Tuesday, April 10, 2018

Tingkat Dua di ITB - Ospek Jurusan Teknik Industri

Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) ini aku alami dua kali selama menjadi mahasiswa. Pertama kali itu saat aku resmi menjadi mahasiswa ITB dan yang kedua kalinya saat resmi jadi mahasiswa Teknik Industri (TI). Cerita ospek gabungan saat tingkat satu bisa dibaca di sini. Sedangkan ospek jurusan (osjur) yang aku alami akan kuceritakan di pos kali ini.

2011 saat osjur dengan seragam wajibnya

Tanggal 29 Juli 2012 diadakan pra interaksi osjur. Osjur untuk angkatanku diberi nama PPAB MTI 2012. Singkatannya apa ya. Aku lupa. ( ゚д゚) Kalau pengen tahu kegiatan apa saja yang aku dan teman-teman ca-MTI 2011 (sebutan kami) lakukan saat pra interaksi, bisa dibaca di pos Review Prainteraksi.

Sebenarnya osjur resmi dari jurusan itu hanya diadakan lima hari saja kalau tidak salah. Namun dari pihak himpunan tetap menjalankan osjur sampai tanggal yang tidak kami ketahui. Review interaksi yang aku alami bisa dibaca di sini. Saat itu, aku dan kawan-kawan ca-MTI memang diberi tugas untuk membuat blog pribadi dan setiap interaksi itu harus diringkas dalam blog kami. Jadilah ada beberapa tulisanku mengenai interaksi yang kami lakukan.

Jadi ngapain saja sih osjur di MTI itu?
Pada jamanku sih osjur sudah tidak berupa perpeloncoan lagi. Kalaupun ada hukuman fisik seperti push up ya itu karena kami yang memilih untuk diberi hukuman push up. Kok bisa kena hukum push up? Karena angkatan kami tidak bisa memenuhi kontrak belajar yang sudah disepakati saat pra interaksi PPAB 2012. Kontrak belajar? Iya, kontrak belajar. Saat pra interaksi itu kami membuat kontrak belajar, salah satunya memenuhi kuorum yang menurutku angka kuorumnya terlalu muluk. Ya salah kami juga sih, bikin angka kuorumnya terlalu tinggi. Jadinya kami selalu tidak bisa memenuhi angka kuorum tersebut. Bahkan pernah interaksi dibubarkan karena kami keseringan tidak kuorum. -ㅅ- Oh ya, buat yang bingung kuorum itu apa, kuorum itu jumlah minimum anggota yang harus hadir dalam kegiatan interaksi. Aku lupa berapa pastinya angka kuorum yang sudah kami tetapkan. Tapi yang jelas angka itu terlalu tinggi dan selalu saja tidak bisa kami penuhi.

Melihat kami yang keseringan tidak mememuhi korum dan tidak mengetahui kabar dari teman-teman yang tidak hadir, kakak-kakak MTI membantu kami mencari solusi. Salah satunya dengan menerapkan sistem body. Jadi kami dipasang-pasangkan gitu dan sebelum memulai interaksi, kami harus saling mengingatkan pasangan kami untuk datang interaksi. Kalaupun pasangan kami tidak bisa hadir, kami jadi bisa tahu alasan ketidakhadirannya. Dengan sistem tersebut, kami jadi bisa saling mengetahui kondisi masing-masing. Jadi saling memperhatikan satu dengan yang lain. Tidak cuek. Awalnya kan kami tidak tahu sama sekali ke mana teman-teman kami yang tidak bisa datang. Setidaknya dari sistem body tersebut, kami mengalami kemajuan untuk peduli dengan teman-teman seangkatan.

Selain sistem body, kami juga menerapkan sistem sahabat nim. Hal ini karena sistem body itu dirasa kurang efektif. Soalnya kan yang diperhatikan cuma satu orang. Misal aku dipasangkan dengan A. Jadi yang aku tahu kabarnya si A saja gitu. Yang lain ga tahu. Nah kalau sahabat nim ini gunanya jadi tahu siapa nim di atas dan di bawah kita, serta jadi harus peduli dengan kedua orang tersebut. Total jadi tiga orang yang harus aku tahu kabarnya. Beruntung sahabat nimku, Niwa dan Ncah, termasuk orang yang aktif datang PPAB. Jadi sudah pastilah mereka akan datang. Kalau body-ku, aku lupa siapa. Tapi yang jelas dia juga termasuk yang aktif datang PPAB deh. Oh ya, diterapkan sistem sahabat nim ini juga membantu aku dalam menghafal nama-nama teman seangkatan. Di samping tugas buku angkatan yang juga membantu untuk kenal dengan teman-teman satu angkatan sih.

