Skip to main content

Stay at Home: Resep Perkedel Kentang

Resep Perkedel Kentang

Stay at home tak terasa sudah lebih dari satu bulan ya. Aku mulai merasakan kerja dari rumah itu sejak pertengahan Maret 2020. Berarti sudah dua bulan lebih aku stay at home. Meski sebenarnya ga sepenuhnya di rumah aja sih. Buat yang ngikutin blogku pasti tahu deh alasannya. Ceileh kaya ada yang rutin baca posku saja ya 

Sejak aku kerja dari rumah, tentu saja waktu di rumah jadi lebih banyak. Kegiatan masak memasak pun jadi bisa kulakukan. Karena sebelumnya kalau kerja dari kantor, aku baru sampai rumah sekitar pukul 19.00. Ditambah waktu masak memasak, barulah jam delapan atau setengah sembilan malam baru kumulai makan malam. Perut keroncongan toh?! Ah alasan saja kamu. Padahal emang mau masak saja!

Resep perkedel kentang ini bukanlah resep milikku. Tapi ciptaan adikku dan mamaku. Berikut resepnya ya saudara-saudara!!!


Bahan-Bahan

4 buah kentang
2 butir bawang merah, iris halus
1 sachet kornet sapi (sesuai selera)
1 sdm garam
1 sdm gula
1 sdt pala bubuk (atau secukupnya)
1 sdt lada (atau secukupnya)
1 butir telur (kocok)
minyak secukupnya

Alat

1 buah talenan
1 buah pisau
1 buah spatula untuk menggoreng
1 buah wajan
1 buah piring
1 buah mangkok untuk menumbuk
1 buah tumbukan (coet?)
1 lembar tissue dapur

Cara Membuat

  1. Cuci bersih kentang dan kupas.
  2. Potong kentang, boleh potong dadu atau potong tipis. Yang penting dipotong saja. HAHAHA.
  3. Goreng potongan kentang hingga kuning keemasan. Api sedang saja.
  4. Angkat kentang yang sudah digoreng dan masukkan ke dalam mangkok.
  5. Tumbuk kentang hingga halus.
  6. Masukkan kornet sapi, irisan bawang merah, garam, gula, lada, dan bubuk pala. Aduk hingga merata.
  7. Pilin adonan kentang menjadi bulat pipih.
  8. Masukkan ke dalam kocokan telur.
  9. Goreng perkedel kentang. Api sedang.
  10. Perkedel kentang siap disantap.
Mudah bukan resep perkedel kentang tersebut? Yang paling cape membuat ini adalah tahap saat menumbuk kentang. Pernah suatu waktu saat aku selesai membuat perkedel kentang, tangan kananku jadi sakit. Sakitnya bahkan hingga 3 hari. Lebay banget kan?! Sejak sakit itu aku sudah tidak pernah buat perkedel kentang lagi. HAHAHAHA.

Terakhir, selamat menikmati perkedel kentang di rumah. Stay healthy stay safe and stay at home!

PS
Jangan salahin kalau jadi tambah ndut karena kebanyakan makan perkedel. Hehe Tapi tenang, bisa ikutin tips diet ala mba Eka karena mba Eka bisa turunin berat badan 5 kg dalam waktu 3 bulan saja loh!!

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Wedding: Membuat Surat N1, N2, N4, dan P1 di Kantor Kelurahan Nagasari

Sebagai calon pengantin, aku diberitahu untuk segera membuat surat N1, N2, N4, dan P1 di kantor kelurahanku jauh-jauh hari karena kalau dekat-dekat akan membuat aku repot dan malah bikin stress sendiri. Oke sebelumnya apa sih surat N1, N2, N4, dan P1 ini??
Sebagai warga yang awam akan hal ini, aku pun langsung saja browsing terkait surat-surat tersebut dan kutemukan pos bagus yang mengulas akan hal ini. Bisa kalian cek ke sini.
Buat yang males, aku tulis ulang deh penjelasan soal surat N1, N2, N4, dan P1 ini.
Surat N1 adalah Surat Pengantar Perkawinan. Bentuk Surat N1 sih seperti ini ya untuk Kelurahan Nagasari, Karawang:
Surat N2 adalah Surat Permohonan Kehendak Perkawinan. Surat ini ditujukan untuk KUA/Penghulu setempat. Namun berhubung aku ini tidak nikah secara Islam, jadi kata petugas lurah tempatku tinggal, surat ini ditujukan ke gereja tempat aku melakukan pemberkatan pernikahan. Tapi orang wedding organizer-ku sih bilangnya Surat N2 ini tidak diperlukan untuk melakukan pencatat…

Pengalaman Pulang ke Karawang dari Jakarta

Gimana sih cara dari Jakarta ke Karawang? Sebelumnya, gw pernah pos tentang cara ke Jakarta dari Karawang. Nah kali ini gw mau ceritain pengalaman gw pergi ke Karawang dari Jakarta naik kereta api.

Sebenarnya sih, ini pertama kalinya buat gw pulang ke Karawang dari Jakarta naik kereta api. Biasanya gw menggunakan jasa elf dari WB Trans gitu. Poolnya ada di deket Komplek Kemhan daerah Cawang. Tidak seperti kereta, WB Trans ini setiap jam pasti ada. Mau gw datang di sana jam 17.10 atau jam 18.05 juga pasti sudah ada mobil elf berwarna silver sedang ngetem menunggu penumpang yang hendak ke Karawang. Tapi ini kalau kondisi jalan tol sedang baik ya. Soalnya pernah gw ke sana sekitar jam 20.00 WIB tidak ada mobil WB Trans sama sekali karena jalanan macet parah di kedua arah. Jadi si elf itu tertahan di jalan dan tidak ada deh mobil yang bisa mengangkut para penumpang untuk pulang ke Karawang. Yang ada hanyalah jejeran penumpang yang duduk-duduk di trotoar menunggu WB Trans tanpa kepastian.

Kursus Mengemudi di Karawang

Aku rasa tempat kursus mengemudi di Karawang yang cukup tersohor itu adalah Cepat Tepat. Kenapa aku bisa bilang begini? Habis apabila aku cerita ke orang-orang di sekitarku bahwa aku sedang ikut kursus mengemudi di Karawang, pasti mereka langsung nyaut begini: Les di Cepat Tepat ya? Padahal kan ada banyak ya tempat kursus mengemudi alias les nyetir di Karawang. Tapi entah mengapa, nama Cepat Tepat lah yang langsung terlintas di benak mereka. Hihi. Hal ini menunjukkan juga bahwa Cepat Tepat memang tempat les nyetir terkenal di Karawang, ya khususnya untuk orang-orang sekitarku sih. Tapi, waktu aku ketikan kata kunci "Kursus Mengemudi Karawang", yang muncul di pencarian Google pertama kali bukan Cepat Tepat loh! Malahan hasil nomor satunya adalah Tasya Kursus Stir Mobil. Kukira si Cepat Tepat ini yang nomor satu, ternyata bukan saudara-saudara.
Kalau mau les mengemudi di Karawang, enaknya pilih tempat kurus mengemudi yang mana?
Kalau ditanya begitu, mungkin aku bagi sedikit pengal…