Wednesday, August 1, 2012

SWOT Analysis and Strategy

SWOT Analysis adalah kerangka yang digunakan untuk mengevaluasi posisi kompetitif seseorang atau suatu perusahaan dengan mengidentifikasi kekuatan (Strengths), kelemahan (Weaknesses), peluang (Opportunities), dan ancaman (Threats). Matriks SWOT merupakan tool yang penting bagi suatu manajer ataupun individu yang bertugas dalam penyusunan strategi untuk mengembangkan empat strategi berdasarkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman.

Hasil dari SWOT Analysis adalah empat tipe strategi, yaitu:
  1. Strategi SO (Strength - Opportunity)
  2. Strategi WO (Weakness - Opportunity)
  3. Strategi ST (Strength - Threat)
  4. Strategi WT (Weakness - Threat)
1. Strategi SO

Strategi SO menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk memanfaatkan peluang yang terdapat dalam lingkungan eksternal. Manajer  pada    umumnya    akan mengejar  strategi WO, ST,  atau WT  untuk  mendapatkan situasi saat mereka bisa mengaplikasi strategi SO. Ketika perusahaan memiliki kelemahan utama, perusahaan akan berusaha untuk mengatasinya dan menjadikannya sebagai kekuatan. Begitu pula ketika perusahaan memiliki ancaman berbahaya, perusahaan akan mencari cara untuk menghindarinya dan berkonsentrasi pada peluang yang ada.

2. Strategi WO

Strategi WO bertujuan untuk mengatasi kelemahan internal perusahaan agar dapat memanfaatkan peluang eksternal. Sebagai contoh, perusahaan memiliki permintaan yang tinggi akan suatu produk teknologi (opportunity), tetapi pekerja tidak dapat menghasilkan produk tersebut karena tidak memiliki pengetahuan yang mumpuni akan teknologi tersebut (weakness). Salah satu strategi WO untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan melakukan joint venture dengan perusahaan yang memiliki kompetensi pada area tersebut atau dengan memberikan pelatihan terhadap pekerja mengenai teknologi tersebut.

3. Strategi ST

Strategi ST menggunakan kekuatan perusahaan untuk menghindari atau mengurangi dampak yang terjadi akibat ancaman eksternal.

4. Strategi WT

Strategi WT adalah taktik defensif yang mengarahkan perusahaan untuk mengurangi kelemahan internal dan menghindari ancaman eksternal.

Contoh matriks SWOT adalah sebagai berikut:


Matriks SWOT tersebut adalah matriks SWOT mengenai diri saya saat baru tingkat 2 di kampus. Jadi matriks SWOT ini selain bisa digunakan untuk mengenali kondisi internal dan eksternal suatu perusahaan, juga bisa diterapkan untuk mengenali kondisi internal dan eksternal seseorang.

Perlu diperhatikan bahwa dalam membuat matriks SWOT, harus dituliskan notasi strategi yang dihasilkan. Sebagai contoh untuk Strategi SO, yaitu "dapat banyak mengenal lebih jauh teman-teman di ITB" ditulis 1.1 di depan yang menandakan gabungan dari strength nomor 1 dan opportunity nomor 1. Lebih baik dituliskan dengan notasi S1, O1 pada akhir kalimat tersebut.

Selanjutnya, seluruh strategi yang dihasilkan dirangkum ke dalam beberapa poin dengan cara menggabungkan strategi yang dianggap mirip.

Begitulah cara membuat SWOT analysis

No comments:

Post a Comment