Tuesday, January 23, 2018

Review: Wardah Pore Tightening Toner


Kulit muka saya itu benar-benar berminyak dan memiliki pori-pori yang besar. Jadi saat saya browsing-browsing tentang cara untuk mengecilkan pori-pori, ada yang bilang kalau Wardah Pore Tightening Toner ini mampu untuk mengecilkan pori-pori. Wah penasaran dong! Jadi akhirnya saya pun mencobanya.

Sebelum-sebelumnya saya itu rutin menggunakan Acnes Oil Control Toner dan sudah pernah saya review juga ya. Namun kali ini saya beralih merk nih. Hahaha. Maafin saya ya Acnes, saya pindah ke lain hati dulu.

Untuk mendapatkan sebotol Wardah Pore Tightening Toner ukuran 100 ml ini cukup mengocek kantong kira-kira sebesar Rp 31.000. Kemasannya itu berupa kardus putih gitu, jadi tidak langsung botol seperti foto di atas ya. Tapi seperti ini:


Seperti yang terlihat pada foto, kalian pasti sadar kalau ada kilap-kilap tanda pantulan cahaya kan? Iya benar sekali! Itu plastik pembungkus kardus putihnya. Kemasan dari Wardah Pore Tightening Toner ini benar-benar luar biasa ya. Jadi kepikiran, kira-kira berapa ya biaya produksi untuk kemasan Wardah Pore Tightening Toner ini? (︶^︶) #plak dasar anak Teknik Industri, mikirnya jadi ke biaya produksi nih. Hahaha...

Deskripsi Singkat Tentang Wardah Pore Tightening Toner
Toner yang diperkaya dengan Aloe Vera extract (sebagai moisturizer), Zinc Gluconate, dan Witch Hazel extract (mengurangi produksi minyak berlebih dan mengecilkan pori). Formulanya efektif menjadikan kulit lebih segar, tidak tampak mengkilap.

Cara pakai: Setelah membersihkan muka, gunakan Pore Tightening Toner. Untuk hasil yang optimal, gunakan rangkaian Wardah Acne Series (Acne Cleansing Gel, Acne Treatment Gel, Pore Tightening Toner, Acne Perfecting Moisturizer Gel, dan Acne Gentle Scrub).

Komposisi: Aqua, Glycerin, Propylene Glycol, Triethanolamine, Lactic Acid, Zinc Gluconate, Butylene Glycol, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Phenoxyethanol, Aloe Barbadensis (Aloe Vera) Leaf Extract, Glycolic Acid, Trideceth09, Fragrance, Ethylhexylglycerin, Polysorbate 20, Hamamelis Virginiana (Witch Hazel) Extract, Cl 42090, Cl 18140

[Review] Wardah Pore Tightening Toner
Untuk kemasan botolnya terlihat kokoh ya, tidak ringkih seperti botol-botol air mineral pada umumnya. Yaiyalah ya, secara kalau pakai botol sejenis botol air mineral gitu, yang ada pembeli jadi merasa ragu untuk membelinya. Hihihi. Tutupnya itu diputar seperti membuka botol air mineral. Bentuknya, ya bisa dilihat pada foto pertama ya saudara-saudari sekalian. Karena kemasannya sendiri mantap, jadi kalau diputar-putar sampai jungkir balik juga cairannya tidak akan keluar. Tapi akan tetap tumpah kalau tutupnya kurang rapat. #yaiyalah

Aromanya menyegarkan dan masih tercium bau alkohol gitu. Buat saya sih bau alkoholnya terasa sekali ya. Tapi tidak mengganggu indra penciuman saya kok. Aromanya masih bisa saya terima apa adanya. Eh. Saat saya menggunakannya di wajah saya sehabis mencuci muka. Wuih segar bro! Namun agak perih di mata ya saat saya mengusapkannya di area mata. Ya itu karena alkoholnya kerasa sekali itu. Untuk sensasi sih saya masih lebih suka sensasi saat memakai Acnes Oil Control Toner ya. Lebih terasa ringan gitu daripada saat menggunakan Wardah Pore Tightening Toner. After taste-nya juga lebih suka pakai Acnes Oil Control Toner. Kenapa? Karena Wardah Pore Tightening Toner ini membuat kulitku sedikit lengket gitu. Ya masih bisa saya terima juga sih. Hehe.

Harganya pun masih terjangkau ya. Tidak membuat kantong dobol. Hihi. Selain itu, produk Wardah Pore Tightening Toner ini juga bisa didapatkan di toko-toko terdekat. Cukup mudah lah didapatkan, baik online maupun offline.

Saat ini sih saya masih belum menghabiskan satu botol Wardah Pore Tightening Toner ini ya. Jadi saya sendiri masih belum tahu hasilnya seperti apa. Kalau pori-pori sih sepertinya agak mengecil sih tapi saya merasanya sih sama saja. Haha. Ya mari kita lihat setelah saya menghabiskan satu botol ya. (・∀・)

Update 21 Mei 2018!!!
Setelah aku menghabiskan hampir dua botol Wardah Pore Tightening Toner ini (berarti satu botol bisa dipakai sekitar 3 bulan lah), aku merasa kulitku sih masih sama saja. Tidak ada perubahan. Pori-poriku juga masih terlihat, tidak makin mengecil. Ya masih sama seperti toner-toner yang sebelumnya kupakai. Cuma efektif untuk pembersihan akhir wajah, tapi tak membuat perubahan besar dalam kulitku. Ke depannya sih aku berencana untuk mengganti toner nih. Kira-kira ada saran aku pakai toner apa kali ini???

2 comments: