Thursday, March 29, 2018

Movie Review: Jumanji: Welcome to the Jungle (2017)

Sumber: Google

Aku baru banget nonton Jumanji: Welcome to the Jungle ini. Tentunya bukan di bioskop kesayangan kita semua, melainkan di laptop. Kok bisa? Hihihi belum lama ini aku dapat unduhan film ini dari temenku. Jadi deh aku bisa nonton di laptopku sendiri. Psst jangan ditiru ya, kalau mau berkontribusi untuk film, kalian harus nonton di bioskop, bukan unduh filmnya atau beli bajakannya. ༼ ºلº ༽

Jumanji: Welcome to the Jungle
Sutradara : Jake Kasdan
Based on : Jumanji by Chris Van Allsburg
Produksi : Columbia Pictures, Matt Tolmach Productions, Radar Pictures, Seven Bucks Productions
Jenis Film : Action, Adventure, Comedy
Censor Rating : PG-13
Durasi : 119 menit

Sinopsis:
Empat anak sekolah menemukan sebuah konsol permainan video game tua dengan permainan yang belum pernah mereka dengar bernama "Jumanji". Mereka secara tidak sengaja "masuk" dan menjadi avatar yang mereka pilih.
Untuk mengalahkan permainan dan kembali ke dunia nyata, mereka harus menalani petualangan paling berbahaya dalam hidup mereka dan menemukan apa yang Alan Parrish tinggalkan 20 tahun yang lalu.

Wednesday, March 28, 2018

Journal: Cover for April

Untuk bulan April ini, aku mau membuat jurnalku berwarna hijau-hijau dan warna kombinasinya seperti coklat dan kuning. Awalnya aku bingung mau dibuat seperti apa cover untuk bulan April ini. Sampai akhirnya aku menemukan inspirasi yang oke banget. Inspirasi itu datang dari sesama bujoers yang tergabung dalam Boho Berry Tribe. Buat yang belum tahu, aku ini ikut bergabung dalam grup FB bernama Boho Berry Tribe. Pencetusnya bernama Boho Berry, itu nama alias sih, nama aslinya Kara. Dia bisa dibilang seleb Youtube juga, kalau kalian search di Youtube soal Kara atau Boho Berry, kalian pasti akan langsung menemukan channel-nya yang cute itu. Yap, dia itu salah satu inspiratorku dalam membuat jurnal ini.
Kembali ke topik, inspiratorku kali ini bukan datang dari Pinterest. Seperti yang sudah kusebutkan sebelumnya, aku mau me-recreate cover April dari Acadia Hughes. Keren banget deh cover yang dia buat. Sebelum me-recreate, tentunya aku permisi minta ijin dulu. Hihihi.
Ini hasilnya:
Recreation from Acadia Hughes
Karena ini recreation pastinya masih lebih bagus aslinya. Hahaha. Aku menunjukkan hasil recreation-ku ini ke Kibo. Kalian tahu apa tanggapannya?
"Maksudnya apa Bo burung dan rubah?"
Padahal saat itu aku kan menanyakan bagus tidaknya gambarku itu. Lalu kujelaskan saja bahwa ini hasil recreation dan aku tak tahu maksud dari disandingkannya burung dan rubah. Kalau mau tahu artinya kan mesti tanya si penciptanya. Ah aku jadi teringat quote dari buku The Purpose Driven Life karya Rick Warren. Warren mengatakan, kalau kita mau tahu tujuan dari hidup kita ini, ya kita harus menanyakan kepada Sang Pencipta. Kalau ga ditanyakan, bisa jadi kita malah menggunakan hidup yang sudah Tuhan kasih tidak sesuai dengan fungsinya. Bagus banget ga tuh?

