Tuesday, April 24, 2018

Seminggu Ke Mana Saja?

Sumber: https://catavino.net/essential-guide-spanish-trains/

Kalau kalian sadar, semingguan ini aku tidak update pos di blog nih. Ciee yang minta dicariin, padahal mah kaga ada yang peduli. Kok aku jadi ngenes begini yak. (ーー;)
Jadi semingguan ga update ini lagi sibuk apa sih?
Sebenarnya bukan sibuk sih. Tapi seminggu kemarin aku jatuh sakit. Radang tenggorokan kembali menyerang diriku. Huft. Sudah kesekian kalinya aku terserang radang tenggorokan. Kok bisa? Sepertinya aku kecapekan. Hari Jumat dua minggu lalu aku pulang ke kampung halamanku di Karawang. Kemudian hari Minggunya aku sudah di Jakarta kembali. Ternyata hari Senin sore, mendadak aku harus pergi dinas ke Madiun naik kereta api. Nah di situ deh mulai aku tidak enak badan. Habis makan malam paket panas spesial dari Mc Donald yang kubawa ke dalam kereta, aku langsung sakit tenggorokan. Sepanjang malam aku menderita sakit di tenggorokan. Wah aku mulai radang tenggorokan, pikirku.
Sampai di Madiun sekitar pukul empat pagi. Aku dijemput oleh pihak klien untuk diantar ke tempat istirahat. Di sana aku mandi dan langsung tidur sejenak, berharap supaya lelah dan sakit ini cepat mereda. Sekitar jam 10 pagi, aku dijemput kembali untuk diantar ke tempat klien dan meeting dengan mereka. Sayangnya, untuk sarapan pagi aku diberi makan (kok uda kayak pet saja ya dikasih makan) nasi pecel, makanan khas Madiun. Kuakui aku suka sekali nasi pecel pakai ayam goreng Madiun ini, tapi kondisi tenggorokanku ini sedang tidak baik. Sedangkan nasi pecel Madiun ini agak pedas. Wah semakin menjadi sajalah radang tenggorokanku ini. Huhuhu. 
Belum lagi sebagai makan siang, aku mendapatkan nasi kotak padang yang berisi daging rendang, kentang balado, sayur kacang panjang cabe hijau. Uwoooh~ Why oh why??? Aku terkadang merasa, di saat aku sedang tidak enak tenggorokan, makanan yang aku terima malah pedas-pedas atau gorengan banget yang berakibat memperparah kondisi tenggorokanku. Tapi mau tak mau aku harus makan karena kalau aku kelaparan, semakin banyak jugalah penyakit yang datang menyerang. Untuk itu, menu makan siang tersebut kumakan juga. Tapi aku tidak makan sama sekali kentang baladonya. Hanya sedikit sayur kacang panjang yang tidak terkena sambal dan rendangnya. Meski kutahu sih tetap saja rendang itu akan memperparah tenggorokanku.
Saat sebelum meeting, kondisiku semakin tidak baik. Lemas. Lalu aku akhirnya inisiatif untuk minum Panadol supaya bisa menghilangkan rasa sakit di tenggorokan dan pening di kepala. Puji Tuhan si Panadol ini cukup manjur membuatku bertahan selama meeting. Sekitar jam 5 sore, aku sudah di Stasiun Madiun untuk kembali ke Jakarta. Kereta yang kunaiki adalah kereta Gajayana, sama seperti kereta ketika pergi ke Madiun sebelumnya. Kereta api eksekutif ini bagus loh dan kereta api buatan Indonesia ini tidak kalah sama kereta api di luar negeri. Kalau ga percaya, cobain saja naik kereta api Gajayana ini. Hehe.
Oke kembali ke penderitaanku dengan radang tenggorokan ini. Sudah dari pagi hingga siang aku yang sedang radang tenggorokan ini mengkonsumsi makanan pedas, untuk makan malam aku mencoba untuk membeli makanan yang ramah dengan tenggorokanku. Aku memesan nasi goreng ayam untuk kumakan di dalam kereta. Lalu kemalangan kembali menimpa diriku. Nasi goreng ayam yang seharusnya tidak pedas, malah terasa pedas. Lebih pedas daripada saat aku makan nasi rendang tadi siang. Huft. Aku sudah pasrah. Fix pulang dari sini kondisi tubuhku semakin parah.
Di dalam kereta merupakan suatu penderitaan yang lebih lagi. Suhu di dalam kereta tuh dingin sekali. Waktu badanku masih sehat-sehat saja aku sudah merasa kedingin. Apalagi ini?! Semalaman aku meriang. Tidur pun tak bisa nyenyak. Selalu selang beberapa jam terbangun. Apalagi efek Panadolnya sudah hilang. Sakit tenggorokanku makin hebat. Sedih.Pengen cepat sampai kosan dan tidur di kasurku. Huhuhu.
Jam 5 pagi akhirnya aku sampai juga di kosan dan siap tidur. Saat tiba di Stasiun Jatinegara, aku sudah ijin pada seniorku di kantor bahwa aku tak sanggup untuk masuk kantor. Akhirnya seharian itu aku tidur di kosan. Ckck. Sakit dan sendirian itu rasanya tidak enak. Di otakku saat terbaring di kasur itu pikiran untuk pergi ke dokter. Tapi badan rasanya tak sanggup untuk pergi sendiri. Akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke dokter esok harinya.

Esok paginya, aku bangun pagi-pagi untuk bersiap pergi ke puskesmas Cikoko. Di sana aku berobat menggunakan BPJS Kesehatan. FYI, kalau sudah pakai BPJS Kesehatan, berobat di fasilitas kesehatan (faskes) yang kita pilih itu sudah tidak perlu mengeluarkan uang berobat lagi. Hehe. Aku bertanya pada bu dokter, mengapa diriku sering banget kena radang tenggorokan. Bu dokter pun menyarankan agar aku tidak makan gorengan dan perbanyak makan sayur-buah terutama saat aku bepergian. Kemudian juga bu dokter menyarankan untuk minum vitamin agar menambah daya tahan tubuh. Oke deh bu dokter, aku akan berusaha menjaga pola hidupku supaya tidak kena radang tenggorokan lagi.

Sekian update-ku hari ini tentang alasan seminggu kemarin absen. Saat ini aku masih sedikit pilek dan sudah mulai pulih dari batuk. Doakan aku supaya cepat sembuh ya. 

2 comments: