Friday, March 29, 2019

Series Review: Hello Monster (2015)

Masih ingin lanjut nonton drama korea... Akhirnya aku menjatuhkan pilihan pada series Hello Monster. Kenapa aku pilih drama korea ini? Habis ceritanya tentang detektif polisi gitu. Jadi banyak crime scene atau lebih tepatnya kasus pembunuhan. Untuk aktris atau aktornya sendiri, aku cuma kenal sama Jang Nara dan dua orang cameo, yaitu si Min Sung Wook dan Kim Jae Young. Bohong deh. Tentu aku juga sadar dong kalau ada si ganteng Park Bo Gum di situ meski ga jadi tokoh pria utama. Makin penasaran dong.

Hello Monster / I Remember You (2015)
Sumber: asianwiki


Sutradara
:
No Sang Hoon
Penulis
:
Kwon Ki Young
TV
:
KBS2
Jenis Film
:
Romance, Crime, Misteri
Total Episode
:
16 episode
Tanggal Rilis
:
22 Juni – 11 Agustus 2015
Cast
:

Sumber: Asianwiki


Rangkuman
Prof. Lee Joong Min (Jeon Kwang Leol) bekerja sebagai psikiater yang menangani pasien berupa tahanan gangguan mental di kantor polisi. Salah satu pasien yang ditangani Lee Joong Min adalah Lee Joon Yeong yang mulai mempengaruhi Lee Joong Min dengan perkataannya. Selain sebagai psikiater, Joong Min sendiri adalah seorang ayah dengan dua orang anak. Si sulung bernama Lee Hyun (Seo In Guk) dan si bungsu bernama Lee Min. Karena pengaruh Lee Joon Yeong, Joong Min mulai memperlakukan Hyun secara khusus dengan mengurungnya di kamar basement sehinggan Hyun terasingkan dari dunia luar.

Saat hari sidang penjatuhan hukuman pada Lee Joon Yeong, opsir tahanan melihat kondisi dari Joon Yeong. Melihat sikap dari Joon Yeong yang "belagu", kedua orang opsir tersebut menjadi kesal dan memukuli Joon Yeong. Karena Joon Yeong tak sadarkan diri dan saat memeriksa nadi di leher Joon Yeong tak berdetak, kedua opsir tersebut panik dan segera menghubungi ambulance. Ketika ambulance datang, kedua opsir tersebut diminta untuk ikut serta oleh petugas ambulance. Saat diperjalanan, Joon Yeong ternyata tidak meninggal dan mobil ambulance tersebut adalah mobil ambulance komplotannya Joon Yeong agar Joon Yeong bisa melarikan diri.

Malam hari, Joon Yeong datang ke rumah Joong Min. Terjadi pergelutan dan diakhiri dengan meninggalnya Joong Min. Ketika terjadi pertengkaran tersebut,  Min kecil sadar dan berusaha untuk melarikan diri. Ia menyelinap keluar rumah dan bersembunyi di mobil yang ternyata adalah mobil Joon Yeong. Hyun yang terkurung di kamar bawah tanah tak dapat berbuat apa-apa untuk menolong ayahnya. Ketika ia bisa keluar dari kamar bawah tersebut, ia cuma bisa mendapati ayahnya sudah bersimbah darah dan Min sudah menghilang.

Beberapa tahun pun berlalu, Hyun kini tinggal di Amerika dan menjadi profesor dalam bidang kriminal, lebih tepatnya seorang profiler krimal. Karena ia mendapat kiriman surel terkait kasus yang sengaja dikirim oleh si pembunuh untuknya, Hyun pun kembali terbang ke Korea untuk mencari tahu siapa dalang dari kasus pembunuhan tersebut.

Setibanya di Korea, ia mendapati bahwa di lokasi kejadian ada lukisan dengan tandatangan Min, adiknya yang hilang. Hyun pun berpikir bahwa kasus tersebut akan membawanya bertemu kembali dengan Min. Sedangkan Cha Ji An (Jang Na Ra), seorang detektif polisi, langsung menyadari siapa sebenarnya Hyun yang ada di lokasi kejadian tersebut. Ya, Hyun adalah kata kunci untuknya menemukan ayahnya kembali yang dahulu disebut sebagai komplotan Lee Joon Yeong dengan membantunya kabur dari penjara.

Kasus demi kasus menuntun Hyun dan Ji An untuk menemukan Min dan tentunya menuntunnya juga untuk menemukan Lee Joon Yeong, pembunuh psikopat yang sudah membunuh ayah Hyun dan membuat nama baik ayah Ji An tercoreng.