Ah jadi ngelatur, kembali lagi ke topik. Setelah itu, aku kirim gambar asli buatan Acadia Hughes itu. Lalu kalian tahu apa komentar Kibo?
"Bunganya jauh amat Bo bedanya hahaha"
Aku pun tertawa. Si Kibo ini malah jadi mainan "cari perbedaan dari kedua gambar". Aku menjelaskan bahwa aku malas untuk membuat bunga seperti aslinya. Jadilah hanya kubeli titik-titik putik di tengahnya saja. Lalu komentar Kibo:
"Soalnya punya Abo kaya bola kristal gitu. Kalo ga kaya takoyaki tapi yang jualnya pelit jadi juhinya cuma dikasi seiprit."
Sontak aku tertawa lagi. Si Kibo sekarang jadi ngepantun. Hahaha. "Yang jualnya pelit, jadi juhinya cuma dikasi seiprit". Hahaha. Sampai akhir, Kibo sama sekali tidak memuji hasil recreation aku ini.  Ckck. Dasar emang dia pelit banget buat muji orang. Huh.

Monday, March 26, 2018

Pertanyaan Ajaib saat Menginjak Umur 25, Kapan Nikah?

Ya ampun bentar lagi bulan Maret berakhir guys. Tak terasa sudah mau memasuki bulan keempat di tahun 2018 ini. Perasaan baru kemaren deh ngerayain tahun baruan. Tahu-tahu sudah mau April saja. Ckck. Kalau sudah April, berarti tiga bulan lagi aku akan bertambah tua, yaitu sudah seperempat abad aku berada di bumi ini. Astaga! Umur seperempat abad berarti umur kalau ketemu orang akan ditanya, "Kapan nikah?" Jengjengjeng jenggg!!!
Tak bisa dipungkiri memang, akhir-akhir ini kalau aku ketemu relasi pasti akan ditanyakan pertanyaan ajaib satu itu. Baru bangettt kemarin aku ditanya seperti itu dan aku cuma bisa terdiam mesem-mesem dan tak ingin menjawab. Yang ada di kepalaku saat itu adalah sebuah pertanyaan, mengapa sih kalau ketemu orang tuh yang ditanya pasti pertanyaan ajaib macam itu deh. Ya gak selalu "Kapan nikah?" sih tapi tergantung dari umur kita saat itu. Misal kalau umur-umur anak kuliahan, yang ditanya pasti "Kapan lulus?". Kalau kita sudah lulus, pasti ditanya lagi,"Kapan dapat kerja?" dan pertanyaan "Kapan" lainnya.
Hmm...
Memang sih tahun 2018 ini tuh tahun saat teman-teman seusiaku melangsungkan pernikahan. Tahun untuk memulai kehidupan baru yang bukan sendiri melainkan kehidupan bersama orang yang dipilih untuk menemani hidup sampai maut memanggil. Buktinya saja di bulan Maret ini, undangan pernikahan datang bertubi-tubi. Bahkan hari berlangsungnya pernikahan mereka pun berurut, ada yang tanggal 30 Maret dan ada pula yang tanggal 31 Maret. Minggu kemaren, tanggal 25 Maret pun temanku baru saja melangsungkan resepsi pernikahannya. Kemudian nanti tanggal 7 April, satu undangan kembali dikirimkan. Waah aku turut bahagia untuk teman-teman seangkatanku tersebut. Sedangkan aku? Hehehe jangan tanya aku soal itu yah. Hehe.
Kalau bisa kufilter pertanyaan yang akan dilontarkan terhadapku, sepertinya pertanyaan ajaib satu itulah yang akan kusaring supaya aku tidak mendapatkan pertanyaan macam itu. Haha. Tapi itu cuma bisa dilakukan di dalam angan-anganku saja. Ah atau bisa? Ini bisa jadi ide gila dan keren ga sih kalau benar bisa terwujud? Hahaha. Kalau boleh jujur sebenarnya aku tak masalah sih dapat pertanyaan macam itu. Orang yang bertanya itu pun kuyakin cuma basa-basi saja. Karena toh memang percakapan basa basi di Indonesia ini pasti ya seputar itu. Pertanyaan kapan itu. Iya kan? Kalau sudah begitu, ya sudah jangan dikeluhkan dan terima saja dengan lapang dada. Tapi jangan pasrah juga sih apalagi sampai baper dan marah-marah. Cukup beri senyuman saja dan tak usah dibahas lebih lanjut. Ganti topik pembicaraan kalau perlu. Namun, sebenarnya pertanyaan tersebut juga jadi sebagai pengingat untuk kita gitu loh. Oh iya ya sudah saatnya aku untuk menikah. Pikiran seperti itu pun jadi mulai terbesit di benakku. Namun pernikahan bukanlah suatu hal yang bisa diputuskan dengan cepat. Mentang-mentang sudah punya pasangan kan belum tentu juga bisa langsung nikah. Apalagi kalau sudah menikah itu, ya tidak boleh cerai. Jadi aku benar-benar harus memilih pasangan yang tepat daripada aku menyesal di kemudian hari.
Pernah di suatu hari Minggu, pak pendeta berkata begini,"Menyesal saat salah beli barang paling dirasain cuma beberapa hari. Menyesal karena salah pilih pasangan akan dirasakan seumur hidup. Sedangkan menyesal karena tak mau ikut Tuhan akan dirasakan selamanya dalam kekekalan."
Ah kalau sudah ingat soal ini, aku jadi mulai bimbang lagi kan. Pasti ada deh rasa di hati kebimbangan itu. Tapi kadang kala aku juga sudah merasa mantap. Tapi...ah tak tahu deh. Kalau kalian gimana sih? 
Aku pernah diceritakan oleh teman sekerjaku dulu saat aku sedang proyekan di Karawang. Dia menceritakan pengalamannya saat mau menikah dan memberi nasihat. Dia bilang, semakin mendekati hari pernikahan, pasti ada saja perasaan bimbang. Benarkah si dia adalah orang yang tepat? Yang bisa kita lakukan ya berdoa agar Tuhan bukakan jalan dan beri petunjuk agar kita bisa tahu siapakah si pemilik tulang rusuk ini. Ceileh bijaknya. Hahaha. Tapi bener loh. Cuma bisa dengan kekuatan doa. Soalnya kalau karena cinta, cinta itu terkadang buta loh. Kalau sudah dibutakan oleh cinta terus ternyata pasangan kita itu brengsek dan baru ketahuan saat sudah menjalani kehidupan pernikahan, ya kita akan menanggungnya sampai mati. Jadi jangan sampai deh ya kita salah pilih pasangan. Amin.

