Thursday, January 11, 2018

Jalan-Jalan ke Belitung : Hopping Island

27 Desember 2017

Untuk menuju Tanjung Pandan, kami menggunakan jasa dari Citilink yang berangkat pada pukul 05.55 WIB. Saya berangkat bersama Kibo ke terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta dengan menggunakan taksi Blue Bird. Sebelumnya Kibo sudah memesan terlebih dahulu jasa taksi tersebut untuk menjemput kami pukul 04.00 WIB. Sebelum pukul 04.00 WIB, ternyata pak supir taksi sudah datang menjemput. Kondisi jalanan menuju bandara pun terbilang lancar, sehingga kami tiba di bandara pukul 04.15 WIB. Wah luar biasa ya!
Kami berempatbelas sebenarnya janjian bertemu di bandara maksimal pukul 04.30 WIB. Jadi saya dan Kibo super kepagian nih. Berhubung kami berdua tidak mau memakai bagasi, hanya hand carry saja, jadi kami pun menunggu yang lain sambil bermain AoV #tetep
Setelah semua kumpul dan check in, berangkatlah kami ke Belitung! Yuhuuu~ Setibanya kami di Bandara H.AS Hanadjoedin, kami dijemput oleh Pak Mi'at, tour guide yang akan menemani perjalanan kami selama di Belitung. Koper-koper kami dikumpulkan untuk dibawa ke hotel, sedangkan kami dibawa ke tempat makan Mie Atep untuk sarapan. Mie Atep ini merupakan mie khas Belitung saudara-saudari. Sesampainya kami di sana, kami harus menunggu terlebih dahulu karena tempat makannya ramai dan kami tidak kebagian tempat duduk. Oh ya, biaya Mie Atep dan minuman jeruk kunci sudah termasuk ke dalam paket tour ya. Jadi, saya sendiri pun tidak tahu harga dari sepiring Mie Atep dan jeruk kuncinya. Berikut penampakan sarapan kami:
Mie Khas Belitong
Sekedar informasi, warga lokal menyebut Belitung itu sebagai Belitong. Jadi bukannya typo ya guys tapi memang mereka menyebutnya begitu. Hihihi. Nah untuk review dari  Mie Atep ini bisa cek di @furisukabofood ya. Biar ga kepanjangan cerita di pos ini. #pelit Berhubung makanannya cukup lama disajikan ke meja, kami menyempatkan untuk bermain kartu dahulu. Haha.
Setelah perut kami kenyang, pak Mi'at merekomendasikan kami untuk melakukan hopping island hari ini. Hal ini tidak sesuai dengan jadwal yang sudah diberikan kepada kami. Jadi kami pun berunding terlebih dahulu apakah mengikuti rekomendasi pak Mi'at atau tetap pada jadwal acara. Tapi pak Mi'at sangat-sangat merekomendasikan untuk mengubah jadwal karena cauca dan angin hari ini sedang bagus, sehingga kami bisa berlayar dengan tenang. Sedangkan apabila dilakukan esok hari, pak Mi'at tidak bisa menjanjikan kami bisa melakukan hopping island. Kalau cuaca buruk kan ya ga mungkin dong kita hopping island. Jadi kami pun sepakat untuk melakukan hopping island hari ini.
Berhubung kami semua belum mempersiapkan baju untuk basah-basahan dan rencananya kami ingin pakai baju warna putih semua agar bagus di foto dan di video, jadi kami diantar ke hotel untuk bertukar baju. Namun saya sedikit salah pengertian nih. Saya pikir kan bisa tukar baju renang sebelum naik kapal atau basah-basahan, ternyata tidak sempat sama sekali untuk berganti baju renang. Alhasil saya dan sebagian teman-teman pasrah basah-basahan. Haha~
