Sunday, January 1, 2017

Bakar Jagung Pertama

Lanjutan cerita sebelumnya, bakar-bakar jagungnya akhirnya dilakukan. Awalnya gw sempat pesimis karena mama sempat bilang,"Jagungnya dikukus aja d" setelah mendengar papa bilang jangan bakar jagung pagi-pagi nanti panas dalam. Tapi ternyata terlaksana juga loh siang tadi.
Persiapan pertama adalah menyalakan arang.
Tahap ini susah juga loh! Awalnya tu arang disulut pakai koran bekas yang udah dibakar. Tapi ga berhasil pake cara ini. Trus Flo mengusulkan untuk bakar arangnya sedikit di kompor buat nyulut arang lainnya. Cara ini bisa membuat arang itu terbakar, tapi cuma sedikit. So cara yang ini bisa dibilang ga berhasil. Cara selanjutnya adalah dengan menyiramkan alkohol ke arangnya lalu dibakar. Oke untuk cara yang ini, api tersulut di kumpulan arang-arang itu. Namun masih belum bisa membuat arang-arangnya itu terbakar. Karena geregetan, mama nyiram minyak bekas ke atas arang itu. Pada akhirnya, arang-arang itu terbakar juga meski butuh waktu lama. Tips untuk bakar arang adalah pakai minyak tapi jangan disiram kebanyakan. Mama nyiramnya nafsu sih, jadi kebanyakan gitu bikin arangnya basah. Hahaha 
Akhirnya Arangnya Kebakar

Setelah arang sudah menyala, dimulai d naro panggangan dan bakar jagungnya. Jagungnya ga langsung diolesi mentega. Kata papa sih tunggu setengah mateng dulu baru oles menteganya.

Jagung Bakar Pertama
Meski bakar cuma 5 jagung, cukup bikin keringetan dan lelah ahaha..Selain jagung, dilanjut bakar roti. Tapi rotinya jadi mudah gosong karena dipanggang di situ (yaiyalah).
Jagungnya enak loh! Meski ada hitam-hitam di beberapa bagian, tapi oke lah. Si mama jadi ketagihan bakar-bakar. Doi pengen kapan-kapan bakar jagung lagi. Oke d ma. Nanti kalo ada libur panjang, kita bakar-bakar lagi ya! Tapi jangan cuma jagung ☺

No comments:

Post a Comment