Friday, September 29, 2017

Journal: Cover for October

Yesterday I drew a cover for October. As you all know, October will be coming soon. So I must to make a new cover for my journal. I choose Halloween theme for this October. I think almost everybody in West celebrate it and Halloween is in October (you don't say). If you went to a mall for shopping (or just for window shopping), I think you will see Halloween accessories everywhere in the store. Beside that, I also like a spooky things, so I choose Halloween things for October cover. Psst..even tough I like a spooky things, if you ask me to watch a horror movie, the big no is my answer. My favorite quote for that is "You must crush or drive away the satan, not to watch the satan in movie". 
So, for the Halloween theme, I learn to draw pumpkins  and ghost . Really, it is the first time for me to draw that things. First, I search "Halloween doodles" as the keyword in Google. After that I choose the Images tab and pick the picture that I like. I think it is difficult to draw the pumpkin. Yeah, my mind told me like that. But I don't give up and I just try it. With my pencil in my right hand and eraser near my right hand, I try to draw the pumpkin for the first time. Yeah it is really difficult, especially the smile part. I can't make it right. So I always use my eraser to make a better smile for my pumpkin. Finally, I can make it. Yeah!  For the ghost, it is easier than the pumpkin. So I just sketch it in flash time. *lebay*. For the finishing, I color it with my Caran d'Ache. I like it very much. 
Beside that, I like to draw a spider nest. So easy for me . It is just a straight line, straight line, and another straight line. Plus an arc one, another arc, and arc, and arc till it become a spider nest. First time, I use my pencil to draw it. Next, I use my Snowman marker with the black color to replace the pencil sketch. I add a grey color from Stabilo point 88 marker for the finishing touch. Love it!
Oh, I also get inspiration from my result of "Halloween font" in Google. I like that font so I draw it to make a "Hallo October" words. For the first time, it is difficult to make a splash effect. But after I use my Snowman marker, it become easier. I think it is because with Snowman marker, you can get a thicker style. So the splash effect is well perform with Snowman rather than with pencil. I love the "A" font. So creative to make it like a wizard hat with one eye. I also like the "L" font. L which become a cat. So lovely but a bit difficult to make.   Thanks Google for the inspiration for my Journal cover.

Monthly Log
For the monthly log, I still use the same layout in September. I place the date and initial of the day in the middle so they separate the personal lane and work lane. For the next page is my habit tracker and sleep tracker as always. But to be honest, I am not finish it yet.  Maybe tomorrow when I have a mood or maybe tonight I will continue my work for my October layout. For this month I will use an orange ink because Halloween always use orange and black color. How about you? What theme that you use for October?

Update!
This is my final Monthly Log and Tracker for my habit and sleep~
and this is my weekly log~
For this month, I make a weekly log in one page just for week-3 until end because I must to save the page for November and December. My page almost come to an end....

Friday, September 22, 2017

Post ke-101

Ini adalah post ke-101 di blog gw. Sejak gw mulai menulis blog tahun 2012, tak terasa sudah 101 post gw tulis. Kalau mengingat lagi asal mula gw menulis blog ya karena saat ospek jurusan ditugaskan untuk menuliskan semua hasil interaksi ospek jurusan di blog ini. Yup, makanya kenapa blog gw lahir tahun 2012, yaitu tahun saat gw sedang sibuk ospek jurusan supaya bisa masuk himpunan Keluarga Mahasiswa Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (MTI ITB). Sebenarnya sih sejak SMA gw sudah ingin punya blog. Tapi apadaya, niat hanyalah niat, realisasinya nihil. Seperti iman tanpa perbuatan, begitulah gw dengan dunia blog. Namun, karena diwajibkan, akhirnya gw mulai menulis blog.
Lima tahun sudah berlalu dari masa-masa jadi objek dimarah-marahin senior karena kinerja angkatan gw ga sesuai dengan ekspektasi mereka. Kalau diingat-ingat, angkatan gw optimis banget ya mengajukan kuorum dengan jumlah yang tidak bisa hadir sekitar 6 orang kalau tidak salah. Gila, selama interaksi berlangsung, kayanya ga pernah deh angkatan gw bisa kuorum. Maklum, ada saja anak-anak yang masa bodoh dengan ospek ini, di samping ada anak yang memang sedang sakit dan tak sanggup untuk mengikuti ospek.
Karena ga kuorum ini, akhirnya senior meminta solusi dari angkatan kami gimana bisa memenuhi janji kami untuk datang sesuai jumlah minimum yang kami ajukan. Akhirnya solusinya dibuatlah sistem body, yaitu mengingatkan nim atas dan nim bawah kita untuk datang interaksi. Puji Tuhan Niwa dan Annisa yang merupakan body gw merupakan anak yang rajin ikut interaksi. Jadi gw ga perlu repot-repot mengingatkan karena pasti mereka akan datang. (*´∀`)
Ah, masa-masa itu sudah lama berlalu. Sekarang gw sudah menjalani masa yang lain. Masa-masa yang lebih keras daripada masa kuliah dulu. Post ke-101 ini menjadi pengingat buat gw bagaimana gw sudah melewati semua masa-masa kuliah dan masa kerja yang hampir dua tahun. Sungguh waktu itu begitu cepat berlalu. Ini menjadi renungan tersendiri buat gw bagaimana gw menghargai waktu yang sudah Tuhan kasih. Kalau dulu jaman kuliah gw ngeluh kenapa Tuhan ga kasih sehari lebih dari 24 jam, gw jadi diingatkan lagi sekarang untuk benar-benar memanfaatkan waktu dengan baik. Tuhan sudah kasih 24 jam dalam sehari dengan gratis, tinggal gimana gw memanfaatkan waktu itu dengan baik. Gimana gw mengisi waktu-waktu di dunia ini dengan memberikan dampak positif bagi sekitar gw. Gimana pilihan gw untuk hidup ikut arus dunia atau hidup melawan arus dunia apabila tidak sesuai dengan ajaran Tuhan. Seperti ikan salmon yang loncat-loncat melawan derasnya arus air sungai demi pergi ke tempat yang lebih baik, begitu juga gw supaya gw ga diam saja di zona yang menurut gw nyaman padahal sebenarnya kalau gw mau keluar dan loncat-loncat melawan air sungai yang deras, gw bisa tinggal di tempat yang sebenarnya jauh lebih baik dari zona nyaman gw.
Apa sih Pik? Kayanya gw absurd banget ya hari ini. Gapapa d, post ke-101 ini memang gw tuliskan untuk gw bisa merenung dan melihat apa yang sudah gw lakukan selama ini. Saat Frisca di masa depan membaca kembali post ke-101 ini, dia akan senyum-senyum dan mengingat kembali memori masa-masa interaksi dulu dan masa kerja di perusahaan konsultan bisnis. Kira-kira, Frisca di masa depan nanti akan seperti apa ya?

*psst, sebenarnya ini bukan benar-benar post ke-101 sih, soalnya 4 post yang lain sebenarnya masih draft. Gw masih mengerjakannya tapi lagi malas aja meneruskan. Hahaha jadi gapapa deh gw melompati empat post tersebut. Kan suka-suka gw dong sebagai yang punya blog. Hehehe (・∀・)