Review
Ada keganjilan yang aku temukan saat menonton drama korea Hello Monster ini. Pertama, Hyun kecil tidak punya tahi lalat di bawah mata kirinya, sedangkan Hyun besar punya. Kemudian ketika misterinya sudah mulai terkuak, acting dari pemainnya tuh jadi kelihatan tidak wajar. Seolah-olah aslinya jadi kelihatan gitu. Padahal di awal-awal kan tidak begitu ketara gitu kalau ada udang di balik bakwan eh batu. Dan satu lagi, ada adegan Hyun ketiduran di sofa tanpa senderan saat mantengin Ji An yang tertidur di sofa yang ada senderannya. Kalau aslinya, mana mungkin sih bisa tiduran tanpa senderan gitu. Yang ada uda jatoh kali. 

Tidur Duduk di Sofa Tanpa Sandaran
Untuk cerita awal si aku agak merasa bosan. Soalnya pengantar ke kasusnya tidak begitu menarik buatku. Tapi aku tetap lanjut saja nonton karena ingin lihat wajah ganteng Park Bo Gum. Hihihi. Dan memang acting Park Bo Gum bagus banget menurutku. Creepy dan misteriusnya dapet!!! Ga nyangka Bo Gum jadi karakter antagonis di film ini. Soalnya kan biasanya doi jadi pemeran protagonis ya.

Kalau untuk romance jangan harap banyak ya. Kurang greget lah kalau di sini. Cari romance memang harus di drama Korea lain yang bukan crime begini. Emmm bisa dibilang tidak sedapet romance yang dihadirkan di City Hunter. Sangat disayangkan. Padahal kan nonton drama korea suka ngarep adegan romantis yang bikin meleleh itu ya. Di sini sih kebanyakan menguak kasusnya gitu.

Untuk acting Jang Na Ra, sejujurnya aku kurang suka. Apa karena aku ga suka karakter Ji An kali ya? Untung ada Park Bo Gum yang membawakan karakter Jung Sun Ho dengan sangat ciamik. Aku jadi tetap lanjut nonton film ini sampai akhir deh. Soalnya penasaran dengan ending dari si Jung Sun Ho ini.

Tapi sayang, lagi-lagi episode akhirnya tidak cukup memuaskanku. Ending-nya ngegantung coy!!! Maklum aku ga suka ending yang gantung-gantung begini. Mungkin maksud si penulis supaya penonton saja yang menyimpulkan akhirnya jadi bagaimana. Huft. Tapi aku lebih suka yang jelas aja diceritakan.

Rating dari IMDb untuk Hello Monster/I Remember You ini adalah 7,9 dari 10. Kalau menurut opiniku, Hello Mosnter ini cukup diberi bintang tujuh saja dari sepuluh. Maafin...
(7/10)

Tuesday, March 26, 2019

Series Review: Stranger Things Season 1 (2016)

Saat aku sedang cari inspirasi untuk membuat halaman tentang series yang kutonton di jurnalku, aku melihat bahwa orang-orang banyak mencantumkan Stranger Things sebagai salah satu series yang recommended untuk ditonton. Bahkan sampai ada yang berkomentar seperti ini:
"OMG. This is so so crazy! I can't stop wait this series episode go out!!!"
Yang artinya:
"Gila gila gila! Ini sungguh sungguh gila! Gw ga sabar buat nunggu episode series ini keluar!!"
Bikin gw penasaran, emang sebagus itu ya series Stranger Things ini???



Stranger Things Season 1
Sutradara
:
Matt Duffer, Ross Duffer, Shawn Levy
Penulis
:
Matt Duffer, Ross Duffer, Jessie Nickson-Lopez, Paul Dichter, Justin Doble, Jessica Mecklenburg, Alison Tatlock
TV
:
Netflix
Jenis Film
:
Drama, Fantasy, Horror
Total Episode
:
8 episode
Tanggal Rilis
:
15 Juli 2016
Cast
:

























Review
Dari awal nonton, sudah dibikin penasaran banget. Cut off antar episodenya tuh bikin penasaran teruuuss! Ga heran orang-orang yang nonton saat series ini masih on going tuh ga sabar untuk cepat nonton episode selanjutnya. Habis bikin penasaran terus sih. Terus efek misterinya juga dapet. Aku harap-harap cemas saat nontonnya. Apalagi kalau sudah mulai muncul sosok-sosok monsternya. Bikin jantung mau copot!

Secara keseluruhan aku suka sama misteri yang ditampilkan. Satu per satu misteri akhirnya terkuak dan terpecahkan. Terus geregetan gitu sama Jonathan dan Nancy yang sok sok berani buat bunuh monsternya. Padahal kan mereka belum tahu bisa bunuh monster itu pakai cara apa. Paling bikin tegang tuh saat si Nancy masuk ke dunia upside down. Ugh!!! Ketengangan yang dihadirkan tuh dapet banget deh!! Kalau ga percaya, nonton saja sendiri. Hahaha.