Friday, March 23, 2018

Main AoV Mental Tempe

Pos kali ini aku mau curhat ah...Curhatannya ga penting sih..soal pengalamanku saat bermain Arena of Valor (AOV), MOBA yang lagi happening gitu deh, yang suka dikatain "MOBA kok Batman".  Lah itu icon laba-laba oi bukan kelelawar! Iiiihhh suka-suka aku dong, kan yang nulis aku, bukan kamu. hihihi.
Oh ya, game ini sudah sempat aku bahas di posku yang ini. Buat yang penasaran, boleh dicek langsung. hihii.
Jadi curhat ga nih?
Eh jadi-jadi! (゜o゜)
Gini nih ceritanya...

Aku sudah cukup lama ya main AoV ini. Emm kira-kira sudah 7 bulan nih aku mainin ini game. Kalau ibu-ibu hamil, udah bikin selamatan 7 bulanan kali ya aku. Hehe. Saat ini sih aku sudah level 30 dan berada di rank Platinum V. Hero dan skin yang aku punya juga sudah cukup lumayan lah. Lebih dari 20 ada.
Ih sombong!
Bukan maksud nyombong, aku cuma pengen ngedeskripsiin kondisi aku saat ini saja. Nah yang aku permasalahin sih gini...Aku itu tipe orang yang saat battle ga akan mau menyerah sampai titik darah penghabisan. Jadi kalau base masih utuh dan belum hancur alias loss, aku pantang nyerah dan percaya akan adanya comeback. Namun karena ini game online dan bermain dengan pemain manusia lain yang entah siapa itu aku tak kenal...sering kali dalam match aku menemukan orang-orang yang main dengan mental tempe. Mental tempe tuh maksudnya lembek gitu. Dikit-dikit inisiasi menyerah. Bahkan saat keadaan lagi memimpin, sempat-sempatnya ada orang yang pencet tombol menyerah. Bingung deh aku.