Wednesday, September 20, 2017

Obrolan di Kala Macet

Selama perjalanan ke Jatiasih tadi, gw dan Ginanjar bercengkrama tentang hasil dari penjajahan sebuah negara, khususnya penjajahan di Indonesia. Asal muasal kenapa jadi ngomongin ini ya karena pagi tadi gw sudah dihadapkan dengan kemacetan jalan tol Jakarta-Cikampek. Gw jalan dari kantor jam 7.30 pagi, tapi baru masuk Cawang, jalanan sudah padat. Jadi Pak Jun yang mengantarkan kami ke Jatiasih pun akhirnya exit di Jati Waringin dan perjalanan ke Jati Asih pun dilanjutkan lewat Kalimalang.
Selama bermacet-macetan itu, pemandangan yang terlihat oleh kami ya pembangunan di mana-mana. Selain ada pembangunan LRT, juga ada pembangunan tol Jakarta-Cikampek II. Gw berceletuk,"Ya ampun, Indonesia terlambat banget sih membangun jalur transportasinya. Sudah tahun 2017 dan Indonesia baru membangun jalur transportasi umum antar Jabodetabek." Ya menurut gw Indonesia ini memang sudah ketinggalan banget. Selama 72 tahun merdeka, transportasi umum yang memadai belum bisa mengimbangi kebutuhan masyarakat akan transportasi umum. Ya ga heran demand kendaraan pribadi baik mobil maupun motor itu sangat tinggi dan memang Indonesia ini menjadi pasar empuk bagi produsen mobil dan motor.
Dari pembicaraan tentang pembangunan transportasi umum ini, gw jadi berpikir...Indonesia sudah dijajah Jepang 3,5 tahun lamanya dan hampir 3,5 abad dijajah Belanda. Tapi kok ga ada sesuatu ilmu yang bisa diserap ya sama rakyat Indonesia dan diterakan untuk pembangunan negeri ini. Coba lihat Jepang yang sudah begitu majunya. Dari tahun 1945 sejak dibom oleh Sekutu dan Jepang terpuruk karena kekalahan perang dunia kedua, Jepang bisa bangkit lagi. Bahkan bisa menjadi salah satu negara maju seperti sekarang. Sedang Indonesia yang sama-sama mulai nih dari tahun 1945, tapi masih menjadi negara berkembang. Huft. Ya memang sih Indonesia mulainya benar-benar dari nol, sedangkan Jepang kan memang sudah negara merdeka.
Kalau boleh curhat, sebenarnya pas gw baca buku sejarah Indonesia waktu jaman sekolah dulu, gw sedih loh pas Inggris melepas Indonesia sebagai negara jajahannya dan menyerahkan Indonesia kepada Belanda. Padahal gw sudah agak senang karena Inggris menjajahnya ga jahat-jahat amat. Memang sih, mana ada orang yang bilang enak kalau negaranya dijajah. Tapi Inggris tuh mau membuat Indonesia ini berkembang. Setau gw, ada Kebun Raya Bogor juga berkat pak Raffles. Lalu pak Raffles juga menghapuskan kerja rodi dan menggantinya dengan sistem sewa tanah. Jadi maksud si bapak supaya rakyat diberikan kebebasan untuk memilih mau nanam apa, asal tetap bayar uang sewa tanah kepada pemerintah Inggris. Dengan diberikan kebebasan, diharapkan rakyat bisa merasa senang dan tidak terpaksa untuk bekerja. Meski pada akhirnya sistem yang dirancang oleh Pak Raffles ini gagal juga, tapi cukup mempengaruhi budaya Indonesia saat itu yang mulai memahami paham liberalisme.
Ya kalau boleh melihat ke depan, Singapur dan Malaysia, negara tetangga kita, merupakan negara-negara yang dijajah oleh Inggris. Lalu lihat sekarang, negaranya bisa jauh di depan Indonesia kan. Coba lihat transportasi umumnya, wah ciamik. Teman-teman gw yang sudah pernah ke Singapur sangat memuji MRT-nya Singapur. Gw sendiri yang sudah pernah ke Malaysia pun terkagum dengan Monorail mereka. Ya gimana ga kagum. Setelah turun dari monorail, langsung masuk ke dalam mall coba. Hebat banget kan tuh. Kalau di sini, buat ke mall dengan naik transportasi umum cukup effort. Kalau mau murah ya effort-nya lebih gede daripada yang naik taksi. Belum jalanan di sekitar mall yang padat. Ahhh maafkan gw isinya cuma keluhan saja ya. Padahal daripada cuma mengeluh, harusnya gw bisa memberikan sesuatu buat kemajuan bangsa ini. Ya gw cuma bisa berdoa semoga saja Indonesia bisa maju dan ga ketinggalan sama negara-negara tetangga. Indonesia ini punya banyak potensi yang lebih besar daripada negara tetangga. Cuma memang perlu dikelola oleh orang-orang yang punya pemikiran untuk kemajuan bangsa ini, bukan dikelola oleh orang-orang yang cuma mementingkan perut buncitnya saja.