Romansa yang dihadirkan juga cukup oke. Konflik-konflik antara pacar atau konflik antar sahabat juga cukup seru buat diikuti. Musik latarnya juga pas. Kalau ditanya bosen ga nonton series ini? Aku akan mantap menjawab tidak. Ya habis selalu dibikin penasaran dan pengen cepetan tahu ada apa di balik itu semua. Hahaha.

Rating dari IMDb untuk Stranger Things Season 1 adalah 8,9/10. Wah lebih tinggi dari rating untuk Titans Season 1 loh!! Tapi memang keren sih!! Hehe. Rating dariku 9 dari 10 bintang!!!
(9/10)

Rangkuman
Berlatar belakang jadul alias jaman dulu, series ini membawa kita ke era jaman saat TV masih hitam putih, belum ada CD melainkan kaset musik yang diputar pada tape, serta masih digunakannya walkies talkie untuk komunikasi jarak dekat. Diceritakan empat anak yang saling bersahabat sedang bermain bersama di ruang basement rumah Mike (Finn Wolfhard). Mereka asik bermain hingga ibu Mike mengingatkan bahwa sudah larut dan mereka harus segera menyudahi permainan mereka. Pas sekali game memang sudah berakhir dengan karakter Will (Noah Schnapp) mati setelah melawan bos monster. Akhirnya Dustin (Gaten Matarazzo), Lucas (Caleb McLaughllin), dan Will pun berpamitan.

Rumah Will adalah rumah yang paling jauh, sehingga Will pun harus seorang diri mengendarai sepeda mungilnya sampai ke rumah. Tiba-tiba suatu hal yang ganjil terjadi. Lampu sepeda Will mendadak berkedip-kedip dan akhirnya padam. Saat Will melihat ke arah belakangnya, dia merasa ada seseorang yang mengikutinya. Dengan cepat Will mengayuh sepedanya agar cepat sampai ke rumah. Naas, Will terperosok di pinggir hutan, sehingga ia tak dapat mengayuh sepedanya kembali. Tanpa pikir panjang, Will langsung berlari melewati hutan yang merupakan jalan pintas menuju rumahnya.

Setibanya di rumah, Will langsung memanggil ibu dan kakak laki-lakinya, Jonathan (Charlie Heaton). Sayangnya mereka tak ada di rumah. Will yang ketakutan karena masih dikejar-kejar oleh sesosok makhluk yang ia tak tahu itu apa, segera menuju ke pondok perkakas di belakang rumahnya untuk mengambil pistol. Saat makhluk tersebut menuju ke pondok tempat Will berada, Will sudah siap menodongkan pistolnya. Tapi tiba-tiba lampu bohlam di pondok tersebut menjadi sangat terang dan pecah. Bersamaan dengan itu, Will pun menghilang.

Di sisi lain, seorang anak perempuan sedang melarikan diri. Saat melihat ada rumah, dia pun menghampiri rumah tersebut untuk mencari makanan. Beruntung pemilik rumah memperbolehkan dia untuk makan dan bisa beristirahat sejenak. Tak berapa lama, datang seorang wanita ke rumah tersebut dan mengatakan bahwa ia adalah agen polisi yang ditelepon oleh pemilik rumah tersebut saat menemukan seorang anak di rumahnya. Saat dipersilakan masuk, tak berapa lama si pemilik rumah ditembak kepalanya oleh wanita tersebut. Si anak perempuan yang melihat kejadian tersebut pun langsung melarikan diri kembali dan disertai dengan dikejar oleh komplotan wanita tersebut.

Keesokan harinya, ibu Will, Joyce (Winona Ryder), mendapati bahwa Will belum pulang ke rumah. Ia langsung menelpon rumah Mike untuk menanyakan keberadaan Will. Setelah menelpon, Joyce pun mendapati bahwa Will tak ada di rumah Mike. Segera Joyce mencari-cari Will dan ia pun bergegas melaporkannya ke kantor polisi.

Mike, Lucas, dan Dustin pun menyadari bahwa Will menghilang dan mereka pun sepakat untuk mencari Will. Meskipun oleh pihak polisi mereka dilarang untuk mencari Will sendirian karena masih anak-anak, mereka tetap bersikeras untuk pergi mencari Will.

Malam hari dan di tengah hujan deras, mereka bertiga menyelinap dari rumah masing-masing untuk pergi mencari Will. Tentunya mereka sudah membawa peralatan-peralatan yang diperlukan untuk pencarian Will tersebut. Tak disangka-sangka, mereka malah menemukan seorang anak di tengah hutan. Mike pun membawanya ke ruang basement rumahnya dan mendapati bahwa anak tersebut adalah seorang anak perempuan meskipun penampilannya seperti laki-laki karena rambutnya gundul. Saat ditanya namanya, anak perempuan tersebut tidak bisa menjawab. Karena di tangannya ada tato angka 11, Mike pun memanggilnya Eleven.