Ini bukan maksudnya aku nyalahin orang yang mencet tombol menyerah itu ya. Soalnya meski ada yang mencet tombol menyerah, kan masih ada empat orang sisanya yang bisa memilih untuk menyerah atau tetap bertarung. Nah jadi yang mau aku bahas tuh karena aku ini cuma punya teman main yang sedikit, mentok-mentok juga 2 orang teman main bareng, si Keket dan Kak Aji saja, jadi seringnya aku tuh main sendirian. Untuk MOBA game ini tuh berat loh main solo. Untung-untungan gitu. Kadang ketemu pemain yang suka marah-marah tapi skill-nya nol. Ada yang mainnya ga jelas dan kerjanya mati terus. Malah yang paling parah tuh ketemu orang yang AFK gitu. Sumpah ini sampah banget orang yang AFK apalagi AFK-nya di ranked match. Ugh ngeselin banget deh! Kayanya selain dikasih hukuman pengurangan skor gamer, tim Garena perlu juga kasih hadiah buat anggota-anggota yang setim sama si orang AFK itu. Soalnya berat banget pertarungan kalau ada satu anggota yang AFK. Sudah kalah, habis waktu, bikin bete doang malah. Ugh.
Ah jadi ngelantur ke mana-mana kan aku. Hmm. Sebenarnya, dari bermain AoV ini aku bisa mendapatkan pelajaran hidup loh. Aku dilatih untuk mengambil keputusan dalam hitungan detik. Misalnya saja saat di jalur tengah teman-teman sedang war dan aku sendirian di jalur bawah. Saat itu aku harus milih, pergi ke tengah untuk bantu teman-teman war atau tetap lanjut dan push tower. Seringnya sih aku push tower karena kalau tidak di push, gimana bisa maju sampai ke base kan. Tapi kadang kala pilihan untuk push tower itu merupakan pilihan yang salah. Misalnya saja saat teman-teman aku semuanya mati dan tinggal aku seorang diri yang hidup. Kalau sudah begitu, aku harus kembali ke markas dan melindungi tower-tower yang ada. Ini nih yang bikin susah main kalau main solo. Ga bisa koordinasi. Kalau bisa komunikasi gitu kan aku bisa nanya, apakah teman-teman yang sedang war tersebut sanggup untuk menahannya atau aku harus pergi ke sana. Yah sekali lagi, di sini aku jadi belajar betapa petingnya suatu komunikasi itu.
Selain itu, aku juga dilatih untuk penguasaan diri. Saat sedang fight one on one dan musuh sudah hampir mati namun selamat dengan masuk ke tower, kadang aku terpancing juga untuk mengejarnya hingga ke tower musuh yang berakhir dengan matinya aku karena ditembak tower. Aku jadi tersadarkan untuk menahan nafsu membunuh. Apalagi saat menginjak rank platinum. Permainan sudah berbeda deh dari permainan saat aku masih di rank silver apalagi bronze. Musuh-musuh tuh lebih jago-jago gitu. Jadi mainnya pun pakai strategi juga. Item-item kubeli bukan pakai rekomendasi lagi. Tapi jadi memilih sendiri mau pakai item apa, tergantung dari musuh-musuh yang dihadapi.
Ah jadi so so ngasih makna kehidupan begini. Intinya sih buat kalian yang baca posku dan kebetulan main AoV juga, jangan lupa add aku ya dengan ID furisukabo. Aku suka main di sore hari ataupun malam hari. Lah jadi promosi. Ehehehe. 
Oia, satu lagi nih yang ga aku suka kalau lagi main AoV, yaitu saat ketemu orang yang ngomong kasar. Sadar ga sih kadang dengan ngomong kasar di chat itu bikin suasana permainan jadi ga enak? Malah yang ada bikin mental tim jadi turun dan berakhir dengan kekalahan. Emangnya dengan ngomong kasar begitu akan membalikan keadaan dan pasti menang? Kan enggak. Kualitas seorang pemain itu bisa terlihat dari skill saat bermain. Bukan dari kata-kata yang diucapkan. Malahan aku tuh ga respect sama orang yang ngomong kasar, meskipun dia yang jadi MVP sekalipun. Tapi attitude-nya tuh nol besar di mataku. Ckck. Terus ya, dengan ngomong kasar gitu malah bikin ngeracunin pemain lain buat ikutan ngomong kasar. Ya contohnya saja kalau yang main bocah-bocah gitu. Dia malah jadi ikutan marah-marah dan ngomong kasar pula kan. Namanya juga bocah ya, emosinya masih labil. Huft. Ah mungkin orang yang ngomong kasar itu emang masih bocah kali ya. Jadi so so jago dan so marah-marah. Ckck.

Udah deh curhatan tak berfaedah dari aku ini. Mohon maaf ya apabila ada yang tersinggung, aku tidak maksud membicarakan seseorang kok, cuma pengen meluapkan uneg-uneg di hati saja. Hehe.

Thursday, March 22, 2018

Series Review: Westworld Season 1 (2016)

Sumber: IMDb.com
Sejujurnya aku nonton American thriller series ini sudah lebih dulu daripada drama Korea Missing You. Bahkan Westworld ini sudah Kibo rekomendasikan untukku tonton dari sejak Game of Throne heboh. Kalau Kibo nonton ini karena series Game of Throne belum keluar dan jadi selingan saat menunggu episode Game of Throne dirilis, aku nonton ini karena yaaa baru banget selesai maraton nonton Game of Throne. Hahaaha. Aku memang termasuk orang yang terlambat nonton Game of Throne. Aku benar-benar baru nonton Game of Throne saat season 7 sedang dirilis. Jadi binge watch gitu deh aku. Eh pos ini bukan mau membahas soal Game of Throne. Tapi Westworld, American thriller series yang baru banget kuselesaikan kemarin. Daaannn ini gambaran singkat tentang series satu ini.






Wednesday, March 21, 2018

Pengalaman Jadi Anggota di Nusaresearch

Gimana sih cara dapat uang dengan mudah dan kerja di rumah saja??  
Kali ini aku mau kasih tahu kalian caraku dapat uang dengan mudah nih. Caranya yaitu jadi responden survei gitu.
Hah? Maksudnya gimana nih?
Nah aku itu salah satu orang yang suka jadi responden dan mengumpulkan poin hasil isi survei untuk kemudian poin tersebut kutukarkan dengan uang atau hadiah yang tersedia lainnya. Nama komunitas tempatku jadi responden survei untuk mendapatkan uang dengan mudah adalah Nusaresearch. Buat yang penasaran, bisa banget langsung cus ke situsnya di www.nusaresearch.net ya!

Jadi di Nusaresearch ini setiap anggotanya memiliki kesempatan untuk menjawab survei dari berbagai perusahaan, organisasi, ataupun kelompok yang berbeda. Survei tersebut digunakan untuk menjadi data pendukung riset pasar dan menjadi bahan pertimbangan untuk strategi pasar mengenai produk, jasa, maupun organisasi. Anggota yang telah bergabung dalam komunitas survei Nusaresearch ini akan menerima sejumlah poin dari mengisi survei ataupun dari mengajak teman baru bergabung dalam komunitas ini. Nah poin tersebut bisa digunakan untuk penukaran hadiah. Hadiahnya apa saja sih? Ada pulsa, uang tunai, ataupun penukaran produk dari mitra Nusaresearch.Tapi selain kita bisa mendapatkan hadiah dari penukaran poin tersebut, kita juga berkontribusi dalam pemberian ide kita untuk meningkatkan pengembangan produk atau jasa dalam memenuhi kebutuhan kita di masa depan. Keren ga tuh?