Tuesday, September 19, 2017

Skeptis

Skeptis. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Skeptis adalakurang percaya; ragu-ragu (terhadap keberhasilan ajaran dan sebagainya), sedangkan skeptisisme adalah aliran (paham) yang memandang sesuatu selalu tidak pasti (meragukan,mencurigakan). Bicara tentang skeptis, akhir-akhir ini gw cukup sering mendapat pertanyaan sulit dari orang skeptis. Dia meragukan adanya eksistensi dari Tuhan. Maksudnya bukan percaya tidak ada Tuhan sih di dunia ini. Tapi lebih kepada suatu kuasa luar biasa yang ada di dunia ini tapi dia ga menyebutnya Tuhan. Mengapa? Karena ga ada buktinya juga kalau itu Tuhan yang melakukan. Di Alkitab sendiri cuma tertulis bahwa Tuhan menciptakan bumi dan langit beserta segala isinya. Di situ juga tertulis kalau Tuhan menciptakan manusia. Namun dia bertanya, gw tahu darimana kalau Alkitab itu berkata benar? Toh yang menulis isi Alkitab pun manusia yang tidak sempurna. Bisa saja manusia yang menuliskannya salah. Jadi belum tentu kan kalau sesuatu yang gw sebut Tuhan itu yang menciptakan manusia. Karena bisa saja namanya bukan Tuhan, tapi ada sebutan lain. Disodorkan pertanyaan yang seperti ini, sulit memang untuk gw menjawabnya. Karena memang penciptaan itu sendiri tidak dilihat dengan mata kepala gw maupun dia. Jadi bagi orang skeptis, hal ini memang sulit diterima karena tidak ada bukti yang bisa dilihat dengan mata kepala sendiri. Saat penciptaan itu berlangsung kan kita manusia belum ada dong. Jadi bagaimana mau ngeliat pakai mata kepala sendiri. Lalu si Adam yang merupakan manusia pertama pun sudah tiada di dunia ini. Gimana kita tahunya kalau bukan dari si Adam yang kasih bukti. Hmmm.
Lalu dia pun menunjukkan tentang Epicurean Paradox.
https://9gag.com/gag/aYxg9jw/epicurean-paradox
Lagi-lagi di sini gw dibuat bingung dengan pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan. Gimana ya...gw percaya adanya Tuhan ya karena dengan iman. Di Alkitab sendiri dinyatakan bahwa
"Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita. Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat." - Ibrani 11:1-3
Lagi-lagi nanti akan dihadapkan oleh pernyataan bahwa tulisan itu pun belum tentu benar karena dituliskan oleh manusia dan kita tidak tahu dia menuliskan apa yang Tuhan firmankan atau membelokkan isi dari firman-Nya. Sejujurnya sih ada juga ayat tertulis...
"Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu." - Ulangan 4:2
"Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengarkan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini:"Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."- Wahyu 22:18-19
Jadi gw percaya bahwa isi Alkitab ini benar adanya. Tidak ada yang ditambahkan dan dikurangi. Semua kebenaran firman Tuhan tertulis lengkap dalam Alkitab. Gw pun merasakan, isi dari Alkitab itu sendiri pun berlaku untuk kehidupan gw di masa ini. Padahal isi Alkitab itu sendiri sudah ditulis berabad-abad yang lalu. Janji Tuhan pun gw rasakan. Tuhan ga pernah ingkar janji dan Tuhan berjanji untuk menyertai gw sampai akhir jaman dan Tuhan pun juga berjanji bahwa pencobaan-pencobaan yang gw alami ini adalah pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan gw dicobai melampaui kekuatan gw. Bahkan pada waktu gw dicobai pun Tuhan pasti akan memberikan jalan keluar, sehingga gw bisa menanggungnya (1 Korintus 10:13). Nah jadi kalau ditanya kenapa setan itu ada dan keberadaannya memang untuk menggoda manusia, Tuhan pasti akan kasih jalan keluar supaya manusia itu dapat melewati cobaan setan. Tuhan berkuasa atas setan. Lalu Tuhan juga mengasihi manusia, namun pertanyaan gw sekarang, apakah manusia mengasihi Tuhan? Boro-boro mengasihi, mencari dan mau mengenal Tuhan aja engga kan? Tuhan bahkan yang cari kita manusia hina ini untuk kembali ke jalan-Nya.
Sebagai penutup
"Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga." - Matius 10"32-33
Jadi, gw sudah berusaha untuk menyampaikan kebenaran firman Tuhan. Tinggal dia yang mau menerimanya atau terus menjadi skeptis. Gw juga cuma bisa berdoa, mungkin bila Tuhan berkenan, Tuhan akan datang menemuinya dengan cara Tuhan yang ga bisa gw tebak.