Bagaimana perjalanan tiga anak + Eleven dalam mencari Will? Apakah Will berhasil ditemukan??  Lalu siapakah sebenarnya Eleven? Apa sebenarnya mahkluk yang dilihat Will? Dalam series ini, akan terkuak satu per satu misteri tersebut.

Thursday, March 14, 2019

Kurang Bayar Pajak Tahunan SPT 1770S

Bulan Maret 2019 artinya bulan untuk lapor SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan) bagi para wajib pajak sekalian. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada bulan ini pun aku melaporkan SPT melalui situs resmi Dirjen Pajak di https://djponline.pajak.go.id/account/login. Buat yang belum bikin eFin untuk bisa login di situs tersebut dan melaporkan hal-hal terkait pajak, silakan datang langsung saja ke kantor pajak untuk mengurus pembuatan eFin ya. Pasti kalian langsung dibantu banget kok soalnya kan pemerintah dapat uang dari para wajib pajak sekalian. Jadi pasti dipermudah deh. Hihihi.

djponline.pajak.go.id
Nah berbeda dari dua tahun sebelumnya (maklum aku jadi wajib pajak dari tahun 2016), kali ini pelaporan SPT 2018 tidak semulus pelaporan SPT 2016 dan SPT 2017. Kalau SPT 2016 dan SPT 2017 berstatus nihil. Nah saat aku melaporkan SPT 2018, statusnya jadi kurang bayar. Lah kok bisaaa???

Selidik punya selidik, hal ini karena pendapatan kena pajak (PKP)-ku tidak dibayarkan oleh perusahaan. Jadi mau tidak mau akulah yang harus bayar sendiri PKP-nya. Huhuhu. Buat yang bingung, aku jelasin sedikit nih ya...

FYI, karena aku ini adalah pegawai swasta dengan penghasilan bruto lebih dari 60 juta setahun, jadi aku lapor SPT dengan formulir SPT 1770S. Buat yang bingung harus lapor pakai formulir apa, coba cek situs ini ya. Di situ dijelasin perbedaan masing-masing formulir SPT.

Oke kembali ke masalah status SPT kurang bayar, jadi pada tahun 2018 itu aku bekerja pada dua perusahaan. Dari Januari 2018 hingga Agustus 2018 awal aku bekerja di PT. A dan dari pertengahan Agustus 2018 hingga Desember 2018 aku bekerja di PT. B. Karena kerja di dua perusahaan, aku mendapatkan formulir 1721 - A1 dari dua perusahaan. Ah, formulir 1721 - A1 ini apa sih? Formulir 1721 - A1 ini adalah bukti pemotongan pajak penghasilan pasal 21 bagi pegawai tetap atau penerima pensiun atau tunjangan hari tua/jaminan hari tua berkala.

Pada pelaporan SPT 2016 dan SPT 2017, aku cukup memindahkan isi dari formulir 1721 - A1 ke formulir SPT 1770S saja ditambah dengan pelaporan harta yang kumiliki. Untuk tahun 2018 juga sama sih. Aku cukup pindahin saja isi yang ada di formulir 1721 - A1 ini ke formulir SPT 1770S. Tapi kenapa bisa kurang bayar???

Ah berbelit-belit banget ya aku?! Ehem. Jadi gini niiih.

Misalkan pada PT. A penghasilan brutoku ini adalah Rp 50.000.000. Dikurangi dengan biaya jabatan dan iuran pensiun didapatlah penghasilan neto. Misalnya Penghasilan Netonya Rp 49.000.000 dan Penghasilan Neto ini adalah Penghasilan Neto untuk Penghitungan PPh Pasal 21 (setahun/disetahunkan). Lalu untuk statusku yang tidak kawin dan tidak punya tanggungan, Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) adalah Rp 54.000.000. Nah berarti PPh pasal 21 atas penghasilan kena pajakku itu adalah:

Rp 49.000.000 - Rp 54.000.000 = nihil --.> penghasilan kena pajak

Karena penghasilan yang kena pajaknya nihil, PT. A tidak perlu membayar pajak buatku ke pemerintah gitu kan.

Kemudian di PT. B juga sama nih. Penghasilan brutoku Rp 50.000.000 dan didapat Penghasilan Neto Rp 49.000.000. Lalu apabila dikurangin PTKP, maka hasilnya pun nihil kan? PT. B juga tidak perlu membayar pajak buatku ke pemerintah.

Sedangkan saat aku melaporkan SPT, yang terjadi adalah begini:

Penghasilan Neto dari PT. A :  Rp  49.000.000
Penghasilan Neto dari PT. B :  Rp  49.000.000
Total Penghasilan Neto :  Rp  98.000.000
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) :  Rp  54.000.000
Penghasilan Kena Pajak (PKP) :  Rp  44.000.000

Nah kan jadi kena PKP kan??? Dari PKP ini akan dihitung gitu PPh pasal 21 atas PKP tersebut. Besaran PPh pasal 21 ini aku sendiri kurang paham. Tapi yang jelas pas isi SPT 1770S nanti akan muncul tuh angka ajaib yang menunjukkan bahwa aku kurang bayar. Huft.

Kalau aku ga bayar, SPT 2018 tidak bisa kulaporkan. Kalau tidak dilaporkan, nanti kena denda. Kalau ga bayar denda, nanti dendanya makin numpuk dan diberikan surat cinta oleh KPP. Jadi mau tak mau aku harus menyelesaikan status kurang bayar ini. 

Untuk melakukan pembayaran kurang bayar ini, aku harus terlebih dahulu mendapatkan kode billing. Tenang saja, sekarang tidak perlu repot pergi ke kantor pajak untuk mendapatkan kode billing ini. Tidak masuk saja ke situs https://sse3.pajak.go.id/rekamSSP untuk membuat kode billing. Tidak masukin saja NPWP dan pin 6 digit untuk login ke dalamnya. Di situ sudah ada tuh profil kita dan kita tinggal masukin tahun pajak, jenis pajak dan jenis setoran. Kemudian diisikan juga jumlah setoran. Lalu submit. Muncul deh ID Billing yang kita perlukan untuk membayarkan pajak kita.

Pertanyaannya, tahu darimana jenis pajak dan jenis setoran yang harus dimasukkan dalam sistem? Saat aku mengisi SPT dan muncul status kurang bayar, di situ ada pilihan belum bayar atau sudah bayar. Jika memilih belum bayar, nanti akan muncul kode jenis pajak dan jenis setoran. Untuk kasusku sih kode jenis pajaknya adalah 411125 (kode map PPh Pasal 25/29 OP) dan kode jenis setoran 200 (setoran tahunan).

Oke, ID Billing sudah didapatkan. Langkah selanjutnya ya dibayarkan tuh. Bayarnya bisa pakai internet banking pada bank yang memang bisa digunakan untuk pembayaran pajak seperti Bank BNI, Mandiri, BRI. Berhubung aku bukan nasabah dari bank-bank tempat bayar pajak, aku pergi saja ke bank tersebut dengan membawa ID Billing yang sudah kudapatkan. Orang bank situ pasti ngerti kok harus melakukan apa.

Setelah mendapatkan bukti pembayaran pajak. Aku login kembali ke situs djponline.pajak.go.id untuk melanjutkan pengisian SPT yang kurang bayar ini. Pada bagian status kurang bayar tersebut tinggal pilih saja pilihan sudah bayar. Lalu input tanggal pembayaran dan input NTPN. Nanti sistem langsung otomatis memunculkan nominal yang sudah dibayarkan. Karena sudah bayar, SPT 2018-ku sudah bisa dilaporkan deh. Fiuh. Kelar juga urusan perpajakan ini.

Kesimpulan apa yang bisa didapatkan???

Jangan pindah kerja di pertengahan tahun karena nanti perusahaan ga bayarin pajak kita dan kita sendiri yang harus nanggung. Hahahah.

Wednesday, March 13, 2019

Series Review: Discovery of Love (2014)

Sehabis nonton Titans Season 1, aku akhirnya mulai melirik film-film drama Korea karena ingin relaks dulu dari nonton film yang serius, tegang, penuh aksi, dan darah-darah. Saat coba lihat sekilas-sekilas dari drama-drama yang ada di hard disk. Akhirnya aku menjatuhkan pilihan ke drama satu ini. Habis pemainnya ada Eric Moon a.k. Moon Jung Hyuk yang sebelumnya aku tonton dirinya di film Another Miss Oh. Di film ini, rambut Eric Moon masih cepak banget. Sepertinya habis pulang dari wajib militer deh. Hahaha. Ga cocok deh sumpeh model rambutnya. >.<

Discovery of Love (2014)

Sutradara
:
Penulis
:
TV
:
KBS2
Jenis Film
:
Romance, Komedi
Total Episode
:
16 episode
Tanggal Rilis
:
18 Agustus 2014 – 7 Oktober 2014
Cast
:

Han Yeo Reum (Jung Yu Mi) sudah memulai kehidupan percintaannya dengan Nam Ha Jin (Sung Joon) selama setahun lebih. Dia sangat mencintai Nam Ha Jin yang juga sangat mencintai dirinya setelah sebelumnya Yeo Reum putus dengan Kang Tae Ha (Eric Moon). Yeo Reum benar-benar bersyukur telah bertemu dengan Ha Jin karena sebelumnya dia berpacaran dengan Tae Ha yang tidak perhatian dengannya dan tidak mencitntai dirinya seperti Yeo Reum mencintain Tae Ha. Padahal Yeo Reum dan Tae Ha ini sudah berpacaran selama lima tahun loh. Tapi akhirnya Yeo Reum memutuskan Tae Ha sebulan setelah kematian ayahnya. Padahal di saat itu Tae Ha bemaksud untuk melamar Yeo Reum. Namun siapa sangka dirinya malah diputuskan Yeo Reum?