Sumber: Nusaresearch,net

Pengalamanku Bergabung di Komunitas Nusaresearch
Berbeda dari situs-situs penyedia survei lainnya, Nusaresearch ini punya survei-survei yang pengerjaan satu surveinya rata-rata cuma makan waktu 5 menit saja. Jadi aku ga bosen buat ngisi survei-survei yang ada. Terus surveinya juga banyaaak. Dengan begitu kan poin akan ngalir terus dong...hihihi. Nih tampilan dari daftar Survei Publik yang tersedia:
Sumber: Nusarearch.net
Banyak kan guys daftar surveinya?? Selain survei yang ada di daftar ini, kita juga bisa diundang untuk berpartisipasi dalam survei yang hadiahnya itu bisa 1000 poin loh. Tim Nusaresearch nanti akan mengirimkan kita surel (email) untuk berpartisipasi dalam survei 1000 poin tersebut. Untuk bisa mendapatkan undangan tersebut, kita harus mengisi Survei tentang diri Kita. Gunanya agar tim dari Nusaresearch ini bisa mengirimkan kita survei yang memang sesuai dengan kita sebagai respondennya. Asik banget kan?

Nah selain dapet poin dari isi survei publik, kita juga bisa loh nyumbang ide dengan bikin pertanyaan survei cepat. Maksudnya??
Iya jadi di Nusaresearch ini ada program yang namanya Survei Cepat. Di sini kita bisa membuat pertanyaan gitu untuk bisa dijawab oleh anggota lainnya. Tim Nusaresearch ini akan memilih secara acak 25 pertanyaan dan 25 pertanyaan tersebut akan dipublikasikan di halaman muka setiap hari Selasa tiap minggunya. Untuk setiap pertanyaan yang terpilih ini akan diberikan hadiah 10 poin kepada si pembuat pertanyaan. Terus Survei Cepat ini akan dibuka untuk jumlah responden yang tidak terbatas dalam satu bulan. Setiap anggota dapat berpartisipasi dalam:

  • Menjawab survei untuk mendapatkan 1 poin khusus untuk 250 responden pertama (dengan survei cepat yang memiliki jumlah responden kurang dari 250). Maksimal menjawab 5 pertanyaan per harinya.
  • Menjawab survei untuk memberikan vote (dengan survei cepat yang memiliki jumlah responden 250 atau lebih). Buat yang ini tidak ada batasan bagi anggota yang ingin berpartisipasi dalam memberikan vote. Tapi dapat 1 poinnya khusus untuk 250 responden pertama nih.
Lalu seluruh survei tersebut akan ditutup setiap hari Selasa tiap minggunya dan akan dibuka survei cepat yang baru pada hari yang sama. Admin akan memilih 1 hasil Survei Cepat dengan responden terbanyak dengan waktu tercepat tiap minggunya untuk mendapatkan hadiah spesial berupa 500 poin. Tapi syaratnya survei tersebut harus mendapatkan minimum 300 respon.

Terus, masih ada satu cara lagi nih buat dapetin poinnya, yaitu dengan mengundang temanmu untuk bergabung dalam komunitas Nusaresearch ini! Caranya ya dengan membagikan link ke teman kita. Nih kalau kalian mau gabung, bisa banget klik link berikut:
http://nusaresearch.net/public/register/register/refUserName/334615
Setiap teman yang pakai link tersebut akan mendapatkan 15 poin langsung ke akunnya. Sedangkan kita bisa mendapatkan 10 poin hadiah apabila teman yang kita undang tersebut melengkapi prosedur registrasi. Nah kalau teman yang kita undang tersebut sudah mendapatkan seratus poin, kita bisa mendapatkan 50 poin bonus. Asik kan??

Saat ini aku baru mengumpulkan sedikit poin dan belum bisa kutukarkan dengan hadiah yang ada. Minimal harus punya 500 poin dulu untuk mendapatkan hadiahnya. Nah 500 poin itu setara dengan Rp 25.000 pulsa/iPay/PayPal/Go-Pay. Maksimal penukaran poin adalah 5.000 poin yang setara dengan Rp 250.000. Penukaran poin ini terbagi dalam 2 periode. Jadi jangan marah-marah dulu pas ditukar poinnya, hadiahnya belum dapat. Sabar sayang...Jadi gini mekanismenya...
  1. Daftar untuk menukar poin, terbagi dalam 2 periode. Periode pertama tanggal 11-25 dan periode kedua tanggal 26 hingga tanggal 10 bulan berikutnya. Terbagi 2 untuk penukaran pulsa ya. Kalau untuk iPaymu (E-Wallet) hanya dalam satu periode saja, yaitu tanggal 26 hingga tanggal 25 bulan berikutnya.
  2. Konfirmasi penukaran. Penutupan konfirmasi penukaran pulsa melalui telepon pada tanggal 30 atau 31 untuk periode 1. Sedangkan untuk periode 2 itu penutupan konfirmasi penukaran pulsa melalui telepon pada tanggal 15. Nah kalau untuk iPaymu (E-wallet), penutupan konfirmasi penukaran E-wallet melalui telepon pada tanggal 30 atau 31 tiap bulannya.
  3. Penutupan Periode Penukaran. Untuk penukaran pulsa, periode 1 ditutup tanggal 4 bulan berikutnya pukul 00:00, sedangkan untuk periode 2 ditutup tanggal 18 bulan berikutnya pada pukul 00:00. Kalau untuk iPaymu (E-Wallet), penutupan dilakukan tanggal 4 bulan berikutnya pukul 00:00.
Jadi sabar saja ya guys buat nunggu hadiahnya. Tak akan terlambat kok. Pasti dapat! Sudah banyak yang membuktikannya. hihi.

Sooo, kapan lagi bisa dapat uang dengan mudah dan kerja di mana saja dan kapan saja! ^^ Buruan klik ini sekarang juga!

Monday, March 19, 2018

Book Review: DILAN dia adalah Dilanku tahun 1990

Judul                       : DILAN dia adalah Dilanku tahun 1990
Penulis                   : Pidi Baiq
Jumlah Halaman   : 332 Halaman
Tahun Terbit         : 2014
Penerbit                 : DAR! Mizan
Kategori                 : Remaja
Sinopsis:

"Milea kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja." (Dilan 1990)

"Milea jangan pernah bilang ke aku ada yang menyakitimu, nanti besoknya, orang itu akan hilang." (Dilan 1990)

"Cinta sejati adalah kenyamanan, kepercayaan, dan dukungan. Kalau kamu tidak setuju, aku tidak peduli." (Milea 1990)



Thursday, March 15, 2018

Series Review: I Miss You / Missing You (2013)

Setelah drama W - Two World, kali ini aku nonton drama yang lebih jadul lagi nih dari W. Drama ini dirilis tahun 2012 akhir hingga Januari 2013 lalu. Judulya I Miss You.

Sumber: AsianWiki

Penulis : Moon Hee Jung
TV : MBC
Genre : Romance, Melodrama, Crime, Mystery
Episode : 21
Tanggal Rilis: 7 November 2012 - 17 Januari 2013
Cast:

Wednesday, March 7, 2018

Jalan-Jalan ke Madiun: Kota Gadis

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 25 Februari 2018, aku mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Kota Gadis alias kota Madiun. Penasaran ga sih kenapa disebut Kota Gadis? Awalnya aku sendiri tak tahu kalau Madiun ini disebut sebagai Kota Gadis. Sampai akhirnya teman kantorku nyeletuk, "Tau ga kenapa Madiun disebut Kota Gadis?". Baru deh aku ngeh soal sebutan kota Madiun ini. Nah kalian sendiri tahu tidak kenapa? Kalau tak tahu, aku kasih tahu deh. Aku kan baik #plak malah muji diri sendiri. Tak apa dong, daripada tak ada yang muji. Hihi. Jadi, Madiun disebut Kota Gadis itu bukan karena di Madiun banyak wanita-wanita yang masih jomblo eh belum menikah maksudku. Tapi disebut gadis karena merupakan singkatan dari perdaGAngan, penDIdikan, dan induStri. Disingkat jadi GADIS deh! Hihi. Lucu ya.