Friday, September 15, 2017

Arena of Valor

https://apkgalaxy.co
Arena of Valor. Apa sih itu? Buat yang ga tau, ini tuh salah satu MOBA game gitu. Kepanjangan dari MOBA sendiri aja gw ga tau hahaha Tapi yang jelas ini tuh salah satu online game seperti Dota gitu. Gw udah sering melihat iklan tentang Arena of Valor (AOV) ini di billboard- billboard gitu. Niat juga menurut gw sampai pasang iklan di billboard. Terus pas gw lagi baca-baca notifikasi dari Shopee, salah satu applikasi untuk belanja online, ada nih promo dari AOV. Nah promonya itu main hingga mencapai level 6 dan akan mendapatkan voucher Shopee sebesar Rp 50.000,- Gila! Sampai segitunya loh iklannya. Bahkan di billboard itu dibilang kalau main AOV ini bisa dapat Rp 7 M. Luar biasa ga tuh iklannya.
Penasaran, akhirnya gw cobain tuh ya download game ini dengan berharap bisa dapat voucher Shopee.  (・ิω・ิ) Gw kemakan iklan banget ya. Hahaha Pas gw coba, buset! Grafiknya mantap banget bro! Gw suka sama desainnya. Ga kaya Dota yang aneh gitu hero-hero-nya. Ga suka d gw sama gambar dari hero-hero di Dota. Kurang unyu gitu hahaha...Nah kalo AOV tuh hero-nya ada yang dari karakter film yang kita kenal. Contohnya ada Batman. Terus hero lainnya ada yang kaya Aragon, Ganesha, Loki, dan cat in the boots. Ini sih menurut gw ya, gatau kalau kalian gimana.
Selain gw suka sama gambar hero dan grafik game-nya, main ini tuh fair. Jadi kita tuh menang ya memang karena skill, bukan karena kita bayar pake uang beneran dan beli item mantap gitu loh. Jadi buat pemain kere kaya gw kan bahagia ya. Rupiah yang dikeluarkan untuk game benar-benar pure untuk bikin hero-nya jadi keren gitu. Bukan supaya bikin hero-nya jadi tak tertandingi gitu.
Oia, game ini tuh 5 vs 5 gitu. Tapi ada juga yang solo, 3 vs 3, dan death fight alias bertarung endless gitu kali ya. Gw ga pernah coba mode yang death fight sih. Oia, selain itu ada ranked mode gitu. Jadi kalau main di ranked, kita punya rank gitu jadinya dari skor yang didapat. Nah kalau berhasil menjadi nomor satu, bisa dapet hadiah berupa gold dan gem gitu kalau tidak salah. Gold dan gem bisa digunakan untuk membeli hero (gold) dan membeli item.
Game ini cocok untuk dimainkan dengan teman kita. Soalnya kalau ga punya teman, ya jadi setim dengan orang random gitu dan ya gitu ga ada koordinasi antar pemainnya gitu. Serang aja sendiri-sendiri dan berharap menang. Hahaha Oia, for your information, gw masih baru main game ini. Baru hari Selasa gw download game ini. Terus gw kasih tahu Kibo kalau gw lagi coba main AOV. Terus si Kibo jadi ikutan download. Gw sama dia jadi sering main bareng d malam-malam. Haha
Oia, buat dapetin hero di sini juga ga cuma dibeli dengan gold atau skin (skin didapat dengan membeli voucher game menggunakan rupiah) kok. Tapi dengan kita bermain terus, kita bisa dapetin hero-hero tertentu. Ada quest-quest-nya gitu supaya kita bisa dapat hero. Bikin gw jadi makin suka main ini.
Cuma masih ada kekurangan menurut gw. Kontrol hero saat bermain masih kurang oke. Soalnya jempol kiri gw bisa sampe ke tengah-tengah layar buat ngegerakin hero-nya. Agak mengganggu dan ga enak gitu d pokoknya. Mungkin next time developer dari game ini, yaitu Garena, bisa memperbaiki hal ini. Kemarin juga mereka baru melakukan maintenance dan yup. Maintenance mereka cukup signifikan gw rasakan. Sekarang kalau bermain bisa pre order item gitu. Terus pada menu hero, dikasih tips menggunakan hero tersebut dan ada tombol untuk trial hero gitu. Ketika dipencet, kita langsung masuk ke arena pelatihan gitu buat coba pakai hero tersebut.
Sejauh ini gw sudah mencapai level 11 loh. Cepat juga ya hahaha Namun sayang, gw ga dapat voucher Shopee-nya. Gw bingung kenapa ga dapat. Padahal gw sudah mengikuti instruksi yang diberikan. Terus update barunya, tiap kita main di arena 5 vs 5 atau ranked gitu bisa dapat OPPO F3 token gitu. Jadi kalau dapat, kita bisa beneran dapat HP OPPO F3 dong. Gile! Mantap ya AOV ini.

Thursday, September 14, 2017

Journal: My September Layout 2017

Buat layout September ini, gw memilih tema Studio Ghibli. Kenapa Studio Ghibli? Soalnya tanggal 1 September 2017 kemarin gw datang ke acara pameran Studio Ghibli gitu di Pacific Place, Jakarta. Sebenarnya yang baru gw buat itu cuma monthly log, habit tracker plus sleep tracker, dan weekly log.


Nah itulah tampilan dari monthly log September gw (sebelah kiri) dan habit and sleep tracker September (sebelah kanan). Gw cuma kasih si debu-debu, kodama, dan kaonashi. Hehe
Terussss, as always gw masih belum punya cover untuk bulan September ini!! Huhu..Bulan ini juga gw banyak pakai masking tape gitu. Pakai masking tape warna hijau palem strip putih. Cute gitu d pokoknya. Bulan ini gw juga menerapkan layout yang berbeda untuk monthly log gw. Gw meletakkan tanggal dan inisial dari masing-masing hari di tengah-tengah sebagai pemisah antara personal life dan work life gw. Sebenarnya layout yang seperti ini sudah ingin gw terapkan dari bulan lalu. Cuma gw lupa dan terlanjur pakai layout yang lama. Jadi gw memutuskan untuk di bulan September saja diubah layout-nya. and yup gw suka layout yang begini. Soalnya si tanggal dan inisial hari itu jadi berguna gitu. Ga kaya sebelumnya yang cuma ngabis-ngabisin lapak kertas aja.
Lalu untuk habit tracker gw, gw menghapus kegiatan face fat gw. Soalnya gw merasa gara-gara aktivitas ini, gw menderita sakit rahang. (¯―¯٥) Gw merasa rahang gw kaya geser gitu loh...trus jadi sakit dan akhirnya gw berhenti melakukannya.
Next gw bikin weekly log. Gw mencoba berbagai layout gitu bulan ini. Buat minggu awal sih gw pakai layout seperti di awal gw mulai menjurnal dan hasilnya gw kurang suka dengan layout yang ini. Kurang cantik gitu loh hasilnya. Minggu berikutnya gw ubah jadi dibagi 7 hari secara horisontal. Tapi karena ga bisa dibagi 7 secara horisontal, jadi untuk hari Minggu, gw sisipkan ke bawah gitu. di bawah hari Kamis, Jumat, dan Sabtu. Untuk layout yang ini, gw pakai buat minggu ini. Hasilnya, banyak space kosong gitu di bawahnya. Soalnya layout yang ini memang cocok untuk orang yang punya banyak list kegiatan gitu sih. Jadi nanti gw berpikir untuk menyisipkan gambar-gambar di lapak yang kosong itu. Nah buat minggu depan, gw masih belum kepikiran nih. Kayanya sih mau dibagi empat kotak-kotak gitu dalam satu halaman. Untuk bulan Agustus, semua weekly layout gw kaya gitu. Terus gw suka karena terisi dengan baik dan ga keliatan lapak kosongnya gitu~ Terus pembagiannya juga pas gitu. Jadi lebih oke aja menurut gw.
Nah kalau kalian gimana???