Selang dari kejadian pemutusan tersebut, Yeo Reum sudah berpacaran dengan Ha Jin, seorang dokter bedah kecantikan yang merupakan rekan sekerja Do Joon Ho (Yoon Hyun Min), room mates-nya sejak jaman Yeo Reum pacaran dengan Tae Ha. Sedangkan Tae Ha masih sendiri dan sibuk sebagai presiden perusahaan konstruksi.

Suatu ketika Ha Jin ini pergi kencan buta untuk ketiga kalinya karena disuruh oleh ibunda tercinta. Joon Ho mengetahui bahwa Ha Jin pergi kencan buta. Ha Jin sudah memperingatkan Joon Ho untuk tidak memberitahu Yeo Reum bahwa dirinya pergi kencan buta. Namun sebagai sahabat dari Yeo Reum juga, Joon Ho pun memberitahu Yoon Sol (Kim Seul Gi) yang merupakan sahabat karib dan juga room mates dari Yeo Reum dan Joon Ho. Ya tentulah sebagai sahabat karib, Yoon Sol pun menyampaikannya pada Yeo Reum.

Panas, Yeo Reum pun mendatangi tempat kencan buta Ha Jin untuk memata-matainya. Siapa sangka saat ingin memergoki Ha Jin, Yeo Reum satu meja dengan Kang Tae Ha, sang mantan pacar. Pertemuan tersebut ternyata berujung pada tertukarnya ponsel mereka berdua sehingga mereka pun harus bertemu kembali untuk menukar kembali ponsel mereka.

Saat pertemuan kedua tersebut, Yeo Reum dalam keadaan mabuk. Karena tak tega melihat Yeo Reum mabuk, Tae Ha membawa Yeo Reum ke rumahnya untuk menyadarkan Yeo Reum. Apalagi Tae Ha saat itu memang masih memendam rasa dengan Yeo Reum, sehingga Tae Ha masih ingin melepas rindu dengan Yeo Reum. Tanpa disangka-sangka, Yeo Reum yang mabuk jadi tidur di rumah Tae Ha. Ha Jin yang khawatir akan keberadaan Yeo Reum mendeteksi lokasi Yeo Reum (menggunakan aplikasi pelacak lokasi) di lokasi yang tak wajar baginya berada di sana. Apalagi setelah menghubungi Yeo Reum, Yeo Reum berbohong padanya berkali-kali. Muncullah kecurigaan dalam benak Ha Jin mengapa Yeo Reum pergi ke lokasi tersebut di malam hari ulang tahunnya. 

Di satu sisi Kang Tae Ha tidak menyerah untuk menjadi dekat kembali dengan Yeo Reum meski ia tahu bahwa Yeo Reum sekarang sudah memiliki kekasih. Melalui bisnisnya yang memang bisa berhubungan dengan bisnis yang Yeo Reum kerjakan, Tae Ha meminta kerja sama dengan perusahaan Yeo Reum. Tawaran Tae Ha ini akhirnya diterima oleh Yeo Reum setelah Yoon Sol mendesaknya karena mereka bisa mendapatkan keuntungan dari situ dan uang proyek tersebut bisa mereka gunakan untuk membayar studio furniture yang Yoon Sol dan Yeo Reum impikan.

Kerja bareng ini semakin membuat Tae Ha dan Yeo Reum dekat karena mereka bertemu setiap hari. Ha Jin yang tahu bahwa Tae Ha ini suka sama Yeo Reum pun mulai panas dan memperingati Tae Ha agar ia tidak menunjukkan perasaannya pada Yeo Reum. Saat itu Ha Jin tak tahu bahwa Tae Ha ini adalah mantan pacar Yeo Reum meski memang Ha Jin sudah punya kecurigaan pada mereka berdua karena mereka begitu dekat seperti orang yagn sudah kenal lama.

Gimana kelanjutan hubungan cinta segitiga tersebut?? Apakah Tae Ha berhasil merebut kembali hati Yeo Reum? Atau hati Yeo Reum tetap tidak tergoyahkan karena Ha Jin adalah pria yang sangat mencintainya?? Tonton saja guys kelanjutannya di drama Korea Discovery of Love ini.

Review
Drama Korea satu ini cukup unik buatku. Sudut pandangnya diambil seperti wawancara masing-masing pihak gitu. Jadi para tokoh utamanya curhat gitu deh ke penonton. Penonton pun jadi dibuat lebih memahami perasaan si tokoh karena mereka mengungkapkannya dengan kata-kata. Bukan cuma melihat dari gesture-nya saja gitu.

