Thursday, August 31, 2017

Kecewa dengan IM3 - Indosat

Gw sering banget nih merasa kecewa dengan pelayanan jasa yang diberikan oleh Indosat, khususnya IM3. Padahal gw sudah menggunakan kartu perdana ini sejak gw di bangku SMA, yang berarti gw sudah menggunakan jasa dari IM3 ini selama hampir 9 tahun. Cukup lah agar gw bisa disebut pelanggan setianya IM3. Namun akhir-akhir ini gw sering dikecewakan oleh jasa yang diberikannya. Sudah ada 3 kali gw komplain ke customer service-nya via surel.
Kejadian pertama saat gw sedang naik busway menuju kos Olen. Tak disangka-sangka tanpa adanya pemberitahuan melalui SMS seperti biasanya, pulsa gw tersedot sampai Rp 0,- karena gw menggunakan internet per kb alias internet tanpa paket. Biasanya Indosat akan mengirimi gw SMS untuk memberitahu bahwa paket internet gw habis dan akan menggunakan pulsa biasa apabila gw tidak membeli kembali paket internet. Saat itu gw mendapat SMS pemberitahuan kalau gw menggunakan internet biasa setelah pulsa gw tersedot habis. Memang sih tidak seberapa besar yang tersedot, hanya sekitar Rp 30.000,- namun tinggal ditambah pulsa Rp 20.000,- akan cukup buat gw membeli kembali paket internet bulanan yang biasa gw gunakan. Namun sayang, dengan tidak adanya internet, gw ga bisa untuk membeli pulsa via mobile banking. Jadilah gw mampir dulu di minimarket terdekat untuk membeli pulsa. Setelah isi pulsa pun ternyata paket internetnya tidak berhasil untuk diaktifkan. Ada lebih dari tiga kali gw coba aktifkan tapi ga berhasil juga. Padahal saat itu gw sedang butuh banget internet buat mesen ojek daring. Alhasil, gw minta bantuan Olen buat pesenin gw ojek. Sesampainya di kos Olen, gw langsung pinjam laptopnya supaya gw bisa kirim suret komplain terkait gagalnya paket internet yang mau gw aktifkan. Kasus pertama ini terselesaikan dengan aktifnya kembali paket internet bulanan gw. Gw cukup senang dengan kinerja CS Indosat karena cukup cepat tanggap menyelesaikan permasalahan gw. Oia, kerugian yang gw rasakan dari ini adalah gw jadi tidak mendapatkan kuota Roll Over karena sistem menganggap gw sudah tidak memperpanjang paket. Cukup sedih sih karena kuota pada paket sebelumnya masih banyak. Hampir satu giga. Namun memang salah gw juga karena gw tidak ingat untuk mengisi pulsa agar paket bisa diperpanjang otomatis. Namun kerugian dari gagalnya gw memasang paket internet saat itu adalah gw terlantar di pinggir jalan malam-malam karena gw tidak bisa memesan ojek daring untuk pergi ke kos Olen. Untung kondisi saat itu aman. Jadi gw selamat sampai tujuan. 
Kejadian kedua hampir sama dengan kejadian pertama. Lagi-lagi gw sedang di busway menuju kos Olen dan saat ini gw sudah tahu bahwa paket gw akan berakhir masa berlakunya. Namun karena gw ingin memanfaatkan kuota sampai maksimal dan akan berganti paket internet ke Telkomsel, jadi gw berencana untuk tidak memperpanjang paket internet indosat tersebut. Gw sudah memperhatikan bahwa kuota gw saat itu masih ada sekitar 100 MB. Namun tiba-tiba gw mendapat SMS pemberitahuan bahwa gw telah menggunakan internet per kb dan lagi-lagi pulsa gw tersedot habis. Pulsa gw hilang Rp 37.000,- karena sistem menganggap gw menggunakan internet per kb. Padahal jelas-jelas gw masih punya paket internet sekitar 100 MB. Aneh sekali memang sistem Indosat ini.  Sesampainya di kos Olen, lagi-lagi gw langsung pinjam laptopnya untuk mengirimi surel kepada CS Indosat. Saat itu tanggapan dari CS Indosat memang bagus dan akan mengembalikan pulsa gw. Puji Tuhan pulsa gw balik. Jadi gw sudah mempermasalahkan lagi kejadian ini.
Terakhir, hari ini, ya tepat hari ini. Gw dikecewakan kembali oleh Indosat. Kali ini kejadiannya berbeda. Seminggu yang lalu gw memasang paket telepon (sebenarnya bukan gw yang pasang si, tapi karena kerjaan, jadi gw dikasi paket telepon gitu selama seminggu), dan tepat hari ini paket tersebut diperpanjang otomatis!!! Yeaaay  TAPI hal ini yang bikin gw sebal. Gw kan ga mau memperpanjang paket telepon ini!!! Tapi sistem langsung otomatis saja memperpanjang. Harusnya kan dikasih sms pemberitahuan terlebih dahulu agar pelanggan aware dan menentukan pilihan apakah ingin lanjut berlangganan atau menonaktifkan paket tersebut. Alhasil, kirim lagi d komplain gw ke CS Indosat melalui surel.
Saya memasang paket telepon selama seminggu untuk 50 menit. Tapi saya tidak ingin memperpanjang namun sistem secara otomatis memperpanjangnya hari ini. Tolong dimatikan paketnya karena saya tidak mau memakai paket ini lagi dan apakah pulsa saya yang terpotong bs dikembalikan karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan untuk memperpanjang paket dan langsung diperpanjang begitu saja. Terima kasih
Ini tanggapan dari CS Indosat:
Selamat siang Ibu Frisca. Terima kasih telah menghubungi kami, saya Insiana yang akan membantu permasalahan Ibu. Sehubungan dengan permasalahan paket telfon di nomor 0857XXXXXXXX dapat kami sampaikan bahwa paket yang telah sukses dibeli tidak dapat dibatalkan. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.
Bete deh gw karena pulsa gw kepotong untuk paket telepon yang ga gw inginkan. Lalu gw balas d tuh tanggapan begini:
Lalu bagaimana supaya nanti ga otomatis aktifin lagi paketnya? Masa pulsa saya disedot terus buat paket yang ga saya butuhin. Kecewa saya sebagai pelanggan.
Terus dijawab begini
Hai Ibu Frisca, Terima kasih telah menghubungi kami kembali. Melanjutkan email sebelumnya terkait status paket Nelpon di nomor 0857XXXXXXXX, jika kami cek saat ini status paket sudah tidak aktif. Ibu tidak perlu khawatir karena paket tidak terjadi perpanjangan. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Selamat beraktivitas kembali Ibu Frisca. 
Dalam hati gw berkata,"Yaiyalah ga akan aktif lagi, orang pulsa gw uda ga cukup buat perpanjang paket."  Sebal d. Kenapa ga dikasih tau dulu ya buat perpanjangan paketnya. Tahu begitu kan gw cepat-cepat nonaktifin paketnya. Yah memang ada salah gw juga sih karena gw (lagi-lagi) ga aware untuk menonaktifkan paket. Semoga ini menjadi pelajaran buat gw ke depannya dan semoga pembaca juga ga mengalami nasib kaya gw. Kan sayang pulsanya bisa dipake buat yang lain!!! Huhuhu... Jadi, bolehkah gw merasa kecewa?

No comments:

Post a Comment