Kenapa harus kenal?
Jadi di PPAB 2012 ini aku dan teman-teman diwajibkan untuk tahu nama satu angkatan. Awalnya berat sih, soalnya aku harus menghafal 162 anak. Maklum satu angkatan 2011 itu ya sebanyak itu,yang merupakan total gbungan antara TI dan MRI. Bahkan kakak-kakak panitia juga mewajibkan kami untuk tahu nim dari mereka. Makanya diberikan tugas buku angkatan supaya bisa kenal satu dengan yang lain. Di buku angkatan itu, aku diharuskan berfoto dengan nim atas dan nim bawah. Misal di halaman pertama itu berisi biodata diriku. Halaman selanjutnya itu biodata nim 13411001 dan selanjutnya biodata nim 13411002. Terus harus ditempel foto dengan kedua orang tersebut. Si nim 001 di kanan dan nim 002 di kiriku. Aku di tengah-tengahnya. Tugas buku angkatan ini nih yang bikin heboh. Untuk memenuhi tugas ini pun kami menerapkan sistem gitu. Jadi nim 001 hingga 010 dari TI dibariskan. Kemudian sisanya anak-anak yang lain bisa antri untuk mengambil foto. Hahaha. Lucu sih, jadi kaya artis dadakan gitu. Cuma dengan begitu jadi lebih cepat selesai. Nah kalau sudah seluruh angkatan berfoto dengan 10 orang nim awal, dilanjutkan dengan nim 11 hingga 20. Begitu seterusnya sampai semuanya kebagian foto.

Memang sih, si tugas buku angkatan ini tidak dalam sehari harus jadi. Per minggunya tuh diberi minimal harus selesai 30 biodata gitu. Aku termasuk orang yang buku angkatannya selesai. Bahkan buku angkatan itu masih kusimpan dalam lemari buku di rumah. Kalau kubuka, aku jadi bisa lihat  tampang-tampang unyu kami saat baru menjadi mahasiswa semester tiga. Intinya dibalik beratnya tugas mengerjakan buku angkatan ini, aku bersyukur jadi bisa kenal dengan teman-teman seangkatan. Terima kasih kakak-kakak panitia PPAB 2012 yang sudah bikin kami jadi saling kenal. Pokoknya selama interaksi ini, kakak-kakak "galak" selalu menanyakan kepada kami "kenapa kami harus kenal satu angkatan?" Ya intinya dicekokin gitu deh supaya kami saling kenal dan care. Kami juga sempat dites gitu untuk menyebut satu-satu nama dari teman-teman kami. Kalau ada yang tak bisa, kena deh dihukum.

Sempat ada teman kami, sebut saja Katiga, yang ditunjuk maju ke depan untuk di tes. Dengan polosnya dia bilang "Saya ga tauuu" saat disuru menyebut nama salah satu teman kami yang perempuan. Kemudian ditanya kan kenapa ga hafal nama teman itu. Jawaban dia adalah "soalnya yang berkerudung itu mirip semua". Sontak membuat kami angkatan 2011 tertawa. Ya meski tertawa ditahan. Namun tetap lah membuat gigi-gigi kami terlihat karena lucu. Kakak-kakak "galak" pun berusaha untuk menahan tawa, namun harus tetap memasang wajah galak dan akhirnya muncul celetukan "kok kamu rasis?".

Menurutku itu salah satu momen lucu yang ga bisa dilupakan. Kalau ada anak TI MRI 2011 yang lagi baca posku yang ini, pasti kalian masih ingat dong gimana kondisi saat itu? Epic moment yang dibuat oleh Katiga. (・∀・) Tapi memang alasan yang diberikan Katiga ga salah-salah juga sih. Bukan bermaksud rasis, tapi jujur untuk teman-teman yang berkerudung itu cukup sulit untuk dibedakan pada awal-awal kenal. Ibaratnya seperti harus menghafal nama-nama personil SNSD, Super Junior, dan girl band atau boy band lainnya yang muka-mukanya mirip tapi kamu adalah seorang yang baru pertama kali melihat mereka. Sulit deh pasti. Apalagi kalau pakai tipe kerudung dan model kerudung yang mirip. Jadi makin sulit deh buat membedakannya. Tapi pelan-pelan juga bisa hafal sih, cuma butuh waktu...

Tugas lain yang cukup berkesan buatku adalah saat diberi tugas lagu angkatan. Selain kami harus membuat bendera angkatan, kami juga harus membuat lagu angkatan. PJ-nya adalah Oncom. Bisa kulihat wajah stress saat dia kebagian tugas untuk menjadi PJ lagu angkatan. Maklum dia merasa tidak bisa membuat lagu. Eh tahu-tahu ditunjuk jadi PJ lagu angkatan. Tapi hasilnya lagu angkatan kami ini bagus loh. Kalau penasaran sama lagunya, bisa lihat di sini.