Aku cukup menikmati Discovery of Love ini. Bahkan nontonya pun ga yang sampai ditunda lamaa baru lanjut lagi seperti Another Miss Oh. Hahaha. Ya meski sekali lagi, di akhir-akhir episode aku agak bosan juga sih karena terlalu berlarut-larut gitu. Cuma meski dibuat berlarut-larut, aku tetap penasaran pada keputusan akhir Yeo Reum bakal pilih siapa. Hihihi. Habis aku suka nih cerita cinta segitiga begini. Suka gregetan gitu deh. 

Dari drama Korea ini aku belajar kalau nunjukin cemburu itu ga melulu harus bentak-bentak dan siram air ke muka pasangan. Tapi Yeo Reum dan Ha Jin tuh menunjukkannya dengan lembut. Mereka bicara pelan-pelan untuk klarifikasi kejadian-kejadian yang terlihat seperti selingkuh. Memang si ada satu titik keduanya sama-sama ego dan enggan untuk menghubungi satu sama lain. Sampai akhirnya salah satu dari mereka pun mengalah dan komunikasi pun berjalan kembali. Emang sih dalam suatu hubungan itu komunikasi penting. Makanya jangan cuma berasumsi sendiri dan menyimpulkan sendiri. Tapi kita harus ungkapkan semuanya pada pasangan kita. Jleb. Jadi inget hasil konseling kemarin...

Terus juga drama Korea ini menyampaikan pesan kalau cinta yang berat sebelah itu not gonna work. Kedua orang harus work together karena kalau cuma satu orang saja yang berusaha, hubungan itu pasti kandas. Itulah sebabnya Yeo Reum memutuskan Tae Ha setelah mereka berpacaran selama 5 tahun. Yeo Reum merasa bahwa dirinya sajalah yang mencintai Tae Ha begitu besar. Tapi Tae Ha tidak demikian pada dirinya. Ugh....

Rating dari IMDb adalah 7,4 dari 10 bintang. So so lah ya...Aku sendiri kasih bintang 7,5 deh dari 10 untuk Discovery of Love. Hehehe. Drama ini ringan dan cukup asik untuk diikuti apalagi untuk killing time saat lagi di jalan.
 (7,5/10)

Tuesday, March 12, 2019

Series Review: Titans Season 1 (2018)



Tahun kemarin, DC kembali ngeluarin series terbarunya, yaitu Titans. Sejujurnya aku ini bukan orang yang ngikutin series movie-nya DC sih. Cuma karena Q insist memberikan aku series DC satu ini, jadi aku penasaran juga buat nonton. Hmmm...jadi Titans ini tuh film tentang apa sih??

Creators
:
TV
:
TV-MA
Jenis Film
:
Action, Adventure, Drama
Total Episode
:
11 episode
Tanggal Rilis
Cast
:
:
12 Oktober 2018 - 21 Desember 2018


Rangkuman
Buat kalian yang penggemar DC Universe, pasti kenal dong sama Robin, sidekick-nya Batman. Nah di series ini menceritakan kehidupan si Robin alias Dick Grayson (Brenton Thwaites) di kota Detroit. Dick Grayson ini adalah seorang detektif polisi dan dia berusaha agar tidak menjadi Robin kembali karena dia merasa menjadi Robin akan mengubah dirinya menjadi ke arah dark side gitu deh. Makanya dia meninggalkan kota Gotham pun supaya dia bisa jauh-jauh dari Batman dan membuang Robin dari dirinya.

Suatu kasus menuntunnya bertemu dengan Rachel Roth (Teagan Croft), bocah misterius yang meminta bantuan darinya. Melihat Rachel yang sudah kehilangan ibunya dan sendirian luntang lantung di kota Detroit, Dick pun merasa bertanggung jawab untuk menjaganya. Rachel mengingatkan pada dirinya sewaktu masih kecil yang juga kehilangan kedua orang tuanya. Dick tidak ingin Rachel menjadi seperti dirinya yang penuh dengan kekelaman dan penyesalan. Selain itu, Rachel ini memiliki kekuatan misterius yang ternyata kekuatan itulah yang diincar oleh komplotan penjahat. Oleh sebab itu Dick mau membantu Rachel dan menyelamatkan Rachel dari kejaran orang-orang jahat yang menginginkan nyawa Rachel tersebut.

Untuk mengamankan diri, Dick membawa Rachel ke tempat kenalan lamanya sesama vigilante, yaitu Hawk dan Dove. Tanpa disangka-sangka, tempat mereka diserang dan mengakibatkan Dove koma dan Rachel dibawa oleh orang jahat yang menginginkan Rachel tersebut. Dalam pencarian Rachel, Dick akhirnya mengetahui bahwa Rachel ini sudah diselamatkan oleh seorang wanita. Sampai suatu titik akhirnya mereka pun bertemu dan wanita tersebut bernama Koriand'r (Anna Diop) yang ternyata kehilangan ingatan. Satu-satunya petunjuk Kori untuk mengingat kembali ingatan yang sudah hilang itu adalah Rachel. Oleh sebab itu Kori membantu Rachel dengan kekuatan api yang dimilikinya.

