerita sih tidak maksa dan gaje (ga jelas) sih. Soalnya kadang kalau di sinetron-sinetron Indonesia kan suka gaje gitu. Konflik yang dibangun juga tidak lebay. Oke deh pokoknya. Hehe. Kalau menurut kalian gimana?


================================================================
Curhat sedikit. Habis pulang nonton Eiffel I'm in Love 2 ini, aku langsung kepoin kehidupan Shandy Aulia dan Samuel Rizal loh. Hahaha. Aku sebenarnya tim yang setuju kalau Shandy sama Sammy saja di kehidupan nyata. Tapi ternyata mereka berdua itu tak cocok aslinya, makanya mereka tak pernah pacaran. Tapi keket bilang mereka itu pernah pacaran namun putus. Sumber berita yang dia baca dari Wiki. Namun hasil yang aku dapat malah Shandy bilang kalau dia suka geli sendiri saat diberitakan bahwa Shandy dan Sammy pacaran. Hmm...yang benar yang mana ya. Hihi. Terus aku baru tahu kalau umur mereka berdua itu beda 7 tahun. Kupikir tidak jauh-jauh amat, sekitar 4 tahun gitu. Berita lainnya, pernikahan Shandy dan suaminya sudah 5 tahun loh. Wah sudah lama juga ya. Tinggal ditunggu nih momongannya. Hihi. Didoakan semoga bisa cepat punya keturunan ya. Amin.
Kalau dari sisi Sammy sendiri, sekarang doi masih menduda dan sibuk mengurus anaknya Drucilla. Kasian sih saat aku baca beritanya kalau mantan istrinya itu selingkuh sama seorang pilot. Yang lucunya, fisik selingkuhannya itu mirip kaya Sammy. Ya ga jauh-jauh ya tipe kesukaannya. Hehe. Duh jadi pos gosip begini ya. Hahah.

Wednesday, February 14, 2018

Sensation Jakarta - The World's Leading Dance Event

Tanggal 10 Februari 2018 kemarin SHVR mengadakan acara Sensation - The World's Leading Dance Event di ICE BSD City Jakarta. 

Sumber: Sensationjakarta.com

Acara apa sih itu?
It's kind of nightclub but the biggest where more than 20.000 people dressed in white will gather for an epic night filled with spectacular show elements and the best electronic music this world has to offer.

Ya jadi kalau kamu mau ikut ke acara Sensation ini, kamu harus berpakaian serba putih karena acara ini mengharuskan pengunjungnya berpakaian putih. 

Kenapa sih harus pakai baju putih?
Sensation will adhere to the all-white dress code that marks every Sensation event. This tradition was, sadly, born from a tragic event. Miles Stutterheim, brother of Sensation founder Duncan Stutterheim and a close friend of the Sensation crew, died in a car accident in 2001. All visitors were informally asked to dress in white for that year’s show and more than 80% of the visitors adhered to this tribute. This marked the birth of the well-known Sensation dress code as we know it today.
Sumber: https://sensationjakarta.com/info/sensation/ 

Siapa sih yang boleh ikut acara ini?
Karena acara ini merupakan nightclub dan menjual minuman beralkohol, pengunjung yang boleh datang harus 18 tahun ke atas. Tapi hanya orang berusia 21 tahun ke atas yang bisa membeli minuman beralkoholnya. Pembelian pun tidak bisa menggunakan cash atau card langsung. Pengunjung harus menukarkan uang mereka untuk di-input ke dalam gelang masuk dan kemudian melakukan tap saat melakukan pembelian. Intinya sih semacam e-money gitu yang tinggal tap dan transaksi pun dapat berlangsung.

Kapan sih acara ini berlangsung?
Sensation Jakarta ini berlangsung dari jam 21.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB. Namun open gate sudah dilakukan dari pukul 18.00 WIB. 

Ada siapa saja sih di sana?
Mr. White, Lucas & Steve, Quintino, Ummet Ozcan, dan Dimitri Vegas & Like Mike.

Sumber: @sensationjakarta

Lalu ada apa sih tiba-tiba bikin pos tentang Sensation Jakarta?
Jadi ceritanya aku mendapatkan tiket gratis Sensation Jakarta dari Virgin Radio Jakarta. Gila gak tuh? (dengan intonasi ala EJGaming).

Kok bisa?
Akhir-akhir ini aku jadi pendengar setia Virgin Radio Jakarta dan mereka ini sering memberikan hadiah untuk para pendengarnya. Saat itu aku mendaftar sebagai salah satu peserta yang bisa memenangkan tiket Sensation Jakarta ini. Puji Tuhan aku menjadi salah satu pemenangnya ya. Yeay!!! (/◕ヮ◕)/
Kalau tak salah aku itu daftar tanggal 22 Januari 2018 lalu saat pagi hari sekitaran jam 9. Jam 10-nya aku ditelpon sama Jerome dan Vari kalau aku itu memenangkan tiket Sensation Jakarta!!! Wihiiiiee~ Kebodohan yang aku lakukan adalah aku itu sama sekali ga tahu tentang Sensation. Jadi saat Jerome dan Vari menanyakan siapa DJ yang kamu nanti-nantikan, aku hanya menjawab "E..Ya adalah..." TETOT!!! (。>﹏<。) Malu banget astaga ketahuan kalau aku ga tahu apa-apa. Udah gitu disiarin pula di radio. Ugh! But it's ok. Lain kali kalau daftar kontes, pastikan dulu ya itu acara apaan. Hahaha

Nah seminggu sebelum acara Sensation Jakarta dimulai, Virgin Radio Jakarta ternyata membagikan tiket LAFF Festival juga!!! Oh my...aku lebih pengen ikutan LAFF Festival dibandingkan Sensation Jakarta. (Dasar rumput tetangga emang lebih hijau). Dan ternyata.....aku ditelpon sama Jerome dan Vari (again) kalau aku memenangkan tiket LAFF Festival. Namun karena aku sudah memenangkan tiket Sensation Jakarta, jadi bye bye tiket LAFF Festival. Hiks (´-﹏-`;)

Jadi gimana pas hari-H?

Aku mengajak Lili untuk menemaniku pergi ke Sensation. Virgin Radio Jakarta memang memberikan dua tiket jadi kan aku pergi ga sendirian banget. Namun karena kami hanya ciwi-ciwi berdua pergi ke nightclub even the biggest nightclub on earth, Persik selaku cowo Lili pun ingin menemani kami karena merasa riskan ciwi-ciwi pergi ke acara tersebut hanya berdua. Oke tak apalah aku jadi kamcong (Re: Kambing Conge). 
Nah pas hari-H, aku berangkat dari Jakarta sekitar pukul 20.00 WIB. Perlu waktu sejam untuk sampai ke BSD, sesampai di sana, kami tidak langsung ke venue karena Persik ada urusan sesuatu dulu. Selain itu kami juga belum makan malam. Jadi kami pergi cari makan malam dahulu dan memilih untuk makan di Wakacau.
Barulah jam 24.00 WIB kami sampai di ICE BSD. Ketika mencari parkir, banyak orang-orang yang menawarkan tiket GA. Wow sudah jam segitu tapi masih saja ada yang menjual tiketnya? Hmm kalau boleh jujur ini baru pertama kalinya aku datang ke acara musik seperti ini. Jadi aku sempat kaget juga ada yang berjualan tiket begitu. Padahal kan acaranya sudah berlangsung dari jam 21.00 WIB. 
Saat memasuki venue, tas kami dicek oleh petugas dan tiket gelang kami di-scan. Hal pertama yang kami lihat saat memasuki acara adalah lapangan tempat dijualnya minuman dan ada juga stand yang menjual dim sum. Hmm aneh juga malam-malam bahkan tengah malam makan dim sum. Hihihi. Selain itu ada juga booth untuk mengisikan uang ke dalam gelang tiket.
Persik membeli minuman kalau aku memilih tidak saja deh. Hahaha so so jadi anak baik ya. (・∀・) Padahal emang ga mau keluar uang saja. #eh Dari lapangan sini, sudah kedengaran tuh bunyi dentuman musik dari acara. Memasuki ruang acara. Wah sudah ramai orang-orang dengan dress code putih yang asik bergoyang. Kami berjalan memasuki kerumunan orang untuk mencapai lokasi di tengah-tengah, sehingga kami bisa melihat dengan jelas bentukan si DJ. Hahaha.
Kami baru masuk ketika Quintino dengan jagonya memainkan alat DJ. Keadaan di sana sebenarnya tidak begitu ramai. Namun semakin malam (subuh) semakin ramai loh. Ada banyak wajah-wajah asing (Re: Bule) di sana. Bahkan tiket mereka itu ada keterangan paspor gitu deh. Wah ternyata ada orang-orang yang benar-benar datang khusus ke Jakarta untuk datang ke Sensation. Hip sekali ya acara ini.
Dimitri Vegas dan Like Mike merupakan DJ yang dinanti-nantikan. Memang sih dentuman musik yang dimainkan oleh mereka berdua itu lebih mengagumkan dibandingkan DJ yang lain. Lebih mengasikan untuk berjoget gitu deh. Hihihi. Ah selain DJ, ada juga penari dan air mancur menari yang ikut meramaikan acara. Tema dari Sensation ini Under The Sea. Jadi tidak heran kalau melihat ubur-ubur besar menghiasi langit-langit. Desain yang dibuat bagus deh menurutku. Benar-benar menyulap ICE BSD menjadi under the sea ocean in white.
Saat jam 03.00 WIB kami akhirnya pulang. Aku tepar sepanjang perjalanan pulang. Hahaha. (・∀・) Kesimpulan dalam mengikuti acara ini. Hmm sekali-kali tak apa deh ya. Asal jangan sampai berlebihan dalam minum alkohol. Soalnya saat aku menuju ke mobil, aku menemukan beberapa orang yang mabuk gitu. Untung saja ada teman-temannya yang masih sadar untuk mengantarkannya pulang. Kan kasian ya kalau tak ada yang mengantar pulang. Bahkan yang ciwi pun ada yang mabuk. Weleh-weleh. Kalau diapa-apain bagaimana kan tuh ya. Hmm. Selain itu banyak sekali orang yang merokok selama acara berlangsung. Padahal di luar sana ada tempat khusus untuk merokok. Yah memang sudah maklum sih di acara seperti ini akan ada banyak orang yang merokok. Jujur aku tak begitu nyaman dengan bau rokoknya. Pulang dari acara badanku jadi bau rokok deh. huhuhu. Untuk lagunya sih aku cukup menikmati. Kalau tak jaim pasti sudah going wild hahaha tapi aku memang bukan tipe orang yang bisa bergoyang. Hahaha. Jadi cukup bergerak sedikit saja. Hihih.

Tuesday, February 6, 2018

Hubungan Tanpa Status

Lagi bingung mau bikin pos apa, temanku menyarankan untuk membahas tentang ini. Apakah itu? Hubungan Tanpa Status alias HTS.
Dia yang menyarankan pos tentang HTS ini memang sedang menjalani HTS gitu deh. Tapi dia meyakini bahwa dia dan doi pun sama-sama beranggapan bahwa mereka adalah sepasang kekasih. Ya sebenarnya HTS ini sudah ada jauh dari saat aku masih di bangku sekolah. Bahkan sampai sekarang pun rasa-rasanya HTS itu masih ada saja yang menjalani. Ya kan?

www.vemale.com

Sebenarnya kenapa sih orang-orang lebih memilih untuk menjalani hubungan tanpa status?
Kalau dari Zetizen.com, ini nih 5 alasan orang-orang memilih HTS daripada pacaran:
  1. Dilarang pacaran sama orang tua
  2. Beda keyakinan
  3. Bersahabat sejak lama
  4. Menganggap HTS-an lebih dewasa
  5. Takut berekspektasi tinggi
Nah dari kelima alasan tersebut, temanku ini bukan termasuk ke dalam 5 alasan tersebut. Lalu mengapa dia sekarang menjalani HTS? Ya kalau dari kacamata aku sih karena si cowonya itu yang tidak mau move untuk menyatakan cintanya dan meresmikan tanggal jadian mereka. Sebenarnya menurut beberapa orang, meresmikan suatu tanggal jadian itu tidak penting. Tapi kalau buat aku pribadi sih ini penting ya. Soalnya kan tidak jelas gitu hubungannya seperti apa. Kalau doi pergi jalan sama wanita lain kan sah-sah saja. Toh doi juga belum jadi pacar kita. Nyesek? Iyalah. Makanya aku memilih untuk tidak HTS-an.

Kalau kalian coba search di Google dengan keyword "Hubungan Tanpa Status", ini nih hasilnya:


Kebanyakan dari situs tersebut memberitahukan hal negatifnya menjalani hubungan tanpa status. Jadi mengapa masih saja ada yang mau menjalaninya?
Tapi kan kita sama-sama sayang...
Tapi kan kita saling tahu kalau kita memang lebih dari teman...
Ya buat kalian yang punya alasan seperti di atas boleh-boleh saja sih. Tapi kalian jangan marah atau bete, apalagi sakit hati kalau ternyata si doi malah jadian sama orang lain. Nah buat kalian yang memang menjalani HTS, benar-benar dipastikan dulu nih si doi really into you or not. Untuk kasus temanku yang me-request pos ini sih menurutku mereka akan berakhir ke jenjang yang lebih jauh alias menikah. But once again, who knows? Manusia bisa menrencakan tapi Tuhan yang menentukan. Ceileh rohani amat ya aku. (・∀・) Tapi aku benar-benar berdoa yang terbaik deh untuk hubungan temanku ituu. Amin.

Friday, February 2, 2018

Jan. 31, 2018 Super Blue Blood Moon and Lunar Eclipse


Sejujurnya saya sendiri tidak mengetahui bahwa tanggal 31 Januari 2018 kemarin itu ada fenomena langka yang hanya akan terjadi lagi lebih dari 100 tahun. Gile kan, cuma sekali seumur hidup nih saya bisa menyaksikan fenomena tersebut. Fenomea apakah itu? Yap kalian pasti sudah tahu, NASA menyebutnya Super Blue Blood Moon.
"Kejadian ini sangat langka. Fenomena ini hanya terulang lebih dari 100 tahun lagi," kata Dwikorita di kompleks gedung BMKG, Jakarta, Senin (29/1/2018). - Kompas.com
Pada saat saya menyaksikan fenomena tersebut, saya cuma mengetahui bahwa itu merupakan fenomena gerhana bulan saja. Ternyata lebih dari itu guys! Ada super moon, blue moon, dan blood moon. Apa saja sih perbedaan ketiganya?

Supermoon
A Full or New Moon that occurs when the center of the Moon is less than 360,000 kilometers (ca. 223,694 miles) from the center of Earth.[1]

supermoon is the name for a full moon when the satellite is at the closest point in its orbit around the Earth.[2]

Sumber : 

Blue Moon
the second full moon occurring within a calendar month.


Blood Moon
Blood moon comes from the rusty red appearance during a total lunar eclipse, when the Moon is in the Earth's shadow.

Sumber: https://www.thesun.co.uk/tech/5470056/super-blue-blood-moon-astrology-spiritual-meaning/

Nah setelah diberitahu bahwa malam itu ada gerhana bulan, saya pun ingin melihatnya. Awalnya sih saya malas untuk naik ke atap untuk melihat gerhana bulan tersebut. Namun setelah Kibo memberitahu bahwa ini fenomena yang jarang terjadi, jadi ya saya pun akhirnya naik ke atap. Saat itu sekitar pukul 21.00 WIB. Saat naik ke atap, ya sebenarnya itu adalah tempat jemuran sih, jadi kalian jangan berimajinasi bahwa atap itu ya naik ke genting gitu ya. Di atap situ ternyata sudah ada satu orang teman kos yang sedang melihat super blue blood moon sedari tadi. Sayang sekali saat itu bulannya sedang tertutup awan. Jadi sama sekali tidak terlihat bulannya. Karena tidak terlihat, saya akhirnya ingin kembali turun ke kamar. Eh tiba-tiba si mas-mas manggil kalau bulannya sudah terlihat lagi. Langsung saja saya menuju ke spot yang bisa untuk melihat bulan tersebut.
Woaah sungguh indah guys! Selain itu langit Jakarta masih bisa melihat bintang loh! Malam itu langit terasa masih terang gitu. Entah itu efek dari cahaya bulan atau emang karena lampu-lampu gedung di Jakarta... Hmm ya yang penting bulan dan bintang masih bisa terlihat dengan mata telanjang deh. Hihihi.
Beberapa menit pertama saya mencoba untuk mengabadikan momen tersebut dengan menggunakan kamera ponsel OPPO F1S. Hasilnya? Yaampun kaya ketombe neplok di baju item. Ga bagus! Sudah kecil dan blur pulak. Tidak menyerah untuk mengabadikan momen tersebut, saya kembali ke kamar untuk mengambil kamera saya. Setelah mencoba memotret dengan mode malam, beginilah hasilnya:

Gerhana Bulan Sebagian
Menara Saidah

Ya bisa diakui sih ini masih belum bagus. Harusnya kan bisa terlihat lebih indah dari ini dan bentukan ceruk-ceruk si bulannya terlihat. Tapi tak apalah. Maklum kameranya juga tidak bagus-bagus amat untuk memotret benda langit. Hihihi.

Kesimpulan yang bsia saya ambil dari fenomena ini ya saya bersyukur sih diberi kesempatan untuk menyaksikan betapa ajaibnya fenomena tersebut. Dari sini kita bisa melihat bagaimana ciptaan Tuhan itu sungguh indah. Tuhan benar-benar menyatakan kemuliaan-Nya melalui semua ciptaan-Nya.