Pertama-tama kami naik kapal terlebih dahulu dengan ditemani oleh satu orang pengemudi kapal, seorang kameramen untuk mengendalikan drone, dan pak Mi'at selaku fotografer kami. Pulau pertama yang kami tuju adalah Pulau Lengkuas. Di pulau ini nih yang ada mercusuar hits itu. Yang sering banget ada di instagram fotonya. Kami melakukan sesi rekaman dengan menggunakan drone di sini. Untuk jasa drone, kami harus membayar tambahan biaya sebesar Rp 850.000. Eits tenang bukan per orang kok. Jadi bisa dibagi 14 deh biaya rekaman tersebut. Selain itu, tiket untuk naik ke mercusuar juga belum termasuk dengan jasa tour. Somehow saat di sana, kami sama sekali tidak ada yang naik ke mercusuar. Ada sebagian yang asik foto-foto instagramable gitu dan ada juga yang bersantai sambil minum air kelapa. Selain itu, di pulau ini juga sahabat kami, Devi, dilamar oleh Egi. Kyaaa Kyaa~
Cie yang abis dilamar >.<
Sehabis dari Pulau Lengkuas, kami pun diantar untuk ke Pulau Kepayang untuk makan siang. Kata pak Mi'at, kalau ke Pulau Lengkuas, ya makan siangnya pasti ke Pulau Kepayang. Karena cuma di sini yang menyediakan santapan untuk mengisi perut-perut lapar. Menu makan siang kami berupa seafood.
Ada kepiting dimasak saos pedas gitu, cumi goreng tepung, sop ikan kuah kuning, ikan bakar, tumis kangkung, dan tumis genjer. Menu makan siang ini sudah termasuk ke dalam paket tour. Namun apabila ingin menambah menu, ya kena tambahan biaya sendiri. Harganya cukup mahal. Untuk tambahan cumi goreng tepung seporsi dan tumis kangkung dikenai biaya Rp 170.000. Oh ya selain dapat bersantap siang pinggir pantai, katanya kita juga bisa melihat penangkaran penyu. Namun saat itu saya tidak mengetahui hal ini. Jadi kami cuma makan siang dan langsung cabut deh untuk melanjutkan acara.
Setelah perut kenyang, pak Mi'at mengajak kami untuk snorkeling. Yeay! Saat perahu berhenti di tengah lautan, ombak mengombang-ambingkan perahu kami. Hal ini cukup membuat saya mabuk laut ya dan ingin segera nyemplung saja supaya tidak pusing. Ada beberapa teman kami yang tidak ikutan nyebur. Egi saat itu mabuk laut. Lalu ada Steven, Elis, dan Angel yang memilih untuk diam di kapal saja. Sisanya, kami semua nyemplung untuk melihat isi dari lautan Belitung ini. Arus laut saat itu cukup kuat ya. Jadi saat saya hanya pasrah saja diombang-ambingkan air laut, tahu-tahu sudah jauh dari kapal. Namun saya tidak takut karena ada teman-teman yang juga hayut. Hahaha~ Saya pun berusaha untuk tidak jauh-jauh dari Kibo. Kalau kenapa-kenapa kan jadi ada yang nolongin. Heheh~
Pemandangan bawah laut di sana cukup indah. Namun sayang, air lautnya tidak begitu bagus warnanya. Kurang biru gituuu. Butek malah menurut saya. Ikan-ikan yang ada di sana juga tidak begitu bervariasi. Tapi saya cukup menikmati pemandangan bawah laut yang cukup dalam tersebut. Banyak terumbu karangnya juga. Oh ya, sebelum nyemplung, mas-mas kapal sudah menaburkan biskuit terlebih dahulu, sehingga ikan-ikan menghampiri. Jadi saat nyemplung, saya mengambil serpihan biskuit dan menghancurkannya di air. Dengan begitu banyak ikan yang menghampiri saya. Seru deh!
Selesai snorkeling kami melanjutkan perjalanan ke Pulau Batu Berlayar. Pulau Batu Berlayar ini merupakan pulau yang kecil dengan pemandangan batu-batu besar seperti layar kapal. Kalau beruntung, kita bisa melihat pelangi menghiasi pulau ini. Namun sayang, cuaca saat kami ke sana sedang mendung. Perjalanan ke Pulau Batu Berlayar ini cukup lama ya. Sepertinya ada 15 menit deh. Selain itu ombak pun cukup besar, jadi dua teman kami mabuk laut. Salah satunya si Kibo. Dengan sigap Septian memberikan obat anti mabuk yang sudah dari awal dibawanya. Super mujarab. Egi dan Kibo yang awalnya mabuk, kembali segar saat tiba di Pulau Batu Berlayar.

Di Pulau Batu Berlayar ini kami melanjutkan syuting. #ceileh. Pak Mi'at selaku pengarah gaya dengan sigap menginstruksikan kami untuk bergaya dengan aba-abanya. Kami juga bisa melihat bintang laut di sini. Pak Mi'at pun mengajak kami untuk berfoto bersama bintang laut. Kami bisa memegangnya juga loh. Dengan hati-hati saya sentuh Mr. Patrick Star. Pokoknya tetap jaga agar si bintang laut selalu di air ya. Kan kasian kalau kelamaan di luar air. Bisa-bisa mati lagi doi.
Hi Mr. Patrick Star
Air laut mulai pasang, kami pun disuruh cepat-cepat untuk naik ke kapal dan pergi ke Pulau Kelayang. Di sini cukup ramai pengunjung. Banyak yang berenang dan bermain pasir. Di pulau ini kami melakukan sesi syuting lagi. Kali ini kami menggunakan pelampung karena diambil di area air yang cukup dalam. Satu meter ada sepertinya. Wah intinya hari ini super seru sekali deh.
Dari sana, kami pun kembali ke hotel untuk mandi dan bersiap-siap pergi makan malam. Pak Mi'at mengantar kami bersantap di restoran semi seafood. Untuk makan malam ini juga sudah termasuk dari paket tour loh. Makanan di restoran ini lebih baik daripada makan siang kami. Namanya apa ya. Saya lupa. Nanti kalau ingat saya update kembali deh.
Update!
Jadi nama restorannya adalah Raja Seafood Penta Peturun. Ini dua cuplikan menu makanan kami saat itu:
Jadi saat itu menu makan malam kami ini sudah dipesankan gitu. Jadi kami datang dan tinggal duduk manis di meja yang sudah disiapkan untuk kami. Menu yang gw suka itu bakso ikannya! Enak dan kaldunya luar biasa! Yang lainnya juga enak-enak kok. Setidaknya rasanya lebih enak dibanding menu makan siang kami. Untuk foto-foto lengkapnya bisa cek di @furisukabofood ya.
Setelah perut kenyang, kami mampir dahulu ke tukang martabak. Berhubung Egi baru lamaran, dia pun inisiatif untuk mentraktir kami martabak telur dan manis. Huray! Martabak manisnya kami pesan rasa pandan keju. Rasanya uenak loh! Sesampainya di hotel, sebagian dari kami berkumpul di kamar Septian, Budhy, dan ko Mario untuk bermain Werewolf. Berhubung permainan ini menuntut untuk beradu argumen, kami pun menimbulkan polusi suara. Hahah Sampai-sampai kamar sebelah menegur kami. Ugh! Beruntung saat doi negor, kami baru saja selesai bermain. Jadi kami pun menyudahi permainan dan kembali ke kamar masing-masing untuk istirahat.

Kesimpulannya: Pulau-pulau di Belitung bagus-bagus dan banyak batu-batu raksasa yang menakjubkan! Air lautnya super asin dan perih apabila pertama kali kena mata. Intinya sih perjalanan hari ini super menyenangkan!

5 comments:

  1. Wiih seru ya pik kelihatannya. Nanti g juga mau ke sana bulan april hehe
    Hotelnya bagus gak, pik? Itu turnya jd cuma tur guide aja ya gak termasuk makan sama hotel?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hotelnya bagus Mei
      turnya termasuk makan mei. Tapi ga semua makanan ditanggung
      ada yang engga soalnya. Hehehe
      hotel juga ga termasuk.

      Delete
  2. Seru banget main airnya, pengen punya foto macem gituu, yang kelihatan perbatasan air sama udaranya :D BTW gimana rasanya mbak megang bintang laut? penasaran!

    Oh ya berarti mi atep nya itu nggak recommended ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo2 siapin buat liburan ke Belitung!!! Hihihi
      rasanya....emm kaya megang apa ya...teksturnya keras gitu dan halus..kaya megang batu aja gituuu hihihi tapi aku hati-hati banget megangnya, kaya cuma di ujung2nya ajaa dan biarinin dia ngambang aja di air hahaha
      tapi dia ga bisa ngambang si...kan kaya batu gitu berat hahaha

      Delete
    2. Oh iya, kalau mi atep, jujur saja sih menurut aku biasa aja hahaha
      mendingan indomie ke mana2 :p

      Delete