Suatu saat Rachel mengamuk dan meledakkan kapel gereja, tempat dirinya "disekap". Melihat dirinya yang bisa seperti itu, Rachel merasa menjadi suatu ancaman bagi orang-orang dan melarikan diri. Di hutan, ia bertemu dengan Gar Logan (Ryan Potter) yang bisa berubah wujud menjadi seeorang harimau. Gar mengajak Rachel untuk tinggal di rumahnya karena melihat Rachel yang sendirian di hutan. Di rumah tersebut, Rachel bertemu dengan seorang dokter yang sudah membuat Gar menjadi seorang beast boy, Dokter tersebut pun ingin melakukan eksperimen pada Rachel karena melihat Rachel memiliki kekuatan yang unik.

Singkat cerita, Rachel berhasil ditemukan oleh Dick dan Kori di rumah tersebut dan mereka pun meyakinkan Rachel untuk ikut kembali bersama mereka. Rachel pun mengiyakan dan mengajak Gar untuk ikut dengannya. Akhirnya Gar pun mau dan mereka berempat pun menjadi tim yang saling menjaga satu sama lain.

Gimana perjalanan Rachel dalam menemukan jati dirinya? Apakah Rachel berhasil menghindar dari ayahnya yang ternyata ingin mencelakai dirinya? Nonton saja kisahnya di Titans.

Review
Bukan DC namanya kalau film yang disuguhkan itu tidak terkesan dark, kelam, penuh guilty. Ya begitulah yang aku rasakan saat menonton film Titans ini. Buat kalian yang ga suka dengan adegan darah muncrat-muncrat, mungkin film series satu ini menjadi salah satu film yang tidak kamu sukai. Aku sih bisa-bisa saja yah nonton film dengan adegan bacok dan darah muncrat-muncrat. Tapi ya tetap sih pas adegan itu muncul, aku akan bergumam "ugh" "akh" dan beberapa kali memejamkan mata. Abisnya sadis coy!

Sebenarnya, film ini harusnya berkategori misteri juga. Soalnya kita sebagai penonton akan diajak untuk menguak misteri dari hidup Rachel Roth dengan kekuatan ajaibnya. Meski memang cerita utama itu kisah hidup Rachel, tapi kita juga diajak untuk melihat kisah-kisah hidup tokoh lainnya. Seperti kisah Dick Grayson yang kenapa ingin sekali membuang Robin dari dirinya. Kisah Koriand'r yang berusaha menemukan kembali ingatannya. Juga kisah Gar Logan sampai akhirnya bisa menjadi beast boy.

Selama aku menonton series ini sih aku dibuat penasaran terus pada setiap episodenya. Jadi kalau uda bersambung gitu, pengen rasanya memencet tombol next untuk nonton episode selanjutnya. Tapi berhubung waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam, mau ga mau aku harus menyudahi nontonnya daripada aku kurang tidur, ya kan?

Tapi satu yang bikin aku kurang suka, episode terakhir dari season 1 ini tidak cukup memuaskan hasrat menontonku. Ceileh. Terlalu panjang bro alurnya! Masa satu episode cuma ngisahin Dick Grayson dalam keadaan dihipnotis. Akh! Padahal uda penasaran abis di episode 10 gimana kelanjutannya setelah Rachel malah terperangkap dalam trik yang dilakukan oleh spoiler alert ...ibunya. Tapi di episode penutup yang kupikir bakal diselesaikan dengan ciamik. Eh ternyata malah menambah misteri yang tak sabar ingin dikuak.

Ya mungkin itu strategi marketing-nya DC kali ya supaya penonton penasaran dan menantikan season selanjutnya. Oke deh oke, ditunggu deh season 2-nya. Hehehe.

Rating dari IMDb untuk Titans Season 1 ini adalah 8,1 dari 10 bintang. Wow! Tinggi juga ya... Ga heran si Q ngebet banget biar aku nonton Titans. Kalau dari aku sih Titans ini bolehlah dikasih bintang 8,5. Habis seru aja ngikutin tiap episodenya. Hehehe

 (8.5/10)

Wednesday, March 6, 2019

Jalan-Jalan ke Bali: Bali Safari and Marine Park

Senin, 19 November 2018

Hari ini rencananya kami pergi ke Bali Safari and Marine Park di  Jl. Bypass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra Km. 19,8, Serongga, Kec. Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali 80551. Dari Hotel The Rani, tempat menginap kami, cukup jauh nih buat pergi ke Bali Safari and Marine Park ini. Maka dari itu kami memesan mobil elf untuk mengantarkan kami semua pergi ke Bali Safari and Marine Park.


Disambut Panda