Wednesday, September 13, 2017

Two is Better Than One

I don't want to sing a song, but I think this title is fit for the story that I want to tell you. 😊 From this month, I have a new roommate! Yeay!!! (/◕ヮ◕)/ After Aul left me alone in Jakarta, finally I have a new one. ^^ She was my friend from collage life. On my first year in Institut Teknologi Bandung, I met her because we were in the same class, FTI-C. Second year, I went to Industrial Engineering life and she went to Chemical Engineering. So we rare to meet. But in work life, finally we met again. Like a fate between two souls. #justkidding
Out of nowhere, she searched a cheap place to stay in Jakarta. So, she asked me about the price of my place, actually it's not my place, but I rent it. So I told her about the price and I asked her how about she become my roommate. Voila~ She want! Yeah!!! Really, two is better than one. After Aul left me, my biggest expenses was rent cost. From this month, I think the biggest expenses is food than rent cost anymore. >.<
Beside I can save my money, I also can get a healthy life because she like to invite me to run in Saturday morning. Yep. This month I usually run in park near our boarding house. FYI, I just can run around 1 km. So weak of me (ーー;), not like her that always run around 2,4 km. Huft Shame Shame Shame~ (I can hear the Shame sound from Septa Unella from Walk of Atonement scene).
Oh another positive vibe is I can share my private story that relate on Jesus Christ with her. She also can give me a solution for my problem base on bible or Christian life. Thanks mate 👌
"As iron sharpens iron, so one person sharpens another." - Proverbs 27:17