Setelah lagu angkatan jadi, kami juga harus mengerjakan tugas video angkatan. Aku sempat menjadi PJ Video angkatan untuk mengumpulkan video pribadi dari nim 13411090 hingga nim 13411100 ditambah dengan satu video Keket dari jurusan MRI. Nah jadi ceritanya semua video-video tersebut akan digabungkan dan menjadi video yel-yel angkatan dan lagu angkatan. Harapannya sih bisa seperti video iklan Honda Beat saat itu yang merupakan gabungan dari video-video orang yang menyanyikan lagu yang sama. Kalian bisa tonton video kami di sini. Tidak sebagus iklan Honda Beat sih. Maklum yang buat juga amatiran. Tapi buatku yang nonton video itu, bikin nostalgia ke masa-masa itu. Muka-mukanya masih unyu-unyu gitu loh~

Intinya sih semua tugas-tugas yang diberikan oleh panita PPAB 2012 ini membantu aku untuk saling kenal dengan angkatan 2011, juga membuat aku menerapkan ilmu TI gitu. Soalnya ada juga tugas untuk membuat inovasi produk dan mempresentasikannya ke orang awam. Minimal 10 orang gitu menonton aku mempresentasikannya. Bahkan aku harus memvideokan diriku yang sedang mempresentasikan produk dari kelompokku sebagai bukti. Setelah selesai presentasi, para penonton disuru mengisi form tetang apakah ingin membeli produk tersebut atau tidak, yang juga menjadi bukti aku telah menyelesaikan tugas tersebut.

Di masa-masa akhir osjur, kami harus membuat kegiatan pengabdian masyarakat gitu. Angkatanku saat itu membuat kegiatan renovasi perpustakaan SD. Sebelum memulai kegiatan tersebut, angkatan kami harus membuat progress report gitu. Selain untuk memberikan pertanggungjawaban atas rencana kegiatan kami, pada forum itu pun kakak-kakak akan membimbing kami supaya kami bisa sukses melaksanakan kegiatan tersebut. Saat itu sih aku ikut ambil bagian dalam seksi konsumsi. Tugas ini yang paling sederhana dan bisa kukerjakan. Hehe. *cari aman* (・∀・)

Setelah semua rangkaian osjur tersebut aku dan teman-teman lalui, akhirnya, AKHIRNYA...tanggal 10 November 2012, kalau tak salah, merupakan hari saat aku dan ca-MTI 2011 dilantik menjadi anggota MTI. Horay! (/◕ヮ◕)/ Setelah hari-hari sebelumnya sempat terjadi drama dan membuat kami batal lantik. Akhirnya kami resmi juga menjadi anggota MTI. Nama kami pun berubah dari ca alias calon MTI 2011 menjadi MTI 2011. Interaksi dilakukan di kandang domba Saraga, malam-malam, semilir angin gunung yang dingin membuat suasana mencekam. Apalagi kakak-kakak memang mengkondisikan kami supaya serius. Ya di osjur ini lah untuk kedua kalinya aku mengalami agitasi. Kalau di PROKM 2011 dulu sih lewatlah seremnya! Di osjur ini serem banget bro. Saat muka disenter sama kakak senior sambil nanya dengan nada galak. Uih bikin jantungku dag dig dug ga karuan. Berharap ini cepat berlalu. Terus ya kalau kita tak bisa jawab atau menjawab salah, nanti disuruh keluar barisan. Kemudian pastilah nanti kena hukum lagi. Berhubung ini osjur buat mempererat angkatan. Nanti hukumannya buat satu angkatan gitu meski yang salah beberapa saja. Terus yang keluar barisan itu tidak dihukum. Sedangkan yang masih dalam barisan dihukum karena tidak bisa membuat teman-teman yang di luar barisan itu bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan kakak-kakak. Dengan begitu yang masih dalam barisan jadi makin peduli untuk saling bantu dan yang di luar barisan jadi merasa terbeban karena sudah membuat angkatan susah dan berusaha supaya nanti bisa menjawab dengan benar.

Setelah agitasi di kandang domba itu, kami dimobilisasi ke dekat himpunan. Di sana kami akan bertemu dengan "Swasta" kalau tak salah artinya mahasiswa tingkat atas. Ya ampun. Ini lebih serem lagi dibanding kakak-kakak panitia PPAB 2012. Marah-marahnya lebih heboh lagi gitu. Namun setelah semua itu berlalu, kami pun dilantik oleh ketua himpunan MTI. Fiuh. Akhirnya masa osjur pun selesai deh. Bye bye tidur larut karena ngerjain tugas osjur. Heheh.

Terakhir, mohon maaf apabila ada salah-salah kata atau kalimat tak berkenan di hati. Ini pure dari ingatan masa lalu aku semasa osjur di TI, jadi kalau ada yang salah, minta maaf sekali lagi.

No comments:

Post a Comment