Tuesday, March 6, 2018

Movie Review: Red Sparrow (2018)


Awalnya sih aku ga berniat buat nonton film. Namun adikku ini semangat banget buat ngajak nonton Red Sparrow. Tanggal 2 Maret 2018 kemaren film ini rilis di bioskop kesayangan kita. Nah tanggal 3 Maretnya langsunglah aku, Olen, dan Ray pergi nonton film ini. Kami memutuskan untuk pergi ke Mall Taman Anggrek. Sesampainya kami di sana, kami langsung cus ke XXI untuk membeli tiket. Kami sampai di sana sekitar pukul 12.00 kurang. Jadi kami memutuskan untuk nonton jam 12.45 WIB. Wah studio sudah hampir penuh setengahnya. Beruntung masih dapat di area tengah-tengah which is benar-benar di tengah. Tapi agak pinggir dikit sih. Hehe. Harga tiket hari Sabtu Rp 60.000 per orang. Mahal sih...maklum nontonnya di Mall Taman Anggrek sih. Tapi kalau mau ke bioskop yang murah, ongkos ke sananya mahal juga. Jadi yasudahlah~

Red Sparrow
Sutradara : Francis Lawrence
Produser : Jenno Topping, Peter Chernin, David Ready, Steven Zaillian
Penulis : Justin Haythe
Produksi : 20th Century Fox
Jenis Film : Misteri, Thriller
Censor Rating : 21+
Durasi : 138 menit

Sinopsis:
Dominika Egorova (Jennifer Lawrence), seorang mantan ballerina dimanipulasi menjadi Red Sparrow. Ia dilatih untuk menggunakan tubuh dan pikirannya sebagai senjata. Hal itu dilakukan Dominika demi menebus pengobatan ibunya yang sedang sakit.

Ia harus menjalani berbagai misi berbahaya yang terpaksa dilakukannya. Termasuk bertemu dengan seorang agen CIA (Joel Edgerton) dan menjalankan misi tersebut bersama dengannya.

Monday, March 5, 2018

Movie Review: Black Panther (2018)


Bertepatan dengan hari kasih sayang, film Marvel satu ini dirilis. Yap tanggal 14 Februari 2018 kemarin akhirnya si Black Panther ini keluar guys. Namun saat itu aku dan teman-temanku nonton Eiffel I'm in Love 2 dulu dong daripada si panther satu ini. Kenapa? Ya karena kami sudah janjian buat nonton Eiffel I'm in Love 2 di hari kasih sayang saja sih. Habis lagi pengen nonton yang romantis-romantis ketimbang yang action. Hihihi. Baru deh tanggal 23 Februari 2018 lalu akhirnya aku nonton Black Panther. Aku nonton di CGV Slipi Jaya. Pas banget nih lagi ada diskon dari BCA karena BCA sedang berulangtahun. Lumayan nih jadi nomat alias nonton hemat. Hehehe. Satu tiket untuk hari Jumat saat itu Rp 40.000. Berhubung dapat diskon, jadi Rp 31.900 per orangnya. Wah lumayan banget kan?! Aku nonton jam 19.30 WIB padahal dari jam 18.00 WIB aku dan Keket sudah di sana. Oh ya, aku nonton sama Keket dan Olen. Janjian ketemuan sama Olen di Slipi Jaya. Sebelum nonton, kami makan dulu di Solaria. Daripada nanti perut bunyi saat nonton film. Kan malu. Hehe

Black Panther
Sutradara : Ryan Coogler
Produser : Kevin Feige, David J. Grant
Penulis : Joe Robert Cole, Ryan Coogler
Produksi : Walt Disney Pictures
Jenis Film : Action, Adventure, Sci-Fi
Censor Rating : 17+
Durasi : 134 menit

Sinopsis:
Sebagai Raja baru dari Wakanda, T'Challa (Chadwick Boseman) masih bergumul mengenai perasaannya atas meninggalnya sang ayah, T'Chaka (John Kani). Namun ia kemudian memutuskan untuk meneruskan perjuangan sang ayah.

Ketika Wakanda berada dalam ancaman dua musuh berbahaya yang dapat mengancam keselamatan negara, Black Panther berusaha membuktikan diri sebagai raja sejati Wakanda. Ia harus menggunakan kostum barunya serta kekuatannya untuk membela Wakanda dan negara lainnya.