Monday, September 4, 2017

The World of Ghibli Jakarta

The World of Ghibli Jakarta, salah satu event yang gw tunggu-tunggu bulan ini. Gw sangat senang banget event ini diadakan di Jakarta. Tanggal 1 September kemarin, di saat hampir sebagian besar warga Indonesia ini menantikan tanggal tersebut untuk merayakan Hari Raya Idul Adha, gw pun turut menunggu datangnya hari tersebut. Bukan karena ikut merayakan Idul Adha, tapi tanggal 1 September merupakan hari saat gw bisa melihat The World of Ghibli Museum yang bertempat di Ballroom Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta. Gw janjian sama Kibo buat sampai di sana jam 10 pagi karena waktu bukanya memang jam 10. Namun karena ada suatu insiden, jadi gw baru berangkat naik taksi daring jam 11an.
Gw ketemu Kibo on the spot. Sempat bingung si gw harus ke mana soalnya gw baru pertama kalinya juga ke Pacific Place. Kibo bilang untuk masuk ke Ghiblinya lewat Mall-nya saja. Jadi gw turun di Lobby Timur Mall Pacific Place. Trus sesuai arahan Kibo, gw naik lift ke lantai 4 dan menemukan pintu masuk The World of Ghibli Jakarta. For your information, pameran ini benar-benar baru rampung tanggal 30 Agustus kemarin. Beruntung gw memesan tiket tanggal 1 September, jadi gw tak perlu dua kali ke sana karena sudah rampung semuanya. (≧▽≦)
Masuk ke sana, kami menuju antrian untuk mendapatkan gelang tiket. Ternyata banyak loh turis-turis asing yang ke sini, terutama turis dari Jepang. Banyak keluarga-keluarga Jepang yang datang ke event ini. Pas antri, sebelah gw soalnya turis-turis Jepang yang masih berbahasa Jepang gitu. Wah sepertinya mereka memang menyempatkan untuk datang ke Indonesia khusus untuk melihat pameran ini. Studio Ghibli memang punya daya tarik tersendiri sih. Museum aslinya di sana saja laku keras tiketnya. Nah ini, pameran yang super banyak spot buat foto dan replika-replikanya pasti juga tidak boleh dilewatkan buat penggemar Studio Ghibli.
Setelah menukarkan tiket, langsung cus buat masuk dan melihat-lihat keajaiban Studio Ghibli. Area pertama yang dimasuki adalah area yang tidak boleh di foto. Di area ini ditampilkan poster-poster film-film Ghibli. Saran gw sih kalian nonton semua film Ghibli jadi kalian merasakan feel yang lebih saat melihat poster-poster tersebut. Gw sendiri sudah menonton semua film Studio Ghibli, kecuali film terbaru Ghibli yang berjudul The Red Turtle. Jadi gw tahu persis itu poster film apa dan adegan-adegan film dalam poster yang ditampilkan merupakan film apa. Gw sebenarnya kurang begitu suka si sama area non-photo ini. Ekspektasi gw akan ditampilkan area kerja Hayao dan sketsa-sketsa asli yang dibuat oleh beliau seperti yang ada di Museumnya. Ternyata hanya ada sketsa print gitu dan tidak ditampilkan per adegan gitu. Padahal di museumnya dijejerkan sketsa-sketsa asli yang diurutkan sehingga membentuk alur cerita. Lalu tidak diputarkan musik-musik dari film-film Ghibli saat melalui area non-photo ini. Padahal kalau diputarkan lagu, setidaknya jadi lebih terbangun feel bagi para pengunjung mengenang film-film tersebut.
Selesai melalui area non-photo, tibalah di area tempat berfoto ria. Pertama-tama langsung disambut oleh Laputa, kemudian pesawat terbang besar Colonel Muska (kalau gw ga salah ingat). Super! Trus terlihat pula permandian air panas di Spirited Away beserta toko-toko sebelum masuk ke tempat permandian air panas. Antrian terlihat untuk berfoto di Bakery Kiki dalam film Kikis' Delivery Service. Antrian di rumah Kusakabe, Totoro, dan Neko Bus juga terlihat. Namun masih lebih panjang untuk antri di bakery Kiki daripada ketiga spot tersebut. Selain itu masih ada replika Howl's Moving Castle, Ohmu dalam Nausicaä of the Valley of the Wind, perahu dalam When Marnie was There, Robot dan Flaptter flying machine dalam Castle in The Sky, hutan Kodama dalam Princess Mononoke, dan replika halaman depan rumah Arrietty.
Semakin siang, antrian bakery Kiki semakin panjang. Begitu juga rumah Kusakabe, Totoro, dan Neko Bus. Selain itu, ada cosplay Arrietty, Howl, dan No-Face (Kaonashi)! Beruntung gw sempat berfoto bersama ketiganya. (/◕ヮ◕)/ Saat berfoto dengan Arrietty, sepi gitu, bahkan pengunjung hanya berfoto di replika rumahnya saja tanpa berfoto bersama Arrietty. Mungkin pengunjung memang tidak tahu tentang Arrietty kali ya. Jadi si Arrietty tidak diajak foto bersama. (︶^︶) Berbeda sekali dengan Kaonashi. Pengunjung ramai dan antri untuk berfoto bersamanya. Howl juga begitu. Tidak banyak yang antri untuk foto bersama Howl. Padahal gw senang banget ada yang cosplay jadi Howl! Howl merupakan karakter yang gw sukai.  (•u•)♡ Gw sendiri sengaja memakai dress hitam ke sana. Soalnya biar mirip kaya Kiki. Hehehe (✿◠‿◠)
Gw seharian di sini, bahkan gw melewatkan makan siang gw. Gw baru makan siang jam 4 sore dong. Kelaparan~ Sesuai makan siang sore, gw lanjut masuk kembali ke venue, trus tak lupa gw melihat-lihat merchandise. Gw membeli gantungan kunci totoro dan coin pocket kecil Totoro biru gitu. Cukup menguras dompet ya belanja dua barang itu. =.="
Oia, satu hal lagi! Kalau kalian early bird saat beli tiketnya. Kalian bisa minta goodies bag gitu saat menukarkan gelang tiket. Ya cuma dapet 3 kipas dan satu bedak padat dari Emina si. Tapi lumayan lah meski lebih berharap dapat merchandise Ghibli daripada itu. Hahaha~
Nah itulah pengalaman gw saat datang di The World of Ghibli Jakarta. Gimana pengalaman kalian yang datang ke The World of Ghibli Jakarta?